Indonesia Dikepung Dua Bibit Siklon Tropis dari Utara dan Selatan

Liberty Jemadu

Kamis, 28 Juli 2022 | 22:13 WIB
Indonesia Dikepung Dua Bibit Siklon Tropis  dari Utara dan Selatan
BMKG, Kamis (28/7/2022) mengumumkan bibit siklon tropis 95S di dekat Bengkulu, sementara bibit siklon tropis 93W terpantau berada di Laut Filipina. [Antara]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan dua bibit siklon tropis mengepung Indonesia dari utara dan selatan. Fenomena inii berpotensi memicu cuaca ekstrem di Tanah Air seperti hujan lebat dan gelombang tinggi.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangannya Kamis (28/7/2022) menjelaskan bahwa bibit siklon tropis 95S terpantau berada di Samudera Hindia sebelah barat daya Bengkulu. Sementara bibit siklon tropis 93W terpantau berada di Laut Filipina.

Bibit siklon tropis 95S, memiliki kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan udara minimum 1006,4 mb. Citra satelit Himawari-8 kanal IR menunjukkan adanya aktivitas konvektif yang cukup persisten di sekitar sistem dalam 12 jam terakhir.

Kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan bibit ini yaitu aktifnya Madden–Julian oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer Equatorial Rossby (ER) di sekitar sistem, shear vertikal sedang (15-20 kt), suhu muka laut hangat (28-30°C), serta kelembapan yang basah di setiap lapisan.

Model Numerical weather prediction (NWP) menunjukkan bahwa sistem ini bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia. Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori sedang.

"Dampak tidak langsung dalam 24 jam ke depan bibit 95S terhadap kondisi cuaca di Indonesia adalah potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat di Kepulauan Mentawai," uajr Guswanto.

Selain itu tinggi gelombang 1,25 - 2,5 m berpotensi terjadi di wilayah Selat Malaka bagian Utara, Perairan Timur Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai.

Kemudian tinggi gelombang 2,5 - 4,0 m berpotensi terjadi di wilayah Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Sumatera, Selat Sunda, Teluk Lampung bagian selatan, Perairan Selatan Banten hingga Jawa Timur

Juga tinggi gelombang 4,0 - 6,0 m berpotensi terjadi di wilayah Samudra Hindia Barat Sumatra hingga Selatan Jawa Timur.

baca juga

Sementara bibit siklon tropis 93W terpantau berada di Laut Filipina dengan kecepatan angin maksimum 30 knot dan tekanan udara minimum 1002,0 mb.

Citra satelit Himawari-8 kanal IR menunjukkan adanya aktivitas konvektif yang cukup signifikan dalam 12 jam terakhir di sekitar pusat sistem. Dari analisis angin perlapisan, sirkulasi terlihat mulai dari lapisan permukaan hingga lapisan 500 hPa.

Kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan bibit ini yaitu suhu muka laut hangat (29-30°C), gelombang atmosfer Equatorial Rossby (ER) dan shear vertical lemah (10-15 kt). Model NWP menunjukkan bahwa sistem ini bergerak ke arah barat - barat laut menjauhi wilayah Indonesia.

Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori tinggi.

Dampak tidak langsung dalam 24 jam ke depan bibit 93W terhadap kondisi cuaca di Indonesia adalah tinggi gelombang 1,25 - 2,5 m berpotensi terjadi di wilayah Perairan Bitung sampai Kepulauan Sitaro, Perairan Kepulauan Sangihe sampai Talaud, Samudra Pasifik utara Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Papua. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:33 WIB

BMKG: Waspadai Bibit Siklon Tropis 96S di NTT

BMKG: Waspadai Bibit Siklon Tropis 96S di NTT

Tekno | Kamis, 04 April 2024 | 16:38 WIB

Tiga Bibit Siklon Biang Kerok Hujan Tak Henti di Jawa hingga NTT

Tiga Bibit Siklon Biang Kerok Hujan Tak Henti di Jawa hingga NTT

Tekno | Kamis, 14 Maret 2024 | 23:11 WIB

Bibit Siklon Tropis 97W Bisa Ganggu Cuaca Indonesia

Bibit Siklon Tropis 97W Bisa Ganggu Cuaca Indonesia

Tekno | Selasa, 10 Januari 2023 | 17:04 WIB

Siklon Mirip Seroja Bisa Pengaruhi Cuaca di NTT hingga Jawa

Siklon Mirip Seroja Bisa Pengaruhi Cuaca di NTT hingga Jawa

Tekno | Kamis, 22 Desember 2022 | 20:26 WIB

Bibit Siklon 90S Muncul di Laut Timor, BMKG Rilis Peringatan Cuaca Buruk

Bibit Siklon 90S Muncul di Laut Timor, BMKG Rilis Peringatan Cuaca Buruk

Tekno | Rabu, 21 Desember 2022 | 22:50 WIB

Bibit Siklon Tropis 96B Ganggu Penerbangan di Aceh

Bibit Siklon Tropis 96B Ganggu Penerbangan di Aceh

Tekno | Senin, 05 Desember 2022 | 20:30 WIB

Dua Bibit Siklon Berpotensi Picu Cuaca Buruk di Indonesia

Dua Bibit Siklon Berpotensi Picu Cuaca Buruk di Indonesia

Tekno | Rabu, 30 November 2022 | 23:38 WIB

Bibit Siklon Tropis 94S di Selatan NTB, Bisa Picu Cuaca Buruk hingga ke Banten

Bibit Siklon Tropis 94S di Selatan NTB, Bisa Picu Cuaca Buruk hingga ke Banten

Tekno | Rabu, 23 November 2022 | 20:12 WIB

BMKG Minta Kapal-kapal Jauhi Perairan yang Terdampak Bibit Siklon Tropis 93S

BMKG Minta Kapal-kapal Jauhi Perairan yang Terdampak Bibit Siklon Tropis 93S

Tekno | Jum'at, 04 November 2022 | 21:56 WIB

Terkini

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan

Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya

Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi

Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan

Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba

Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang

Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:54 WIB

×