facebook

Menkominfo Targetkan Infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi Rampung 2024

Liberty Jemadu | Ummi Hadyah Saleh
Menkominfo Targetkan Infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi Rampung 2024
Menkominfo, Johnny G Plate berbicara soal Smart City dan Internet of Things (IoT) pada Selasa (14/12/2021). [Suara.com/Dicky Prastya]

Kominfo akan menggelar lebih dari 12.000 km kabel optik, menempatkan satelit dan membangun BTS di lebih dari 12.000 desa.

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan pemerintah menargetkan penyelesaian pemerataan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi pada tahun 2024.

Plate mengatakan pandemi Covid-19 dan disrupsi teknologi digital di semua sektor kehidupan masyarakat, menjadi pendorong percepatan akselerasi transformasi digital nasional Indonesia. Kominfo berupaya melakukan percepatan pembangunan infrastruktur digital dari hulu hingga hilir yang dimulai dari lapisan backbone, middle mile hingga the last mile.

"Dengan percepatan pembangunan itu, Pemerintah berharap pemanfaatan teknologi digital akan meningkat," ujar Plate dalam keterangannya, Senin (3/1/2021).

Sekjen Partai Nasdem itu menuturkan di level lapisan backbone, pihaknya telah melakukan penggelaran jaringan fiber optik. Hingga tahun 2021 telah digelar lebih dari 359.000 Km jaringan fiber optik baik di darat dan di laut Indonesia, termasuk Palapa Ring sepanjang 12.300 Km.

Baca Juga: Masih Ada 12.548 Desa yang Belum Dilayani Internet 4G

"Di tahun 2022, kita masih membutuhkan penggelaran fiber optic di darat dan di laut untuk menghubungkan semua titik-titik yang belum itu sepanjang sekitar 12.083 KM seluruhnya," kata dia.

Menurut Plate jaringan tulang punggung Palapa Ring dengan panjang 12.300 Km akan ditambah ekstensi Palapa Ring sepanjang 12.083 KM di darat dan di laut pada tahun 2022.

Plate menyatakan total keseluruhan fiber optik nasional ditargetkan pembangunannya hingga tahun 2022 sepanjang 12.399 Km. Target tersebut akan melengkapi hampir 370.000 km fiber optik yang diperkirakan memiliki panjang lebih dari 9 kali lingkaran bumi.

Terkait dukungan satelit pemerintah juga menargetkan pembangunan lapisan middle mile berupa microwave link, fiberlink, dan satelit untuk pemerataan akses infrastruktur digital.

Khusus satelit, Kominfo telah menyusun Peta Jalan Satelit Indonesia dengan menyiapkan satu high througphut satelitte atau SATRIA-1.

Baca Juga: Kominfo: Indonesia Diincar Perusahaan Satelit Global

"Kita harapkan satelit ini akan diletakkan di orbit di kuartal ke-IV tahun 2023," ucap dia.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar