Militer AS Akan Uji Coba Sistem Tenaga Nuklir di Luar Angkasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 30 Mei 2022 | 16:24 WIB
Militer AS Akan Uji Coba Sistem Tenaga Nuklir di Luar Angkasa
Ultra Safe Nuclear. [Space.com]

Suara.com - Organisasi Defense Innovation Unit (DIU) berencana untuk melakukan uji coba sistem tenaga nuklir baru di luar angkasa pada 2027.

Unit yang tergabung dalam pemerintah Amerika Serikat tersebut mengumumkan dua kontrak yang diberikan kepada dua perusahaan, Ultra Safe Nuclear dan Avalanche Energy.

Keduanya diminta mendemonstrasikan propulsi nuklir dan kemampuan daya, untuk pesawat ruang angkasa kecil yang akan beroperasi di ruang cislunar (Bumi-Bulan).

Ini adalah bagian dari proyek militer Amerika Serikat untuk mengawasi kegiatan komersial dan pemerintah, yang akan meningkat di ruang cislunar dalam beberapa dekade mendatang, termasuk program Artemis yang dipimpin NASA.

Jika berjalan sesuai rencana, Ultra Safe Nuclear akan mendemonstrasikan EmberCore, baterai radioisotop nuklir yang dapat diisi ulang untuk propulsi dan daya.

"Sistem radioisotop generasi berikutnya ini akan mampu meningkatkan tingkat daya 10 kali lebih tinggi, dibandingkan dengan sistem plutonium, dan menyediakan lebih dari 1 juta kilowatt jam (kWh) energi hanya dalam beberapa kilogram bahan bakar," jelas DIU, dikutip dari Space.com, Senin (30/5/2022).

Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). [Darpa]
Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA). [Darpa]

Di sisi lain, Avalanche Energy akan memerangkap ion fusi di medan elektrostatik dengan bantuan magnetron untuk menjaga elektron lebih dekat ke inti.

Organisasi militer lain yang mencari teknologi nuklir cislunar adalah Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA).

Pada 4 Mei, organisasi tersebut mengumumkan siap untuk melanjutkan proyek untuk merancang, mengembangkan, dan merakit mesin roket termal nuklir yang diharapkan dapat mengorbit pada 2026.

baca juga

Sementara itu, NASA juga tengah mengembangkan sistem propulsi termal nuklir sendiri.

Sistem seperti itu diyakini dapat membawa astronaut ke Mars dalam waktu setengah dari propulsi saat ini yang memakan waktu enam hingga sembilan bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIPSUS, Dubes Rusia: Kekejaman Neo Nazi Ukraina dan Ancaman 3 Menit Nuklir NATO (Part 1)

LIPSUS, Dubes Rusia: Kekejaman Neo Nazi Ukraina dan Ancaman 3 Menit Nuklir NATO (Part 1)

Video | Rabu, 11 Mei 2022 | 20:31 WIB

Pandora: Kelalaian Pemerintah Berujung Bencana Nuklir yang Mengancam Hidup

Pandora: Kelalaian Pemerintah Berujung Bencana Nuklir yang Mengancam Hidup

Your Say | Kamis, 28 April 2022 | 08:35 WIB

BRIN: Indonesia Sudah Mampu Membuat Bahan Bakar Nuklir

BRIN: Indonesia Sudah Mampu Membuat Bahan Bakar Nuklir

Tekno | Rabu, 23 Maret 2022 | 17:01 WIB

Gelap Gulita Kota Tokyo Usai Dilanda Gempa 7,3 SR

Gelap Gulita Kota Tokyo Usai Dilanda Gempa 7,3 SR

Foto | Kamis, 17 Maret 2022 | 15:00 WIB

EKSKLUSIF: Dubes Rusia Ungkap Kekejaman Neo Nazi Ukraina dan Ancaman 3 Menit Nuklir NATO (Part 1)

EKSKLUSIF: Dubes Rusia Ungkap Kekejaman Neo Nazi Ukraina dan Ancaman 3 Menit Nuklir NATO (Part 1)

Video | Kamis, 10 Maret 2022 | 19:40 WIB

Tidak Selalu Berdampak Negatif, Inilah 5 Manfaat Nuklir

Tidak Selalu Berdampak Negatif, Inilah 5 Manfaat Nuklir

Your Say | Jum'at, 04 Maret 2022 | 19:04 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×