Hikikomori Adalah, Fenomena Mengacam Perekonomian Jepang

Dythia Novianty

Kamis, 24 Maret 2022 | 06:02 WIB
Hikikomori Adalah, Fenomena Mengacam Perekonomian Jepang
Ilustrasi seorang lelaki menyendiri dalam rumah. [Buy_me_some_coffee/Pixabay]

Suara.com - Mengulas kebudayaan Jepang memang selalu menarik untuk diikuti. Salah satu budaya jepang yang unik adalah Hikikomori.

Dalam bahasa Jepang "hikikomori" berarti menyendiri atau membatasi diri.

Hikikomori adalah istilah Jepang untuk fenomena di kalangan remaja atau dewasa muda di Jepang yang menarik diri dan mengurung diri dari kehidupan sosial.

Menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, definisi Hikikomori adalah orang yang menolak untuk keluar dari rumah, dan mengisolasi diri mereka dari masyarakat dengan terus menerus berada di dalam rumah untuk satu periode yang melebihi enam bulan.

Menurut psikiater, Hikikomori adalah sebuah keadaan yang menjadi masalah pada usia 20-an akhir.

Berupa mengurung diri sendiri di dalam rumah sendiri dan tidak ikut serta di dalam masyarakat, perilaku tersebut tidak berasal dari masalah psikologis lainnya sebagai sumber utama.

Ilustrasi menyendiri (pixabay)
Ilustrasi menyendiri (pixabay)

Hikikomori sebenarnya masih ambigu untuk disebut penyakit, karena tidak tercantum dalam The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders dari Asosiasi Psikiater Amerika, yang menjadi acuan para psikiater dalam mengidentifikasi gangguan jiwa.

Gejala hikikomori diketahui mirip dengan agorafobia, dilansir dari Mayo Clinic.

Agorafobia adalah sebuah tipe gangguan kecemasan yang merasa takut dan sering menghindari tempat atau situasi yang dapat membuat seseorang panik dan merasa terjebak, tak berdaya, atau memalukan.

baca juga

Hikikomori juga bisa disebut sebagai seseorang yang tidak memiliki hubungan dekat dan rasa kekeluargaan dengan orang lain.

Sehingga mereka memilih mengurung diri di kamar. Sejumlah pakar hikikomori menyebut bahwa kemungkinan penyebab utama dari perilaku ansos ini adalah lingkungan.

Kasus hikikomori pun paling banyak terjadi pada lelaki muda dari kelas menengah yang rata-rata berstatus sarjana.

Hal ini dipicu dengan adanya tekanan dari keluarga yang mengharuskan mereka masuk universitas terbaik atau bekerja di perusahaan besar.

Tak tahan dengan tekanan tersebut mereka memilih tidak melakukan apa-apa dan menjadi hikikomori.
Menurut penelitian yang dilakukan NHK untuk acara Fukushi Network, penduduk hikikomori di Jepang pada 2005 mencapai lebih dari 1,6 juta orang.

Bila penduduk semi-hikikomori (orang jarang keluar rumah) ikut dihitung, maka semuanya berjumlah lebih dari 3 juta orang.

Menurut survei Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan, 1,2 persen penduduk Jepang pernah mengalami hikikomori; 2,4 persen di antara penduduk berusia 20 tahunan pernah sekali mengalami hikikomori.

Ilustrasi orang sedang menyendiri.[Pexels/Keegan Houser]
Ilustrasi orang sedang menyendiri.[Pexels/Keegan Houser]

Dibandingkan perempuan, lelaki hikikomori jumlahnya empat kali lipat. Hal yang lebih memprihatinkan lagi, banyak dari hikikomori merupakan orang yang cerdas dan memiliki kompetensi yang sangat baik.

Jika banyak orang cerdas tapi enggan berpartisipasi dengan masyarakat tertentu hal ini sangat berpengaruh bagi perekonomian masa depan Jepang sendiri. [Pasha Aiga Wilkins]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Aliran Sungai Berbusa di Kampung Beru Gowa Bukan Pencemaran Lingkungan

Fenomena Aliran Sungai Berbusa di Kampung Beru Gowa Bukan Pencemaran Lingkungan

Video | Jum'at, 11 Februari 2022 | 13:45 WIB

Heboh Fenomena Air Sungai Berbusa Bak Salju di Kabupaten Gowa, Begini Penampakannya

Heboh Fenomena Air Sungai Berbusa Bak Salju di Kabupaten Gowa, Begini Penampakannya

Video | Kamis, 10 Februari 2022 | 12:55 WIB

5 Fenomena Langit Menarik, Masuk Februari 2022

5 Fenomena Langit Menarik, Masuk Februari 2022

Tekno | Sabtu, 05 Februari 2022 | 09:16 WIB

Pahamilah Teknis Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Fenomena La Nina

Pahamilah Teknis Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Fenomena La Nina

Your Say | Kamis, 27 Januari 2022 | 13:49 WIB

Apa Itu Ekuiluks? Fenomena Astronomi yang Bisa Dirasakan di 36 Kota di Indonesia Mulai 20 Januari 2022

Apa Itu Ekuiluks? Fenomena Astronomi yang Bisa Dirasakan di 36 Kota di Indonesia Mulai 20 Januari 2022

Tekno | Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:14 WIB

Mungkinkah Fenomena Alam Aurora Terjadi di Indonesia?

Mungkinkah Fenomena Alam Aurora Terjadi di Indonesia?

Your Say | Selasa, 11 Januari 2022 | 20:16 WIB

Terkini

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 07:34 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 07:29 WIB

3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 07:26 WIB

4 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 30 September 2026, Jujur Bisa Buka Peluang Baru

4 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 30 September 2026, Jujur Bisa Buka Peluang Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:25 WIB

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

×