facebook

Diberi Nama Biden, Ilmuwan Temukan Cumi-cumi Berlengan 10, Berusia 328 Juta Tahun

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Diberi Nama Biden, Ilmuwan Temukan Cumi-cumi Berlengan 10, Berusia 328 Juta Tahun
Cumi-cumi. [Sailormn34/Pixabay]

Ilmuwan menemukan seekor cumi-cumi prasejarah yang memiliki sepuluh lengan berusia 328 juta tahun.

Suara.com - Ilmuwan menemukan seekor cumi-cumi prasejarah yang memiliki sepuluh lengan berusia 328 juta tahun.

Diberi nama sesuai Presiden Amerika Serikat Joe Biden, cumi-cumi itu adalah nenek moyang tertua dari Cephalopoda, yang juga termasuk gurita.

Memiliki nama ilmiah Syllipsimopodi bideni, lengan tambahan pada tubuhnya membuatnya menjadi predator yang lebih efisien.

Spesies ini ditemukan di Mississippian Bear Gulch, Montana, salah satu situs fosil yang paling terpelihara di dunia.

Baca Juga: Mengenal Alfred Russel Wallace: Penemu Seleksi Alam yang Penelitiannya hingga Nusantara

Menurut para ahli, itu adalah cumi-cumi vampir primitif. Hewan tersebut tidak menghisap atau meminum darah, tetapi memiliki kulit gelap yang terhubung dengan lengannya dan menyerupai jubah.

"Ini adalah vampyropod pertama dan satu-satunya yang diketahui memiliki sepuluh lengan fungsional," kata Christopher Whalen, penulis utama studi yang diterbitkan di jurnal Nature Communications, seperti dikutip dari Independent,  Rabu (9/3/2022).

Syllipsimopodi bideni. [Nature]
Syllipsimopodi bideni. [Nature]

Whalen terinspirasi oleh rencana Presiden Biden yang ingin melawan perubahan iklim antropogenik pada saat pelantikannya.

Vampyropoda adalah nenek moyang dari cumi-cumi vampir dan gurita.

Asal-usul hewan tersebut tidak jelas, tapi keturunan modern memiliki delapan lengan dan dua mata besar, memungkinkannya untuk bertahan hidup di perairan gelap di dekat dasar lautan.

Baca Juga: Asteroid Paling Berbahaya dalam 1 Dekade Akan Lewati Bumi Tahun Depan

Gurita dan cumi-cumi dapat tumbuh mencapai panjang masing-masing 45 dan 60 kaki, serta berat mencapai setengah ton.

Syllipsimopodi bideni sendiri memiliki panjang kurang dari lima inci.

Fosil ini sangat penting bagi para ilmuwan karena sifat Cephalopoda yang bertubuh lunak dan jarang berubah menjadi fosil.

Ditemukan pertama kali pada 1980an, hewan ini disumbangkan ke Museum Royal Ontario, Kanada, tanpa kejelasan identitas.

Hingga Whalen dan Profesor Landman menyadari bahwa itu adalah genus hewan baru ketika melakukan pemindaian.

Penemuan ini menguatkan argumen sebelumnya bahwa nenek moyang hewan tersebut memiliki sepuluh lengan.

Hubungan kekerabatan Syllipsimopodi bideni. [Nature]
Hubungan kekerabatan Syllipsimopodi bideni. [Nature]

Nama genus hewan itu diambil dari bahasa Yunani yang berarti "kaki yang dapat memegang" karena merupakan Cephalopoda tertua yang diketahui memiliki penghisap.

Cumi-cumi itu menangkap mangsa dan benda lainnya menggunakan lengan tersebut.

Komentar