alexametrics

Antisipasi Tim Indonesia di M3 World Championship, EVOS SG Gear Ingin Lawan ONIC

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia
Antisipasi Tim Indonesia di M3 World Championship, EVOS SG Gear Ingin Lawan ONIC
EVOS SG Gear. (MOONTON Games)

Gear mengungkap keinginannya untuk berjumpa dengan tim landak kuning.

Suara.com - Tim asal Singapura, EVOS SG menunjukan taringnya di hari ketiga group stage M3 World Championship untuk Group C. Tim tuan rumah tersebut sukses menyapu bersih tiga poin di tiga match berbeda melawan NAVI, BTK dan SEEYOUSOON.

Hadir di M3 World Championship yang digelar di Singapura, pentolan EVOS SG, Gear menyebut jika hal tersebut membuat dirinya dan tim menjadi lebih percaya diri hingga meraih kemenangan besar di hari ketiga ini.

Duduk bersama dengan media usai laga panas melawan SEEYOUSOON, Gear turut mengungkap kekagumannya untuk sejumlah tim asal Indonesia.

Menurut Gear, dirinya sangat tertarik untuk melawan tim Indonesia. Namun, Gear mengakui jika tim Indonesia kemungkinan akan menjadi tim yang membuat langkah EVOS SG kesusahan di M3 World Championship.

Baca Juga: Kurang dari Seminggu, Tiket M3 World Championship Habis Terjual

Bukan tanpa alasan, menurut player 16 tahun ini, tim Indonesia dari hari ke hari selalu menunjukan perkembangan yang menakjubkan. Hal tersebut membuat tim-tim asal Tanah Air terus bertambah kuat.

EVOS SG Gear. (HiTekno/Amelia Prisilia)
EVOS SG Gear. (HiTekno/Amelia Prisilia)

"Mungkin tim Indonesia akan membuat EVOS SG kesusahan, karena tim Indonesia selalu semakin kuat dan semakin kuat," ungkap Gear.

Mengantisipasi tim asal Indonesia, saat diminta untuk memilih antara RRQ Hoshi dan ONIC, Gear mengungkap keinginannya untuk berjumpa dengan tim landak kuning.

"Menurutku ONIC, karena aku mengenal beberapa dari mereka. Kami ingin bertemu bukan sebagai lawan, tapi hanya untuk bersenang-senang" jelas Gear.

Untuk menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan bermain di tim lain di luar Singapura, Gear mengungkap keinginannya untuk dapat bermain di MPL Indonesia. Sayangnya, pentolan EVOS SG ini harus melewati sejumlah regulasi untuk dapat memenuhi keinginannya tersebut.

Baca Juga: COO Blacklist International Tanggapi Kasus Instagram Tim yang Hilang

Komentar