Valve Tunda Perilisan Steam Deck, Apa Penyebabnya?

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 12 November 2021 | 10:37 WIB
Valve Tunda Perilisan Steam Deck, Apa Penyebabnya?
Steam Deck. (Valve)

Suara.com - Valve sepertinya mengalami kendala seperti masalah yang dihadapi Sony dengan PS5-nya. Perusahaan baru saja mengumumkan bahwa mereka menunda perilisan Steam Deck hingga Februari 2022.

Diharapkan meluncur pada Desember 2021, konsol mirip Switch dari Valve harus ditunda selama dua bulan. Pengumuman yang dirilis pada Rabu (12/11/2021) menjelaskan bahwa semua pesanan akan diproses setelah dua bulan.

Melalui halaman khusus di toko resmi Steam Deck, Valve juga meminta maaf karena menunda waktu perilisan perangkat.

"Kami meminta maaf atas hal ini. Perusahaan melakukan yang terbaik untuk mengatasi masalah rantai pasokan global. Tetapi karena kekurangan bahan, komponen tidak mencapai fasilitas manufaktur kami tepat waktu untuk memenuhi tanggal peluncuran awal," tulis Valve dalam laman resminya.

Dikutip dari Arstechnica, Valve mengatakan masih berencana memenuhi pembelian untuk ketiga model Steam Deck sesuai urutan penerimaannya.

Steam Deck. (Valve)
Steam Deck. (Valve)

Perusahaan telah memperbarui sistem halaman Steam untuk memberi tahu pelanggan tentang perkiraan pengiriman teranyar.

Valve mengonfirmasi bahwa pesanan "Q4 2021" sebelumnya sekarang terdaftar sebagai "Q1 2022". Valve bukan satu-satunya perusahaan yang mengalami kendala pasokan komponen.

Sony dan Nintendo dilaporkan mengalami masalah yang sama. Hal tersebut cukup normal mengingat krisis chip merupakan masalah global yang berefek domino terhadap peluncuran produk.

Di awal tahun, petinggi Sony memperingatkan penggemar bahwa pasokan PS5 akan berkurang selama Natal. Tiga bulan kemudian, Nintendo memberikan peringatan serupa tentang bagaimana kekurangan chip dapat menekan produksi konsol Switch.

baca juga
Ilustrasi Valve Corporation. [Shutterstock]
Ilustrasi Valve Corporation. [Shutterstock]

Kabar kurang sedap menyatakan bahwa Sony memangkas perkiraan jumlah produksi PS5 hingga Maret 2022. Laporan dari Bloomberg menyatakan bahwa perusahaan siap menurunkan prospek produksi selama tahun fiskal saat ini.

Perusahaan sebelumnya memperkirakan jumlah produksi PS5 akan mencapai 16 juta unit antara periode April 2021 hingga Maret 2022. Sony secara terbuka memperkirakan bahwa mereka akan menjual 14,8 juta konsol PS5 di tahun finansial saat ini.

Analis memprediksi pasokan konsol di tahun depan bakal "semakin ketat". Kembali pada Valve, perusahaan menjelaskan bahwa mereka akan memberikan update mengenai pesanan dan rincian perilisan Steam Deck melalui laman resmi Steam dalam beberapa waktu mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekurangan Komponen, Sony Pangkas Perkiraan Produksi PS5

Kekurangan Komponen, Sony Pangkas Perkiraan Produksi PS5

Tekno | Kamis, 11 November 2021 | 16:08 WIB

DOTA 2 Jadi Turnamen Game Termahal! Hadiah The International 10 Capai Rp587 Miliar

DOTA 2 Jadi Turnamen Game Termahal! Hadiah The International 10 Capai Rp587 Miliar

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:10 WIB

Pesaing Nintendo Switch, Ini Bocoran Penampakan Konsol Gaming Lenovo

Pesaing Nintendo Switch, Ini Bocoran Penampakan Konsol Gaming Lenovo

Tekno | Selasa, 05 Oktober 2021 | 22:22 WIB

Terkini

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

×