Polusi Limbah Makin Buruk, Banjir Plastik Capai Kutub Utara

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 07 April 2022 | 15:59 WIB
Polusi Limbah Makin Buruk, Banjir Plastik Capai Kutub Utara
Limbah plastik. [Meineresterampe/Pixabay]

Suara.com - Penelitian yang dilakukan Alfred Wegener Institute melaporkan bahwa banjir plastik kini telah mencapai Kutub Utara (Arktik), memberikan bukti bahwa polusi plastik adalah masalah global.

Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Nature Review Earth & Environment tersebut menemukan bahwa semua habitat di Kutub Utara, termasuk pantai, kolom air, dan dasar laut memiliki tingkat polusi plastik yang serupa dengan yang ada di kawasan padat atau daerah berpenduduk.

Menurut Melanie Bergmann, ahli biologi di Alfred Wegener Institute, ekosistem paling utara kita sudah sangat terkena dampak perubahan iklim.

"Ini sekarang diperparah oleh polusi plastik dan penelitian kami sendiri telah menunjukkan bahwa polusi terus memburuk," katanya dikutip dari CNET, Kamis (7/4/2022).

Tingkat plastik yang ditemukan di Kutub Utara sangat memprihatinkan, mengingat wilayah tersebut sudah sangat terkena dampak oleh perubahan iklim.

Sekitar 19 juta hingga 23 juta ton sampah plastik berakhir di air laut, sementara mikro dan nanoplastik ditemukan di semua organisme laut.

Global warming di Arktik, Kutub Utara. [Shutterstock]
Arktik, Kutub Utara. [Shutterstock]

Meskipun ini masih penelitian awal, temuan tersebut menunjukkan bahwa partikel plastik di salju dapat menyerap lebih banyak sinar Matahari yang dapat menyebabkan pencairan es lebih cepat.

Banjir plastik dapat mencapai Kutub Utara melalui beberapa saluran, seperti arus laut dari Atlantik, Laut Utara dan Pasifik Utara, serta partikel yang dibawa oleh angin utara.

Air dari sungai juga membawa plastik ke wilayah utara. Ditambah dengan polusi air limbah dari komunitas Arktik dan sampah plastik yang dibuang dari kapal, termasuk jaring dan tali.

baca juga

"Di Kutub Utara, mikroplastik juga mungkin tertelan secara tidak sengaja yang menyebabkan penurunan pertumbuhan dan reproduksi," tambah Bergmann.

Penelitian pada bulan lalu juga melaporkan bahwa mikroplastik telah ditemukan dalam darah manusia untuk pertama kalinya.

Dengan kecepatan limbah plastik saat ini, produksi plastik diperkirakan akan berlipat ganda pada 2034.

Limbah plastik. (Pexels/Mali Maeder)
Limbah plastik. (Pexels/Mali Maeder)

Di sisi lain, dalam laporan IPCC yang dirilis minggu ini, para ilmuwan mengatakan tindakan terhadap perubahan iklim harus segera dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama Kalinya, Badai Luar Angkasa Terdeteksi di Kutub Utara

Pertama Kalinya, Badai Luar Angkasa Terdeteksi di Kutub Utara

Tekno | Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:30 WIB

Para Peneliti Ungkap Penyebab Perubahan Iklim di Kutub Utara

Para Peneliti Ungkap Penyebab Perubahan Iklim di Kutub Utara

Video | Kamis, 25 Februari 2021 | 10:00 WIB

Tak Diketahui, Angin Matahari Lebih Banyak Bergerak ke Kutub Utara Bumi

Tak Diketahui, Angin Matahari Lebih Banyak Bergerak ke Kutub Utara Bumi

Tekno | Jum'at, 22 Januari 2021 | 20:54 WIB

Bukan Sampah, Justru Ini Penyumbang Mikroplastik Terbesar di Kutub Utara

Bukan Sampah, Justru Ini Penyumbang Mikroplastik Terbesar di Kutub Utara

Tekno | Kamis, 14 Januari 2021 | 14:30 WIB

Terdeteksi! Ada Goyangan Misterius di Kutub Mars

Terdeteksi! Ada Goyangan Misterius di Kutub Mars

Tekno | Selasa, 12 Januari 2021 | 11:30 WIB

Waduh! Area Es Terakhir di Arktik Akan Menghilang?

Waduh! Area Es Terakhir di Arktik Akan Menghilang?

Tekno | Selasa, 12 Januari 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?

Mengupas Status Anime Boruto: Cerita Canon atau Sekadar Garapan Ikemoto?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah

Mati Suri Demokrasi Akar Rumput: Potret Pilu Suara Rakyat yang Dibeli Murah

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

4 Bahaya Menggunakan Stop Kontak T untuk Kulkas dan Rice Cooker Secara Bersamaan

4 Bahaya Menggunakan Stop Kontak T untuk Kulkas dan Rice Cooker Secara Bersamaan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:05 WIB

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Berkaca dari Isu Raffi Ahmad, Kenapa Kita Susah Menegur Orang Baik?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:02 WIB

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:00 WIB

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

Rencana Pajak Digital 9 November Belum Final, Pemerintah Masih Kaji Dampaknya

News | Senin, 02 November 2026 | 18:58 WIB

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:55 WIB

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:54 WIB

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 18:51 WIB

×