facebook

Transformasi Digital UMKM Bukan Cuma Buka Toko Online, Perlu Kemampuan Bercerita

Liberty Jemadu
Transformasi Digital UMKM Bukan Cuma Buka Toko Online, Perlu Kemampuan Bercerita
Ilustrasii transformasi digital. [Shutterstock]

Neil El Himam mengatakan para pengusaha UMKM harus memiliki kemampuan bercerita tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Lebih dari sekedar buka toko online.

Suara.com - Deputi Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam mengatakan transformasi digital bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bukan sekadar membuka toko online di marketplace namun juga harus melakukan langkah lanjutan seperti menerapkan strategi pemasaran yang baik.

"Selama beberapa tahun terakhir ini, karena pandemi, transformasi digital menjadi sebuah keharusan, keniscayaan. Sehingga, ada kebutuhan akan peningkatan literasi digital dari teman-teman pelaku UMKM. Jadi transformasi digital ini bukan hanya sekadar buka toko online, terus jualan di sana," kata kata Neil saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Saat melakukan transformasi digital, Neil mengatakan banyak yang harus dilakukan oleh pelaku UMKM agar bisnisnya dapat mencatat pertumbuhan positif, salah satunya dengan menciptakan strategi pemasaran yang baik.

"Banyak sekali yang harus dikerjakan di situ, terutama tentang bagaimana cara melakukan pemasaran melalui gambar atau foto, misalnya," ujarnya.

Baca Juga: Vending Machine Ini Jual Produk UMKM Terbaik Indonesia, Bisa Ditemukan di Grand Indonesia

Menurut Neil, penting bagi para pelaku UMKM untuk memiliki kemampuan bercerita atau story telling mengenai produk yang dia tawarkan, bukan hanya sekadar memasang foto produk.

Kemampuan story telling tersebut, kata Neil, dapat menjadi nilai tambah sehingga sangat mungkin dapat meningkatkan minat konsumen untuk melakukan pembelian.

"Misalnya, ada yang jualan songket. Kalau sekadar foto songket dan harga, tanpa cerita, orang tidak akan tertarik untuk membeli. Tapi kalau ada cerita misalnya bagaimana songket tersebut dibuat selama berbulan-bulan, itu akan memberikan nilai lebih," ujar Neil.

Selain itu, Neil menambahkan, pelaku UMKM juga harus memahami berbagai regulasi yang ada terkait UMKM serta pengelolaan keuangan yang baik.

"Biar bagaimana pun, cara pemasaran itu penting. Pemenuhan persyaratan juga, misalnya kalau bergerak di bidang makanan, pahami bagaimana memenuhi peraturan yang ada, ini juga menjadi kunci bagi keberhasilan teman-teman sekalian," ujar Neil.

Baca Juga: Korporasi Bantu Transformasi Digital UMKM, Kemendag Berikan Apresiasi

Komentar