Ilmuwan Desak Misi Pencarian Kehidupan Alien di Uranus dan Bulan Saturnus

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 20 April 2022 | 11:18 WIB
Ilmuwan Desak Misi Pencarian Kehidupan Alien di Uranus dan Bulan Saturnus
Ilustrasi penampakkan alien. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan mendesak misi untuk pergi mencari kehidupan alien di Uranus dan Enceladus, satelit alami terbesar keenam milik Saturnus.

Menurut para ahli dalam survei dekade ilmu planet dan astrobiologi yang diterbitkan National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine Amerika Serikat, NASA harus memprioritaskan misi ke Uranus dan bulan Saturnus di masa mendatang.

Laporan survei mencakup rekomendasi prioritas bagi komunitas peneliti selama 10 tahun ke depan, termasuk peluang terbaik dalam mencari kehidupan asing.

Misi tersebut harus mencakup orbiter dan probe di Uranus, di mana robotik tersebut akan terbang melewati sistem Uranus dan menyelidiki atmosfer Saturnus.

Dalam rekomendasi tersebut, misi prioritas tinggi kedua harus menuju ke sistem Saturnus untuk mencari tanda-tanda kehidupan.

Misi ke Enceladus dapat mendarat di permukaan esnya dan mempelajari materi di sana selama dua tahun.

Bulan Saturnus, Enceladus. [NASA]
Bulan Saturnus, Enceladus. [NASA]

"Uranus adalah salah satu benda paling menarik di tata surya," tulis survei tersebut, dikutip dari Independent, Rabu (20/4/2022)

Energi internalnya rendah tetapi atmosfernya aktif bersamaan dengan medan magnet yang kompleks membuat planet tersebut memiliki teka-teki besar.

Survei tersebut merekomendasikan sebuah orbiter atau probe dapat diluncurkan ke Uranus menggunakan roket pada awal 2031.

baca juga

Di sisi lain, Enceladus sangat menarik perhatian para ilmuwan planet dan ahli astrobiologi karena gumpalan air dan/atau gas serta materi lain yang terlihat dimuntahkan ke luar angkasa dari interior bulan.

Gumpalan seperti itu memungkinkan misi orbiter untuk mengambil sampel dengan perairan interior Enceladus tanpa harus mengebor es.

Laporan tersebut juga merekomendasikan NASA untuk berinvestasi lebih banyak dalam pertahanan planet dan mengembangkan.

Serta meluncurkan misi Near Earth Object Surveyor, sebuah observatorium inframerah berbasis ruang angkasa yang dirancang untuk mendeteksi batuan antariksa yang berpotensi berbahaya.

NASA telah menyelesaikan survei terhadap lebih dari 90 persen asteroid yang berpotensi berbahaya dengan diameter lebih dari satu kilometer.

Kini badan antariksa tersebut sedang mengerjakan katalogisasi asteroid yang berpotensi berbahaya dengan diameter 140 meter atau lebih besar.

Ilustrasi DART (DW Indonesia)
Ilustrasi DART (DW Indonesia)

Setelah meluncurkan Near Earth Object Surveyor dan menyelesaikan Double Asteroid Redirection Test (DART) yang sedang berlangsung, laporan tersebut juga merekomendasikan NASA meluncurkan misi cepat ke asteroid dekat Bumi yang baru ditemukan berdiameter 50 hingga 100 meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Dikecam Dunia, Ilmuwan Minta Bayi Hasil Rekayasa Gen Dilindungi

Meski Dikecam Dunia, Ilmuwan Minta Bayi Hasil Rekayasa Gen Dilindungi

Tekno | Minggu, 13 Maret 2022 | 11:04 WIB

Perdana, Varian Hibrida Delta-Omicron Diidentifikasi

Perdana, Varian Hibrida Delta-Omicron Diidentifikasi

Tekno | Jum'at, 11 Maret 2022 | 12:00 WIB

Diberi Nama Biden, Ilmuwan Temukan Cumi-cumi Berlengan 10, Berusia 328 Juta Tahun

Diberi Nama Biden, Ilmuwan Temukan Cumi-cumi Berlengan 10, Berusia 328 Juta Tahun

Tekno | Rabu, 09 Maret 2022 | 12:20 WIB

Asteroid Paling Berbahaya dalam 1 Dekade Akan Lewati Bumi Tahun Depan

Asteroid Paling Berbahaya dalam 1 Dekade Akan Lewati Bumi Tahun Depan

Tekno | Rabu, 09 Maret 2022 | 09:20 WIB

Ilmuwan Temukan Fosil Kura-kura Kuno yang Selamat dari Kepunahan Dinosaurus

Ilmuwan Temukan Fosil Kura-kura Kuno yang Selamat dari Kepunahan Dinosaurus

Tekno | Selasa, 08 Maret 2022 | 10:03 WIB

Ilmuwan Temukan Kerangka Korban Ritual, Berusia 1.000 Tahun

Ilmuwan Temukan Kerangka Korban Ritual, Berusia 1.000 Tahun

Tekno | Senin, 07 Maret 2022 | 14:48 WIB

Terkini

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:20 WIB

×