Survei: 1 dari 2 Orang di Asia Tenggara Kehilangan Uang karena Penipuan Kencan Online

Dythia Novianty

Kamis, 10 Februari 2022 | 16:56 WIB
Survei: 1 dari 2 Orang di Asia Tenggara Kehilangan Uang karena Penipuan Kencan Online
Ilustrasi kencan online. (Shutterstock)

Suara.com - Saat dunia akan merayakan Hari Valentine, Kaspersky mengeksplorasi risiko yang berpotensi muncul dalam hubungan online ini.

Penipuan kencan online mengalami peningkatan sejak 2020.

Penelitian Kaspersky mengungkapkan 18 persen dari 1.007 orang dewasa yang disurvei untuk mewakili kawasan Asia Tenggara (SEA), menggunakan media sosial untuk menemukan romansa.

Mayoritas (76 persen) menegaskan bahwa media sosial telah memberi mereka koneksi penting selama
darurat kesehatan global.

Selain itu, hampir seperempat (24 persen) responden di Asia Tenggara mengatakan bahwa mereka telah membentuk kehidupan nyata, pertemanan langsung dengan orang-orang yang awalnya bertemu di media sosial.

Sementara 18 persen lainnya mengakui bahwa mereka berkencan dengan seseorang yang mereka temui di platform ini.

Ilustrasi aplikasi kencan online (Shutterstock).
Ilustrasi aplikasi kencan online (Shutterstock).

Namun, perkembangan pesat dalam upaya menemukan pasangan ini juga disertai dengan risiko
emosional hingga finansial.

Penelitian Kaspersky “Mapping a secure path for the future of digital payments in APAC”, mengungkapkan bahwa hampir satu dari dua (45 persen) di Asia Tenggara kehilangan uang karena penipuan percintaan online.

Sebagian besar insiden di sini hanya menelan biaya kurang dari 100 dolar AS (22 persen). Namun, perlu dicatat bahwa usia korban dan kisaran biaya penipuan percintaan tampaknya menunjukkan tumpang tindih.

baca juga

Dengan kerugian kurang dari 100 dolar AS, dua generasi tertua (Baby Boomer dan Silent Generation)
mencatat persentase tertinggi, keduanya sebesar 33 persen.

Kelompok usia paling senior, di sisi lain, mengalami kerugian paling banyak dengan hampir dua di antara lima dari mereka mengaku kehilangan 5.000-10.000 dolar As dari penipuan percintaan online.

Ssebagian kecil (8 persen) dari Gen Z mengatakan, para penjahat dunia maya telah menyebabkan kerugian hingga lebih dari 10.000 dolar AS atas ancaman online terkait percintaan kepada mereka.

“Ketika kita masih muda, kita cenderung lebih ingin tahu dan mungkin sedikit ceroboh. Ketika kita
beranjak lebih dewasa, kita memiliki banyak waktu dan kesempatan," kata Chris Connell, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky.

Menurutnya, para penipu online dan pelaku kejahatan siber memanfaatkan perasaan kesepian terutama seperti masa lockdown saat ini.

Ilustrasi orang kesepian. (Pexels.com/Mikoto.raw Photographer/shafiracede)
Ilustrasi orang kesepian. (Pexels.com/Mikoto.raw Photographer/shafiracede)

“Kami menghimbau semua orang dari segala usia untuk tetap waspada dan lebih baik dalam membedakan keaslian hubungan yang kita bangun secara online dan offline,” tukasnya dalam keterangan resminya, Kamis (10/2/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catatan 2021: File Berbahaya Tumbuh Sebesar 5,7 Persen Setiap Hari

Catatan 2021: File Berbahaya Tumbuh Sebesar 5,7 Persen Setiap Hari

Tekno | Senin, 03 Januari 2022 | 17:48 WIB

Genshin Impact dan YouTube Menjadi Favorit Konten Online Anak-anak

Genshin Impact dan YouTube Menjadi Favorit Konten Online Anak-anak

Tekno | Rabu, 29 Desember 2021 | 17:32 WIB

5 Aplikasi Kencan Layak Jajal, Biar Nataru Punya Pacar Baru

5 Aplikasi Kencan Layak Jajal, Biar Nataru Punya Pacar Baru

Tekno | Sabtu, 18 Desember 2021 | 10:50 WIB

Film "Spider-Man: No Way Home" Tengah Populer, Kaspersky Imbau Waspadai Kejahatan Siber

Film "Spider-Man: No Way Home" Tengah Populer, Kaspersky Imbau Waspadai Kejahatan Siber

Tekno | Sabtu, 18 Desember 2021 | 06:47 WIB

Simak, Ini 7 Tips Lindungi Data Rahasia di Internet

Simak, Ini 7 Tips Lindungi Data Rahasia di Internet

Tekno | Jum'at, 10 Desember 2021 | 20:14 WIB

Penelitian: Indonesia Masuk Peringkat 18 Masyarakatnya Gunakan Stalkerware

Penelitian: Indonesia Masuk Peringkat 18 Masyarakatnya Gunakan Stalkerware

Tekno | Selasa, 07 Desember 2021 | 08:57 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×