Astronom Akan Memancing Meteorit dari Laut Gunakan Bantuan Magnet

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 15 Agustus 2022 | 14:29 WIB
Astronom Akan Memancing Meteorit dari Laut Gunakan Bantuan Magnet
CNEOS 2014-01-08. [Harvard.edu]

Suara.com - Para astronom berencana untuk memancing meteorit yang jatuh ke laut menggunakan bantuan magnet.

Meteorit ini berasal dari sistem bintang lain yang menabrak Samudra Pasifik dengan energi yang setara sekitar 121 ton TNT.

Dikenal sebagai CNEOS 2014-01-08, tim astronom dari Universitas Harvard berharap dapat menemukan pecahan batu antarbintang yang menghantam Bumi pada 8 Januari 2014 ini.

"Menemukan fragmen seperti itu akan menjadi kontak pertama yang dilakukan umat manusia dengan material yang lebih besar dari debu luar tata surya," kata Amir Siraj, astrofisikawan di Universitas Harvard, dikutip dari Live Science, Senin (15/8/2022).

Siraj mengidentifikasi asal-usul objek tersebut dalam studi 2019 dengan keyakinan 99,999 persen, tetapi baru pada Mei 2022 dikonfirmasikan ke Siraj oleh Komando Luar Angkasa Amerika Serikat.

Tidak ada saksi yang diketahui mengenai objek yang menabrak Bumi tersebut.

Ilustrasi meteorit. (Pixabay/AlexAntropov86)
Ilustrasi meteorit. (Pixabay/AlexAntropov86)

"Itu menghantam atmosfer sekitar 160 kilometer di lepas pantai Papua Nugini pada tengah malam, kekuatannya setara dengan sekitar 1 persen energi bom Hiroshima," tambah Siraj.

CNEOS 2014-01-08 berukuran 0,5 meter dan tampaknya menjadi objek antarbintang pertama yang pernah ditemukan di tata surya.

CNEOS 2014-01-08 diperkirakan berasal dari sistem bintang lain karena bergerak dengan kecepatan 60 kilometer per detik relatif terhadap Matahari.

baca juga

Objek tersebut terlalu cepat untuk terikat oleh gravitasi Matahari.

Dalam misi terbaru, Siraj dan rekan-rekannya akan melakukan ekspedisi senilai 1,6 juta dolar AS untuk menurunkan magnet ke lokasi di mana meteorit tersebut jatuh.

Menurut Siraj, CNEOS 2014-01-08 jauh melebihi kekuatan material meteorit besi biasa, yang seharusnya membuatnya lebih mudah untuk dipulihkan.

Kekuatan material sendiri mengacu pada seberapa mudah sesuatu dapat menahan deformasi atau kerusakan oleh beban.

Menurut Siraj, kebanyakan meteorit mengandung besi yang cukup sehingga itu akan menempel pada jenis magnet yang akan kami gunakan pada ekspedisi laut.

"Mengingat kekuatan materialnya yang sangat tinggi, kemungkinan besar fragmen CNEOS 2014-01-08 bersifat feromagnetik," tutup Siraj.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shen Yue Diejek Gemuk dan Diminta Diet, Penggemar Sigap Bela sang Aktris

Shen Yue Diejek Gemuk dan Diminta Diet, Penggemar Sigap Bela sang Aktris

Your Say | Selasa, 12 Juli 2022 | 06:28 WIB

Ilmuwan Temukan Kristal Baru Misterius, Terawetkan di Dalam Debu Meteorit

Ilmuwan Temukan Kristal Baru Misterius, Terawetkan di Dalam Debu Meteorit

Tekno | Selasa, 05 Juli 2022 | 12:41 WIB

Ada Supermoon, Saksikan 5 Fenomena Langit Sepanjang Juli 2022

Ada Supermoon, Saksikan 5 Fenomena Langit Sepanjang Juli 2022

Tekno | Selasa, 05 Juli 2022 | 11:15 WIB

Dikira Hujan Meteor, Ilmuwan Ungkap Faktanya

Dikira Hujan Meteor, Ilmuwan Ungkap Faktanya

Tekno | Kamis, 02 Juni 2022 | 05:58 WIB

Jangan Terlewat! Saksikan Hujan Meteor Tau-Herculids Malam Ini

Jangan Terlewat! Saksikan Hujan Meteor Tau-Herculids Malam Ini

Tekno | Senin, 30 Mei 2022 | 15:52 WIB

Pejalari Meteorit Mars, Ilmuwan Cari Tanda-tanda Kehidupan

Pejalari Meteorit Mars, Ilmuwan Cari Tanda-tanda Kehidupan

Tekno | Senin, 16 Mei 2022 | 12:17 WIB

Terkini

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

×