Kemenkes: 4.000 WNI yang Vaksin di Luar Negeri Sudah Gunakan PeduliLindungi

Liberty Jemadu, Dicky Prastya

Jum'at, 24 September 2021 | 22:47 WIB
Kemenkes: 4.000 WNI yang Vaksin di Luar Negeri Sudah Gunakan PeduliLindungi
Ilustrasi Aplikasi PeduliLindungi. [Antara]

Suara.com - Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Setiaji mengatakan, ribuan warga negara Indonesia yang sudah vaksin Covid-19 di luar negeri kini bisa mengakses aplikasi PeduliLindungi

"Saat ini ada 4.000 WNI yang vaksin di luar negeri sudah bisa menggunakan sertifikat vaksinnya di PeduliLindungi," klaim Setiaji dalam diskusi virtual, Jumat (24/9/2021).

Tak hanya WNI, Setiaji juga menerima pendaftaran warga negara asing (WNA) yang melakukan vaksin Covid-19 di luar negeri. Dengan begitu, mereka bisa menggunakan sertifikat vaksinnya di Indonesia.

Ia memaparkan, kurang lebih ada 25.000 orang yang mendaftar di https://vaksinln.dto.kemkes.go.id/sign/in. Namun Kemenkes masih harus memverifikasi mereka benar-benar telah divaksin di luar negeri.

"Verifikasi ini perlu waktu karena dilakukan secara bertahap," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa WNI dan WNA yang vaksin di luar negeri sudah bisa mengakses PeduliLindungi.

Setiaji mengatakan, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan WNI maupun WNA agar sertifikat vaksin Covid-19 non-Indonesia bisa terpakai. Mulai dari daftar di situs Kemenkes, konfirmasi email, dan terakhir bisa mengakses PeduliLindungi.

Setelah verifikasi, sertifikat vaksin akan muncul di aplikasi PeduliLindungi. Pengguna dapat masuk dan mengakses aplikasi juga mengklaim sertifikat tersebut.

“Setelah itu, PeduliLindungi bisa digunakan untuk melakukan scan barcode di berbagai tempat aktivitas masyarakat, seperti mal, bandara, dan sebagainya," kata Setiaji.

baca juga

Ia menambahkan, saat ini aplikasi PeduliLindungi tersedia hanya dalam bahasa Indonesia. Namun rencananya akan diperbanyak bahasa asing seperti Inggris, Jepang, juga Arab.

Setiaji menekankan bahwa sertifikat vaksin Covid-19 non-Indonesia dirancang berbeda dengan sertifikat vaksin yang diperoleh di Indonesia. Sertifikat dari luar negeri itu akan diberi tulisan “Kartu Verifikasi Vaksinasi Non-Indonesia.”

"Terdapat data personal berisi nama, nomor paspor atau nomor induk kependudukan (NIK). Informasi vaksinasi hanya berupa informasi dosis 1 atau dosis 2 tanpa informasi jenis vaksin dan batch," terangnya.

Menurutnya, dengan adanya layanan tersebut dapat mempermudah masyarakat dalam menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Diharapkan juga bisa memastikan siapapun yang masuk atau yang melakukan pergerakan di Indonesia dapat terjaga secara protokol kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PeduliLindungi Diblokir Komdigi usai Diretas Hacker Jadi Situs Judi Online

PeduliLindungi Diblokir Komdigi usai Diretas Hacker Jadi Situs Judi Online

Tekno | Rabu, 21 Mei 2025 | 22:58 WIB

Kronologi PeduliLindungi Diretas, Jadi Website Judi Online

Kronologi PeduliLindungi Diretas, Jadi Website Judi Online

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 10:03 WIB

Telkom Mau Bikin Aplikasi Khusus untuk Pantau Program Makan Bergizi Gratis

Telkom Mau Bikin Aplikasi Khusus untuk Pantau Program Makan Bergizi Gratis

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2025 | 18:51 WIB

10 Tahun Jokowi, PeduliLindungi dan SatuSehat Sukses Wujudkan Digitalisasi Kesehatan Indonesia

10 Tahun Jokowi, PeduliLindungi dan SatuSehat Sukses Wujudkan Digitalisasi Kesehatan Indonesia

Tekno | Sabtu, 12 Oktober 2024 | 14:25 WIB

Syarat Baru Naik Kereta, Aplikasi PeduliLindungi Hilang Diganti SatuSehat

Syarat Baru Naik Kereta, Aplikasi PeduliLindungi Hilang Diganti SatuSehat

News | Kamis, 02 Maret 2023 | 15:34 WIB

PeduliLindungi Resmi Jadi SatuSehat, Ramai Dikeluhkan Netizen, Kenapa?

PeduliLindungi Resmi Jadi SatuSehat, Ramai Dikeluhkan Netizen, Kenapa?

Your Say | Rabu, 01 Maret 2023 | 17:39 WIB

PeduliLindungi Berubah SatuSehat, Bagaimana Nasib Sertifikat Vaksin?

PeduliLindungi Berubah SatuSehat, Bagaimana Nasib Sertifikat Vaksin?

News | Rabu, 01 Maret 2023 | 09:05 WIB

Aplikasi PeduliLindungi Bakal Diganti Jadi Aplikasi SatuSehat, Apa Fungsi dan Kegunaannya?

Aplikasi PeduliLindungi Bakal Diganti Jadi Aplikasi SatuSehat, Apa Fungsi dan Kegunaannya?

Health | Selasa, 28 Februari 2023 | 15:59 WIB

Apa Itu Aplikasi SatuSehat, Pengganti Aplikasi PeduliLindungi

Apa Itu Aplikasi SatuSehat, Pengganti Aplikasi PeduliLindungi

News | Rabu, 22 Februari 2023 | 09:05 WIB

Cara Cek Tiket Vaksin Booster Dosis Kedua Melalui Aplikasi PeduliLindungi

Cara Cek Tiket Vaksin Booster Dosis Kedua Melalui Aplikasi PeduliLindungi

News | Selasa, 24 Januari 2023 | 06:25 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Kembali Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:31 WIB

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 09:27 WIB

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:19 WIB

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:11 WIB

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 09:08 WIB

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:02 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Bekaci | Selasa, 29 September 2026 | 08:59 WIB

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 08:51 WIB

×