PLTU Ancam Gajah dan Harimau Sumatra yang Kian Langka

Liberty Jemadu

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 23:54 WIB
PLTU Ancam Gajah dan Harimau Sumatra yang Kian Langka
Harimau sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) yang diberi nama Corina berlari ke luar kandang habituasi saat proses pelepasliaran, di kawasan hutan alam Semenanjung Kampar, Provinsi Riau, Minggu (20/12/2020). [ANTARA FOTO/FB Anggoro]

Suara.com - Peneliti dari Aksi Ekologi dan Emansipasi Rakyat (AEER) memaparkan hasil riset dampak operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara terhadap keanekaragaman hayati di Pulau Sumatra, termasuk satwa langka dilindungi harimau sumatra (Phantera tigris Sumatrae) dan gajah sumatra (Elephas maximus Sumatranus).

"PLTU batu bara baik yang telah beroperasi maupun yang sedang dalam perencanaan, mengancam keanekaragaman hayati khususnya di wilayah Sumatra," kata Koordinator AEER, Pius Ginting dalam konferensi pers dengan topik "Menilai ancaman PLTU terhadap keanekaragaman hayati di Pulau Sumatra" yang digelar dalam jaringan, Kamis (14/10/2021).

Dari hasil kajian Departemen Keanekaragaman Hayati AEER, kata dia, operasi dan rencana proyek PLTU batu bara turut mengancam kepunahan sejumlah satwa khas Sumatra seperti harimau, gajah, beruang madu, ikan belida, macan dahan, kukang, elang brontok dan ikan arwana.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah agar mengganti PLTU yang masih direncanakan dan belum memasuki tahap rekonstruksi dengan penggunaan energi terbarukan guna mencegah kerusakan habitat satwa langka akibat PLTU dan tambang batu bara.

"Kami juga mendesak pemerintah agar PLTU yang beroperasi yang paling merusak keanekaragaman hayati untuk pensiun dini dan segera menjajaki kerjasama internasional untuk pengembangan energi terbarukan," kata Pius.

Menurutnya, langkah menghentikan PLTU dan membatalkan rencana proyek PLTU batu bara baru merupakan bagian program sinergi adaptasi dan pemulihan keanekaragaman hayati.

Saat itu, berdasarkan data Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2019-2028 terdapat sekitar 28 PLTU batu bara yang tersebar di wilayah Pulau Sumatra.

Rinciannya adalah 14 PLTU yang telah beroperasi, 6 PLTU dalam konstruksi dan 8 PLTU yang belum dibangun.

Sementara Ketua Yayasan Kanopi Hijau Indonesia, Ali Akbar yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan ini mengatakan operasi PLTU batu bara Teluk Sepang, Bengkulu diduga telah merusak keanekaragaman hayati di kawasan Pulau Baai.

baca juga

"Kami menduga kerusakan lingkungan akibat operasi PLTU batu bara Teluk Sepang yang membuat 28 ekor penyu mati di perairan Pulau Baai," kata Ali.

Ia menambahkan bahwa limbah atau air bahan pembakaran batu bara yang dibuang ke laut menyebabkan terumbu karang yang menjadi benteng terakhir dalam melawan abrasi pantai perlahan-lahan rusak.

Narasumber berikutnya, Direktur Lembaga Tiga Beradik Jambi, Hardi Yuda menjelaskan bahwa hingga 2019 ada sekitar 36 perusahaan tambang batu bara di Kabupaten Sorolangun, Jambi yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP).

"Ada 14 tambang di Kecamatan Pauh dan Kecamatan Mandi Angin yang aktif mengeksploitasi dan bisa dibayangkan dampaknya bagi keanekaragaman hayati," ujarnya.

Keberadaan PLTU 1 di Provinsi Jambi menurut Yuda berada di wilayah jelajah gajah dan harimau serta habitat satwa langka lainnya serta dekat dengan wilayah Suku Anak Dalam.

Sementara Mullah Oges dari Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat (SMuR) Aceh Barat menambahkan operasi PLTU batu bara di Nagan Raya dikhawatirkan memperparah kerusakan habitat gajah Sumatra di wilayah itu.

"Karena izin usaha pertambangan batu bara yang memasok kebutuhan PLTU Nagan Raya berada di habitat gajah seluas 2.000 hektare," kata Oges. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatra dan Borneo

Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatra dan Borneo

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 20:22 WIB

Ironi Berdarah Gajah Tesso Nilo: Dibantai di Hutan, Berakhir di Tangan Mafia Solo

Ironi Berdarah Gajah Tesso Nilo: Dibantai di Hutan, Berakhir di Tangan Mafia Solo

Liks | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:42 WIB

Polda Riau Ungkap Jaringan Pemburu Gajah Sumatra, DPR: Jangan Beri Ruang Pelaku Kejahatan Lingkungan

Polda Riau Ungkap Jaringan Pemburu Gajah Sumatra, DPR: Jangan Beri Ruang Pelaku Kejahatan Lingkungan

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:32 WIB

Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu

Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 17:50 WIB

Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau

Kemenhut Bidik Aktor Intelektual di Balik Tewasnya Gajah Sumatra di Konsesi Riau

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:16 WIB

Bangkai Gajah di Pusaran Banjir Sumatra: Alarm Sunyi dari Hutan yang Terluka?

Bangkai Gajah di Pusaran Banjir Sumatra: Alarm Sunyi dari Hutan yang Terluka?

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 07:15 WIB

Mengenal Taman Nasional Tesso Nilo, Rumah Terakhir Gajah Sumatera yang Direbut Kebun Sawit Ilegal

Mengenal Taman Nasional Tesso Nilo, Rumah Terakhir Gajah Sumatera yang Direbut Kebun Sawit Ilegal

Lifestyle | Jum'at, 28 November 2025 | 19:35 WIB

Populasi Harimau Sumatera Meningkat di Bengkulu, Tapi Masih Ada Ancaman Membayangi

Populasi Harimau Sumatera Meningkat di Bengkulu, Tapi Masih Ada Ancaman Membayangi

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 13:22 WIB

Mencegah Konflik Harimau-Manusia di Aceh, BKSDA Perkuat Mitigasi

Mencegah Konflik Harimau-Manusia di Aceh, BKSDA Perkuat Mitigasi

News | Rabu, 30 Juli 2025 | 14:26 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×