Kaspersky: Beban Kerja Meningkat, Karyawan Lebih Nyaman Bekerja dari Rumah

Dythia Novianty

Senin, 01 November 2021 | 18:39 WIB
Kaspersky: Beban Kerja Meningkat, Karyawan Lebih Nyaman Bekerja dari Rumah
Ilustrasi bekerja dari rumah atau jarak jauh. (Pexels)

Suara.com - Menurut survei Kaspersky baru-baru ini terhadap 4.303 pekerja sektor TI (Teknologi Informasi), sebagian besar karyawan melaporkan peningkatan beban kerja selama bekerja dari rumah (WFH) atau bekerja jarak jauh.

Tercatatkan, sebanyak 54 persen karyawan melaporkan peningkatan beban kerja, dengan 18 persen meningkatnya signifikan.

Selain itu, 37 persen tidak melihat perubahan volume beban kerja dan 9 persen mencatat penurunan lingkup kerja (scope of work) karena kondisi kerja yang baru.

Meskipun lebih dari setengah karyawan mengalami peningkatan beban kerja, 64 persen dari mereka yang disurvei tidak lagi merasa kelelahan dari penerapan sistem kerja jarak jauh.

Hal ini didukung dengan fakta sebanyak 36 persen melaporkan memiliki lebih banyak energi saat bekerja dari rumah dan 28 persen tidak melihat perbedaan antara kedua format (WFO dan WFH).

Dalam hal stabilitas emosional, sebanyak 67 persen karyawan merasa lebih nyaman bekerja dari jarak jauh atau tidak mengalami peningkatan kecemasan akibat lembur.

Ilustrasi stres (pexels/Karolina Grabowska).
Ilustrasi stres (pexels/Karolina Grabowska).

Sedangkan, 41 persen responden bahkan merasa lebih nyaman bekerja dari rumah.

Pada saat yang sama, persentase karyawan yang merasa tidak nyaman berada jauh dari rekan kerja masih cukup signifikan.

Sebanyak 36 persen responden mengatakan mereka merasa lebih lelah dan 33 persen merasa lebih cemas bekerja dari rumah.

baca juga

“Saat ini, kesejahteraan karyawan menjadi fokus banyak organisasi. Sayangnya, tidak ada 'satu solusi yang cocok untuk semua' dalam mengembangkan program kesejahteraan karena keberhasilannya bergantung pada kebutuhan semua karyawan," terang Marina Alekseeva, Chief Human Resources Officer di Kaspersky.

Menurutnya, program tersebut dapat mencakup bantuan psikologis dan praktik konsultasi, program kebugaran, dan layanan konsultasi hukum dan keuangan untuk membantu karyawan mengatasi situasi yang sulit di kehidupan mereka sehari-hari.

"Namun, penting bagi perusahaan menciptakan budaya yang dapat membuat karyawan nyaman untuk membicarakan keadaan emosional atau masalah mereka dengan manajer atau mitra bisnis SDM mereka,” ujar dia dalam keterangan resminya, Senin (1/11/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: Ini yang Jadi Momok Pengguna sebelum Beralih ke Pembayaran Digital

Survei: Ini yang Jadi Momok Pengguna sebelum Beralih ke Pembayaran Digital

Tekno | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:25 WIB

Keseringan Menatap Layar, Waspadai Computer Vision Syndrome

Keseringan Menatap Layar, Waspadai Computer Vision Syndrome

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:45 WIB

Waspada, Computer Vision Syndrome Mengintai Pekerja yang WFH

Waspada, Computer Vision Syndrome Mengintai Pekerja yang WFH

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:13 WIB

Pahami Kesehatan Mentalmu, Ini 3 Dampak Buruk Bekerja dari Rumah

Pahami Kesehatan Mentalmu, Ini 3 Dampak Buruk Bekerja dari Rumah

Lifestyle | Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:29 WIB

Lockdown Bikin Hubungan Parasosial Marak di Seluruh Dunia, Termasuk Indonesia

Lockdown Bikin Hubungan Parasosial Marak di Seluruh Dunia, Termasuk Indonesia

Tekno | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 15:37 WIB

Tidak Hanya Menguntungkan Karyawan, Work From Home Juga Bermanfaat untuk Perusahaan Loh!

Tidak Hanya Menguntungkan Karyawan, Work From Home Juga Bermanfaat untuk Perusahaan Loh!

Lifestyle | Rabu, 06 Oktober 2021 | 16:31 WIB

Terkini

Disita, 3 Moge Mewah Milik Kepala Bea Cukai Kediri Kini Nangkring di Gedung KPK

Disita, 3 Moge Mewah Milik Kepala Bea Cukai Kediri Kini Nangkring di Gedung KPK

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:47 WIB

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit di Kalimantan

Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit di Kalimantan

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:45 WIB

'Merebut Kembali Indonesia!' GERAM Ikut Melebur Bersama Warga Pati Geruduk DPR Besok

'Merebut Kembali Indonesia!' GERAM Ikut Melebur Bersama Warga Pati Geruduk DPR Besok

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:44 WIB

Prabowo Minta Cabut Perda, Tokoh Dayak Tegaskan Peladang Jangan Dikambinghitamkan Soal Karhutla

Prabowo Minta Cabut Perda, Tokoh Dayak Tegaskan Peladang Jangan Dikambinghitamkan Soal Karhutla

Video | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026 Digelar, Promosikan Daur Ulang Limbah Plastik

Pertamina Eco RunFest 2026 Digelar, Promosikan Daur Ulang Limbah Plastik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Tren Job Hugging di Kalangan Gen Z: Saat Bertahan Jadi Pilihan Paling Aman

Tren Job Hugging di Kalangan Gen Z: Saat Bertahan Jadi Pilihan Paling Aman

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:40 WIB

5 Rekomendasi Bedak untuk Touch Up Praktis Dilengkapi Cermin dan Spons

5 Rekomendasi Bedak untuk Touch Up Praktis Dilengkapi Cermin dan Spons

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!

Produksi Minyak RI Jeblok, Baru 578 Ribu Barel!

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Budi Arie Dituding Makar, Relawan Prabowo Desak Polisi Periksa Soal 'Patahan Sejarah'

Budi Arie Dituding Makar, Relawan Prabowo Desak Polisi Periksa Soal 'Patahan Sejarah'

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:34 WIB

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:32 WIB

×