Sederet Pencapaian Alumni Program Startup Studio Indonesia

Dythia Novianty Suara.Com
Selasa, 21 Juni 2022 | 09:49 WIB
Sederet Pencapaian Alumni Program Startup Studio Indonesia
Soulparking

Suara.com - Baru-baru ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah resmi membuka pendaftaran program Startup Studio Indonesia (SSI) Batch ke-5.

Program inkubasi intensif ini bertujuan untuk mendampingi dan membina para startup digital tahap awal (early-stage) tanah air untuk bisa mencapai product-market fit secara optimal.

Peserta SSI terpilih berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan eksklusif, salah satunya adalah 1-on-1 Coaching dengan para coach dari perusahaan teknologi multinasional dan lokal.

Beberapa diantaranya adalah dari Dimas Harry Priawan (Co-founder dan CEO Dekoruma), Moses Lo (Co-Founder & CEO Xendit), Gibran Huzaifah (Founder & CEO eFishery), dan masih banyak lagi dari Gojek, HappyFresh, Halodoc, dan Tiket.com.

Hingga batch 4 yang tengah berjalan ini, program inkubasi SSI secara total telah menelurkan 65 alumni startup yang berhasil berkembang pesat pasca-pelatihan.

Tercatat, total pendanaan yang tersalur ke startup alumni SSI Batch 1-3 hingga Mei 2022 mencapai Rp 332,1 miliar.

Startup Studio Indonesia (SSI) Batch 3 memasuki sesi Founder’s Camp dan 1-on-1 Coaching.
Startup Studio Indonesia (SSI) Batch 3 memasuki sesi Founder’s Camp dan 1-on-1 Coaching.

Dari setiap batch, 30-40 persen diantaranya telah mendapatkan pendanaan tahap awal setelah mengikuti SSI.

Salah satu alumni yang berkembang pesat setelah mengikuti SSI adalah Verihubs, alumni dari Batch 1.
Verihubs mengembangkan solusi Know Your Customer (KYC) berbasis teknologi artificial intelligence (AI) untuk proses onboarding pelanggan secara digital.

Selain itu Know Your Business (KYB), untuk membantu memverifikasi informasi esensial dalam suatu bisnis yang bisa digunakan untuk membantu proses verifikasi skor kredit.

Baca Juga: Program Startup Studio Indonesia Batch 5 Resmi Buka Pendaftaran

Serta solusi Know Your Employee (KYE), dikenal juga sebagai Verika (Verifikasi Karyawan), digunakan untuk melakukan pre-screening kandidat karyawan.

"Semua produk digital ini membantu mengeliminasi kemungkinan kesalahan dan inefisiensi yang disebabkan proses manual,” ungkap Williem, CTO dan Co-Founder Verihubs dalam keterangan resminya.

Berkat inovasinya, Verihubs dinobatkan menjadi perusahaan dengan teknologi face recognition terbaik di Indonesia selama dua tahun berturut-turut, menurut National Institute of Standards and Technology (NIST).

Dari Batch 2, alumni SSI LingoTalk berhasil meraih 2 tahap pendanaan awal dari beberapa investor ternama, seperti Iterative Capital, Eduspaze by Spaze Ventures, dan Kistech Pte Ltd. setelah mengikuti program SSI.

Startup edukasi bahasa asing ini juga meluncurkan lini produk baru untuk segmen anak melalui sekolah, yaitu LingoJunior.

LingoJunior menyediakan kurikulum dan materi topic-based yang inovatif, disertifikasi oleh Education Alliance Finland, dan membangun Learning Management System yang membantu para guru dan orang tua untuk memantau perkembangan pembelajaran bahasa anak secara efisien dan personalized.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI