Google Digugat Atas Dugaan Penipuan Pelacakan Lokasi Pengguna

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Kamis, 27 Januari 2022 | 13:08 WIB
Google Digugat Atas Dugaan Penipuan Pelacakan Lokasi Pengguna
Ilustrasi Kantor Google. [Cristina Aldehuela/AFP]

Suara.com - Kejaksaan Washington DC di Amerika Serikat menggugat Google atas kebijakan pelacakan lokasi yang dinilai menipu penggunanya.

Gugatan ini bermula dari artikel Associated Press pada 2018 mengklaim, Google mengumpulkan data lokasi pengguna Android demi meningkatkan basis periklanan.

Mereka juga dituduh mengelabui cara menyembunyikan data lokasi pengguna dengan pengaturan dan bahasa yang dinilai membingungkan.

"Sejak 2014, Google telah menipu konsumen terkait bagaimana cara melacak lokasi mereka yang digunakan oleh perusahaan maupun opsi konsumen untuk melindungi privasi mereka dengan menghentikan pelacakan ini," kata gugatan tersebut, dikutip dari Digital Trends, Kamis (27/1/2022).

Tuduhan menyebut kalau Google mengarahkan konsumen agar percaya bahwa merekalah yang memegang kendali apakah perusahaan boleh mengumpulkan dan menyimpan informasi terkait data lokasi.

Kenyataannya, konsumen yang memakai produk Google justru tak bisa mencegah perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, hingga mengambil keuntungan dari data pelacakan lokasi.

Ilustrasi Cyber Hacker. (Unsplash//Clint Patterson)
Ilustrasi Cyber Hacker. (Unsplash//Clint Patterson)

Sementara itu, Google baru saja menawarkan cara ke pengguna untuk membatasi berapa banyak data yang mereka unggah ke server Google dan menawarkan penghapusan data otomatis jika pengguna mau.

Akan tetapi, gugatan menyebut kalau cara itu tidak cukup dan dinilai lebih membingungkan pengguna dalam mengunggah data lokasinya.

"Namun deskripsi Google yang menyesatkan, ambigu, dan tidak lengkap terkait pengaturan ini tak menjamin konsumen apakah mereka mengerti kapan lokasi mereka dikumpulkan, disimpan, atau ditujukan untuk apa," tambah gugatan itu.

baca juga

"Pada kenyataannya, terlepas dari pengaturan itu, konsumen yang menggunakan produk Google tidak memiliki pilihan selain mengizinkan perusahaan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menggunakan data lokasi penggunanya," jelas gugatan tersebut.

Menanggapi ini, juru bicara Google Jose Castaneda mengatakan bahwa jaksa agung membuat klaim yang tidak akurat dan pernyataan keliru terkait pengaturan yang dibuat perusahaannya.

"Kami selalu membangun fitur privasi ke dalam produk kami dan menyediakan opsi yang kuat untuk data pelacakan lokasi," ujar Castaneda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Sosok Ibu Kasur, Pejuang Pendidikan Anak Indonesia

Mengenal Sosok Ibu Kasur, Pejuang Pendidikan Anak Indonesia

Your Say | Minggu, 16 Januari 2022 | 15:07 WIB

Google Wajibkan Karyawan yang Bekerja dari Kantor Ikuti Tes COVID-19 Mingguan

Google Wajibkan Karyawan yang Bekerja dari Kantor Ikuti Tes COVID-19 Mingguan

Tekno | Minggu, 16 Januari 2022 | 11:47 WIB

Mari Berkenalan dengan Ibu Kasur, Sosok di Google Doodle Hari Ini

Mari Berkenalan dengan Ibu Kasur, Sosok di Google Doodle Hari Ini

Tekno | Minggu, 16 Januari 2022 | 11:06 WIB

Jadi Ikon Google Doodle, Simak 6 Fakta Menarik tentang Sandiah 'Ibu Kasur'

Jadi Ikon Google Doodle, Simak 6 Fakta Menarik tentang Sandiah 'Ibu Kasur'

Your Say | Minggu, 16 Januari 2022 | 10:32 WIB

Kampanye Krisis Iklim dari Perusahaan yang Sangat Berpolusi

Kampanye Krisis Iklim dari Perusahaan yang Sangat Berpolusi

Your Say | Sabtu, 15 Januari 2022 | 14:16 WIB

Bocoran Fitur Baru Android 13

Bocoran Fitur Baru Android 13

Tekno | Rabu, 12 Januari 2022 | 12:32 WIB

Terkini

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:13 WIB

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 19:03 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

×