facebook

Sharp Ajak Generasi Muda Lestarikan Keanekaragaman Hayati, Atasi Emisi Karbon dan Meretorasi Terumbu Karang

Dythia Novianty
Sharp Ajak Generasi Muda Lestarikan Keanekaragaman Hayati, Atasi Emisi Karbon dan Meretorasi Terumbu Karang
Transplantasi Terumbu Karang di Perairan Pulau Pramuka. [Sharp Indonesia]

Sharp Greenerator kembali menginspirasi pemuda-pemudi nusantara dengan melakukan gerakan perubahan.

Suara.com - Komunitas anak muda pecinta lingkungan bentukan Sharp Indonesia yaitu Sharp Greenerator kembali menginspirasi pemuda-pemudi nusantara dengan melakukan gerakan perubahan.

Bertepatan dengan peringatan hari keanekaragaman hayati sedunia pada 21 – 22 Mei 2022 lalu, Sharp Greenerator melakukan kegiatan pelestarian lingkungan.

Aksinya meliputi bersih pantai, edukasi peningkatan kesadaran warga pulau, menanam ratusan bakau, dan transplantasi puluhan terumbu karang di pesisir pulau Panggang dan pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

“Penanaman tumbuhan bakau di pulau Panggang ini, merupakan kegiatan keberlanjutan yang sudah dilakukan oleh Sharp di tahun-tahun sebelumnya, memiliki tujuan untuk menambah tanaman yang sudah ada guna mencegah terjadinya abrasi laut di sekitar pantai," ungkap Pandu Setio selaku Sr. PR & Brand Communication Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Baca Juga: Mudahkan Konsumen Nikmati Tayangan Digital, Sharp Luncurkan Set Top Box

Selain itu, ditambahkan, juga berfungsi untuk menyerap emisi karbon akibat penggunaan kendaraan maupun penggunaan alat elektronik warga sekitar.

"Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk mendukung program pemerintah Indonesia agar terbebas dari emisi karbon pada 2060," ujarnya melalui keterangan resminya, Kamis (26/5/2022).

Sharp Greenerator Membimbing Siswa Siswi MIN 17 Kampus B Pulau Panggang Menanam Mangrove. [Sharp Indonesia]
Sharp Greenerator Membimbing Siswa Siswi MIN 17 Kampus B Pulau Panggang Menanam Mangrove. [Sharp Indonesia]

Hari keanekaragaman hayati ini menjadi momen yang tepat untuk mengingatkan kembali para warga sekitar khususnya anak–anak, mengenai pentingnya memelihara keanekaragaman hayati di wilayah pesisir untuk menopang kehidupan lebih dari 6.000 penduduk yang menggantungkan hidupnya di pulau ini.

Kegiatan ini menjadi aksi yang vital karena pulau panggang, sebagai pulau yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tertinggi di dunia juga tengah mencari solusi guna menekan kandungan karbon di udara yang tentunya akan berpengaruh terhadap kualitas dari ekosistem pesisir wilayah ini.

Difasilitasi oleh Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi) dan Jaringan Monitoring Kepulauan Seribu, Sharp Greenerator melakukan penelitian dengan menggunakan konsep 4A (Amati, Analisa, Ajarkan, Aksi).

Baca Juga: Sharp Indonesia Sediakan Lemari Es di Titik-titik Ruang Publik, Ajak Masyarakat Bersedekah

Idris selaku Kepala Divisi Coral Reef Management (CRM) Terangi menerangkan bahwa konsep 4A tersebut digunakan dalam beberapa kampanye lingkungan yang dibagi dalam 4 tahapan.

Komentar