facebook

Jadi Perusahaan Pertama yang Gunakan Epson Monna Lisa Evo Tre 16, Ini Alasan Bajukertas & Co

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Jadi Perusahaan Pertama yang Gunakan Epson Monna Lisa Evo Tre 16, Ini Alasan Bajukertas & Co
​Founder Bajukertas & Co, Yoga Dwi Nugroho Adjie ditemui wartawan di sela Soft Launching Epson Monna Lisa Evo Tre 16 di Pabrik Bajukertas & Co, Bandung, Jawa Barat. (Restu Fadilah/Suara.com)

Salah satu alasannya lantaran Epson Monna Lisa Evo Tre 16 bisa mencetak 2.000 meter kain per hari.

Suara.com - Epson Indonesia meluncurkan produk terbarunya Monna Lisa Tre 16, printer yang dapat langsung mencetak di atas media kain dengan kualitas tinggi. Soft launching dilakukan di Bajukertas & Co, Bandung, Jawa Barat pada Senin, (31/1/2022). 

Bajukertas & Co adalah perusahaan pertama yang menggunakan Epson Monna Lisa Evo Tre 16 untuk memperkuat bisnisnya. Setidaknya ada dua unit Printer Monna Lisa Evo Tre 16 yang terpampang di Pabrik Bajukertas & Co.

Founder Bajukertas & Co, Yoga Dwi Nugroho Adjie menguraikan apa-apa saja yang menjadi pertimbangannya memilih Epson Monna Lisa Evo Tre 16 dibanding merek lain.

"Sebenarnya banyak banget mesin-mesin dari Italia yang mengajak kerjasama. Tapi saya lihat backgroundnya Epson ini mempunyai pabrikan di sini. Jadi kalau sewaktu-waktu ada trouble, kami tidak usah menunggu Italia yang beda waktunya mencapai 8 jam, kita bisa langsung dengan Epson Indonesia," terang Yoga di sela-sela Soft Launching pada Senin, (31/1/2022).

Baca Juga: Mengintip Printer Tekstile Terbaru Milik Epson di Penghujung 2020

Pertimbangan lainnya, lanjut Yoga, Epson Monna Lisa Evo Tre 16 bisa memproduksi kain printing hingga 2.000 meter per hari. Bahkan, angka tersebut masih bisa naik, jika lebih dimaksimalkan penggunaan mesinnya. Selain itu, Printer Monna Lisa Evo Tre 16 lebih praktis.

"Karena dia itu printhead satu tinta, satu tempat yah di Epson. Kalau mesin lain itu tintanya harus beli sendiri, print headnya darimana dan mesin makernya darimana," terang Yoga.

Adapun nilai investasi yang digelontorkan untuk Epson Monna Lisa Evo Tre 16 sebanyak US$ 600 ribu atau sekitar Rp8,58 Miliar. Nilai tersebut sudah termasuk dengan biaya maintenance selama 2 tahun ke depan.

Lebih jauh Yoga mengatakan, sejauh ini sudah ada 200 brand yang bekerjasama dengan Bajukertas & Co. Sementara terkait Epson Monna Lisa Ebo Tre 16, baru ada tiga brand yang mempercayakan kainnya diprinting oleh Bajukertas & Co. Tiga brand itu yakni, Ayu Dyah Andari, Zyta Delia, dan Laudya Chintya Bella.

"Untuk Epson Monna Lisa Evo Tre 16 ini sudah ada 2-3 brand yang mau kerjasama untuk persiapan launching Ramadhan. Brandnya tadi ada ZitaDelia dan Ayu Dyah Andari, Laudya Cyntia Bella. Teman-teman brand lain yang sudah mau coba pakai mesin ini sudah banyak, tapi kami masih cari parameter yang tepat," urainya.

Baca Juga: Intip Peluang Bisnis Digital Printing

Yoga berharap, hadirnya Epson Monna Lisa Evo Tre 16 semakin memperkuat industri bisnis percetakan tekstil digital dan fashion yang sempat padam akibat Pandemi Covid-19.

Komentar