facebook

Ilmuwan Temukan Kota yang Hilang di Hutan Amazon, Ada Piramida Misterius

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Ilmuwan Temukan Kota yang Hilang di Hutan Amazon, Ada Piramida Misterius
Kawasan hutan Amazon. Sebagai ilustrasi (Shutterstock)

Karena kesulitan akses, penelitian menggunakan Lidar.

Suara.com - Para ilmuwan menemukan kota yang hilang dengan piramida misterius di hutan Amazon di lokasi medan yang mustahil untuk diakses.

Alih-alih melakukan penelitian lapangan secara langsung, para ahli menggunakan teknologi Lidar (Light Detection and Ranging) yang mampu melihat melalui objek atau permukaan untuk menemukan kota tersebut.

Teknologi itu mampu mendeteksi melalui vegetasi Amazon. Analisis mengungkapkan desa, kota, dan dusun yang hilang bersama dengan sebuah ladang besar.

Ilustrasi kota Maya. (Shutterstock)
Kota kuno Maya, sebagai ilustrasi (Shutterstock)

Wilayah hutan tersebut tidak dapat diakses selama berabad-abad karena tanahnya yang luas.

Baca Juga: Hidup 72 Juta Tahun Lalu, Spesies Dinosaurus Baru Ditemukan di Jepang

Penemuan ini juga berkat penjelajah Inggris bernama Kolonel Percy Fawcet pada 1952 yang awalnya menjalankan misi untuk menemukan Kota Z di Amazon yang belum dipetakan.

Fawcet telah mengemas senapan, parang, hingga ukulele untuk perjalanannya. Penjelajah itu bersikeras dengan keberadaan peradaban yang jauh dan ia yakin dapat menemukannya.

Fawcet yakin Kota Z yang hilang itu ada dan mengikuti jejak untuk membuktikan dugaannya benar.

Tragisnya, Fawcet tidak pernah kembali dari misi tersebut dan tidak ada yang pernah tahu jika ia menemukan Kota Z yang hilang atau tidak.

Tetapi sekarang dugaannya telah terbukti setelah teknologi baru mengungkapkan hutan yang luas di tepi Amazon.

Baca Juga: Airlangga: Infrastruktur Teknologi dan Sains Akselerasi Transformasi Digital

Hingga saat ini, wilayah itu sebagian besar tertutupi oleh pohon dan tanaman hijau yang tumbuh lebat selama berabad-abad. Upaya apa pun untuk mencoba mengakses hutan hampir tidak mungkin dilakukan, namun teknologi modern sekarang sangat membantu para ahli.

Dilansir dari surat kabar The Mirror, Britania Raya pada Jumat (27/5/2022), para ilmuwan menemukan gundukan setinggi lima meter pada lahan seluas 30 lapangan sepak bola.

Menurut prediksi ilmuwan, dibutuhkan setidaknya setengah juta orang untuk membangun gundukan tersebut.

Selain itu, pada gundukan itu sendiri juga ditemukan piramida setinggi 20 meter, yang menunjukkan bahwa ada peradaban yang pernah hadir di sana.

Komentar