facebook

Waspadai Link Video Porno Gadis Idola TikTok di Facebook, Bakal Bikin Malu Jika Diklik

Liberty Jemadu
Waspadai Link Video Porno Gadis Idola TikTok di Facebook, Bakal Bikin Malu Jika Diklik
Penipuan berkedok video porno Gadis Idola Tiktok menyebar di Facebook pada Mei 2022. Jika diklik dijamin bikin malu. [Vaksincom]

Jika diklik maka akun Anda akan secara otomatis menyebarkan link tersebut sembari menge-tag orang lain di Facebook.

Suara.com - Para pengguna Facebook diminta untuk berhati-hati terhadap tautan atau link video porno Gadis Idola TikTok yang digunakan para penjahat siber untuk mencuri kredensial seperti nama dan password akun. Pada gilirannya kredensial itu akan digunakan para kriminal siber untuk menghasilkan uang.

Sialnya lagi, jika diklik maka akun Anda akan secara otomatis menyebarkan link tersebut sembari menge-tag orang lain di Facebook, demikian dikatakan peneliti keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya.

Alfons menjelaskan bahwa modus kejahatan siber ini adalah dengan menyebarkan link yang seolah-olah berisi video porno, dengan gambar perempuan muda, serta tulisan menggoda.

"Ahhh, gadis ini adalah idola di Tiktok, pastikan Anda berusia di atas 18 tahun untuk menontonnya. Dengan pengantar : Video Cewek SMA 18 tahun dari Jakarta dari Universitas dengan pacarnya di kamar hotel," jelas Alfons dalam keterangan yang diterima di Bogor, Selasa (24/5/2022).

Baca Juga: Penjahat Siber Samarkan Email Phising dalam Berkas HTML

Jika diklik maka pengakses akan dibawa ke sebuah situs yang telah dipersiapkan sebelumnya. Situs itu akan menampilkan video klip porno yang diikuti dengan permintaan verifikasi untuk memasukkan kredensial Facebook karena akan menonton konten dewasa.

"Padahal permintaan kredensial tersebut adalah usaha untuk mendapatkan kredensial akun Facebook dari korbannya," terang Alfons.

Jika kobannya memasukkan kredensial. Maka kredensial tersebut akan langsung digunakan untuk melakukan tag pada teman Facebook Anda, seolah-olah Anda menyebarkan link video porno itu kepada mereka.

Uniknya, postingan ini tidak akan di wall korban, namun teman-temannya akan mendapatkan pemberitahuan tag tersebut.

"Kemungkinan besar hal ini dilakukan supaya korbannya tidak menyadari telah melakukan sharing tag konten porno pada teman-teman Facebooknya dan supaya konten ini sulit dihapus dan bisa bertahan lama," beber Alfons.

Baca Juga: 7 Tips agar Kamu Berhenti dari Kecanduan Konten Porno

Menurut pantauan Vaksincom, sampai saat artikel ini dibuat, konten porno tersebut masih aktif menjalankan aksinya mencari korban baru, khususnya di saat akhir pekan.

Komentar