Etika Media Sosial Sama dengan di Dunia Nyata

Liberty Jemadu

Senin, 25 April 2022 | 19:20 WIB
Etika Media Sosial Sama dengan di Dunia Nyata
Ilustrasi Media Sosial (Unsplash.com/Adem AY)

Suara.com - Koordinator Gerakan Bijak Bersosmed, Enda Nasution mengatakan masyarakat perlu menyamakan antara interaksi di media sosial dengan dunia nyata, terutama dari segi etika. Ia menekankan bahwa etika media sosial tak beda dengan di dunia nyata.

“Seperti halnya interaksi di dunia nyata, ada kaidah yang sudah berlaku sejak ribuan tahun. Sedangkan interaksi di dunia maya belum ajek dan bisa mengalami perubahan dengan adanya teknologi baru. Tidak hanya pada tataran hukum tetapi juga etika,” ujar Enda dalam talkshow Bermedsos Asyik dengan Akhlak yang diselenggarakan Puan Teruna Antara (Pena) di Jakarta, Senin (25/4/2022)

Enda mengatakan sektor komunikasi merupakan yang paling pertama terkena dampak dari disrupsi digital. Transformasi digital membuat pola komunikasi semakin berubah dan menghasilkan pekerjaan yang belum pernah ada sebelumnya.

“Kita harus menyadari apa yang kita unggah di media sosial memiliki konsekuensi, dan bisa saja berdampak buruk bagi orang-orang yang ada di sekitar kita,” kata Enda menerangkan.

Enda berpesan agar masyarakat harus berhati-hati dalam menyampaikan pesan di dunia maya. Menurut dia, masyarakat perlu menyamakan bagaimana berperilaku di media sosial sama dengan dunia nyata.

Tidak hanya secara etika, secara hukum perilaku di media sosial juga tak lepas dari ancaman pidana jika konten yang diproduksi atau dibagikan, melanggar kesusilaan, pencemaran nama baik, penyadapan, berita bohong dan ujaran kebencian.

Dari sisi keagamaan pun, MUI juga telah mengeluarkan hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial. Sejumlah organisasi atau perusahaan pun saat ini, berusaha dengan mengadaptasi perubahan pola komunikasi dengan mengeluarkan panduan bermedia sosial bagi karyawan.

Dalam kesempatan itu, Enda berpesan pada para karyawan atau pegawai dalam beraktivitas di media sosial untuk berhati-hati dengan hoaks atau disinformasi, harus bisa membedakan mana yang sifatnya privat dan mana yang bersifat publik.

“Jadi apa yang kita unggah di media sosial itu menjadi milik publik, terutama dalam konteks bekerja. Media sosial adalah etalase kita yang bisa dilihat atasan kita, kolega kita. Kalau kita tidak mencitrakan diri kita sebagai seorang profesional, maka tidak bisa disalahkan jika atasan kita atau kolega kita menilai kita tidak profesional,” ujar dia.

baca juga

Talkshow tersebut merupakan rangkaian kegiatan Hari Kartini 2022. “Kartini Reborn Festive” tersebut dibuka oleh Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Meidyatama Suryodiningrat. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuitan Ridwan Kamil Soal Dinamika Kritik Jadi Sorotan, Yuk Ingat Lagi Etika Berinteraksi di Media Sosial

Cuitan Ridwan Kamil Soal Dinamika Kritik Jadi Sorotan, Yuk Ingat Lagi Etika Berinteraksi di Media Sosial

Lifestyle | Rabu, 04 Januari 2023 | 16:24 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×