Bibit Siklon Tropis 97W Bisa Ganggu Cuaca Indonesia

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 10 Januari 2023 | 17:04 WIB
Bibit Siklon Tropis 97W Bisa Ganggu Cuaca Indonesia
Bibit siklon tropis 97W di Laut Filipina Selasa (10/1/2023) berpotensi ganggu cuaca Indonesia. Foto: Bibit siklon tropis 95S di dekat Bengkulu, sementara bibit siklon tropis 93W terpantau berada di Laut Filipina. [Antara]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa bibit siklon tropis 97W yang terpantau masih berada di Laut Filipina bisa mempengaruhi kondisi cuaca di bagian wilayah Indonesia.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto di Jakarta, Selasa (10/1/2023), bibit siklon tropis 97W masih berada di Laut Filipina, tepatnya di koordinat 6,2 derajat Lintang Utara dan 132,7 derajat Bujur Timur, dengan kecepatan angin maksimum berkisar 15-20 knot dan tekanan udara terendah 1.007 milibar (mb).

Ia mengemukakan bahwa bibit siklon 97W dalam 24 jam ke depan bisa menimbulkan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia, memicu potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang di wilayah Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Menurut dia, bibit siklon tropis 97W juga berpotensi memicu gelombang setinggi 1,25 sampai 2,5 meter di Laut Sulawesi bagian barat, perairan Sulawesi Utara, Laut Maluku bagian selatan, perairan barat dan timur Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat hingga Papua, perairan Biak, dan Samudra Pasifik utara Papua.

Selain itu, bibit siklon dapat menimbulkan gelombang setinggi 2,5 sampai 4 meter terjadi di Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan Bitung-Kepulauan Sitaro, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat.

Guswanto mengemukakan, citra satelit Himawari-8 kanal Enhanced-IR belum menunjukkan adanya aktivitas konvektif yang signifikan dalam 12 jam terakhir dan data angin perlapisan menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di lapisan bawah hingga menengah.

Menurut dia, model prediksi cuaca numerik skala global menunjukkan sirkulasi masih bertahan dengan sedikit potensi peningkatan intensitas dalam 24 jam ke depan, sebelum perlahan melemah karena memasuki wilayah daratan Filipina bagian selatan dalam 48 sampai 72 jam ke depan.

"Sistem ini cenderung stasioner dalam 24 jam ke depan, kemudian bergerak perlahan ke arah barat-barat laut. Potensi bibit ini untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah," katanya. [Antara]

Baca Juga: Angin Kencang Akibat Siklon Tropis Ellie Landa Bali, Warga Diimbau Tetap di Rumah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI