BMKG: Waspadai Bibit Siklon Tropis 96S di NTT

Liberty Jemadu

Kamis, 04 April 2024 | 16:38 WIB
BMKG: Waspadai Bibit Siklon Tropis 96S di NTT
Bibit Siklon Tropis 96S, terpantau di Laut Sawu pada Kamis (4/4/2024), bisa memicu cuaca ekstrem di NTT. [Dok TCWC Jakarta]

Suara.com - Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) diminta mewaspadai Bibit Siklon Tropis 96S yang menyebabkan peningkatan curah hujan dan berdampak pada kejadian bencana, demikian disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG pada Kamis (4/4/2024).

NTT sendiri pernah diporakporandakan oleh Siklon Tropis Seroja pada April 2021 silam. BMKG sebelumnya mengatakan bahwa akibat perubahan iklim, potensi terjadinya siklon tropis di kawasan NTT akan semakin sering.

Baca juga: BMKG: Siklon Tropis Seroja Terkuat Kedua Setelah Kenanga

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek mengatakan Bibit Siklon Tropis 96S, yang bergerak dari utara NTT ke Laut Sawu,  menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan dan belokan angin, sehingga meningkatkan curah hujan intensitas sedang hingga lebat bahkan ekstrem di wilayah NTT.

"Daerah pusaran angin masuk atau Sirkulasi Siklonik yang berada di sebelah Utara NTT atau Laut Flores telah meningkat menjadi Bibit Siklon Tropis 96S dan saat ini terpantau di Laut Sawu," kata Sti Nenotek.

Bali terancam diterjang cuaca buruk karena ekor Siklon Tropis Seroja (Antara)
Siklon Tropis Seroja yang melanda NTT pada April 2021. (Antara)

Bibit Siklon Tropis 96S itu dalam 24-48 jam ke depan bergerak perlahan ke arah Selatan-Barat Daya.

Menurut BMKG potensi menjadi Siklon Tropis dalam 24 jam ke depan atau hari Jumat masih rendah, sementara 48-72 jam ke depan atau hari Sabtu-Minggu berada pada kategori sedang-tinggi.  

Sti menerangkan seluruh wilayah kota dan kabupaten di NTT saat ini berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.

Hal itu juga dipengaruhi oleh kondisi dinamika atmosfer yang menunjukkan adanya aktivitas Gelombang Atmosfer yang melintasi wilayah NTT yakni Gelombang Equatorial Rossby dan Madden Julian Oscillation (MJO).  

baca juga

"Lalu suhu muka laut di perairan NTT masih hangat serta didukung dengan kondisi atmosfer yang labil dan lembap mulai dari lapisan bawah hingga atas mempengaruhi pembentukan awan-awan konvektif yang dapat menyebabkan cuaca ekstrem," ucap Sti disitat dari Antara.

Baca juga: Siklon Tropis Seroja Mungkin Terjadi Tiap Tahun, Pemerintah Belum Siap

BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem ini yang diprakirakan berlaku hingga 9 April mendatang. Sti mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kejadian bencana seperti banjir dan tanah longsor.

Ia menyebut wilayah NTT juga berada pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau sehingga ada potensi angin kencang berdurasi singkat, puting beliung, serta hujan secara sporadis dalam durasi singkat yang bersifat lokal.

"Namun perlu diwaspadai dampak lainnya seperti pohon tumbang dan sambaran petir," kata dia mengingatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:58 WIB

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Gelombang Panas Italia Picu Status Siaga Merah di 27 Kota, 3 Orang Tewas

Gelombang Panas Italia Picu Status Siaga Merah di 27 Kota, 3 Orang Tewas

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:23 WIB

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor

Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi

Ada Wanita 19 Tahun di Rumah Dinas Mantan Kalapas Waingapu, Kanwil Ditjenpas Beri Klarifikasi

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-raja Timor, Ribuan Warga Kupang Berebut Abadikan Momen

Jokowi Dinobatkan Jadi Sesepuh Raja-raja Timor, Ribuan Warga Kupang Berebut Abadikan Momen

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

El Nino Tahun Ini Diperkirakan Terkuat dalam 150 Tahun Terakhir, Apa Dampaknya?

El Nino Tahun Ini Diperkirakan Terkuat dalam 150 Tahun Terakhir, Apa Dampaknya?

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 11:51 WIB

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:56 WIB

Terkini

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×