Ilmuwan Akan Hidupkan Kembali Harimau Tasmania yang Punah Sejak 1936

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:41 WIB
Ilmuwan Akan Hidupkan Kembali Harimau Tasmania yang Punah Sejak 1936
Harimau Tasmania. [Wikipedia]

Suara.com - Para ilmuwan di Australia dan Amerika Serikat berencana menghidupkan kembali harimau Tasmania dari kepunahan.

Harimau Tasmania terakhir yang diketahui telah mati pada sekitar 1936.

Tim ahli mengatakan hewan itu dapat dihidupkan kembali menggunakan sel induk dan teknologi penyuntingan gen.

Diperkirakan harimau Tasmania dapat diperkenalkan kembali ke alam liar dalam waktu 10 tahun.

Harimau Tasmania mendapatkan namanya karena memiliki motif belang-belang di sepanjang punggungnya.

Tapi, sebenarnya hewan itu adalah hewan berkantong, jenis mamalia Australia yang membesarkan anak-anaknya di dalam kantong.

Bayi macan Tasmania lahir 133 tahun lalu. [BBC]
Bayi harimau Tasmania lahir 133 tahun lalu. [BBC]

Para ilmuwan dalam proyek ini berencana untuk mengambil sel induk dari spesies berkantong yang masih hidup dengan DNA serupa.

Kemudian, menggunakan teknologi penyuntingan gen untuk mengembalikan spesies yang punah.

Proyek ini akan menjadi pencapaian luar biasa bagi para peneliti dan membutuhkan sejumlah terobosan ilmiah.

"Saya percaya bahwa dalam waktu 10 tahun, kita bisa memiliki bayi harimau Tasmania yang masih hidup sejak mereka diburu hingga punah hampir satu abad yang lalu," kata Andrew Pask, profesor yang memimpin penelitian dari University of Melbourne, dikutip dari BBC, Kamis (18/8/2022).

Populasi harimau Tasmania menurun ketika manusia tiba di Australia puluhan ribu tahun yang lalu, ketika spesies anjing liar muncul.

Pada akhirnya, harimau Tasmania hanya berkeliaran bebas di pulau Tasmania dan diburu hingga punah.

Jika para ilmuwan berhasil menghidupkan kembali harimau Tasmania, itu akan menandai peristiwa penghidupan kembali hewan yang telah punah pertama dalam sejarah.

Namun, banyak ahli lainnya meragukan ambisi tersebut. Sebelumnya, gagasan untuk menghidupkan kembali harimau Tasmania telah ada selama lebih dari 20 tahun.

Pada 1999, Museum Australia mulai merancang proyek untuk mengkloning hewan tersebut dan berbagai upaya telah dilakukan, sejak saat itu untuk mengekstrak atau menciptakan kembali DNA yang layak dari sampel.

Ilustrasi ilmuwan. [Freepik]
Ilustrasi ilmuwan. [Freepik]

Proyek terbaru ini sendiri merupakan kemitraan antara para ilmuwan di University of Melbourne dan perusahaan yang berbasis di Texas, Colossal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Bintang Tercepat di Lubang Hitam Bimasakti

Ilmuwan Temukan Bintang Tercepat di Lubang Hitam Bimasakti

Tekno | Kamis, 07 Juli 2022 | 15:14 WIB

Ilmuwan Identifikasi Teratai Terbesar di Dunia, Berusia 177 Tahun

Ilmuwan Identifikasi Teratai Terbesar di Dunia, Berusia 177 Tahun

Tekno | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:07 WIB

Ilmuwan Temukan Kristal Baru Misterius, Terawetkan di Dalam Debu Meteorit

Ilmuwan Temukan Kristal Baru Misterius, Terawetkan di Dalam Debu Meteorit

Tekno | Selasa, 05 Juli 2022 | 12:41 WIB

Ilmuwan Identifikasi Kasus Pertama Penularan Covid-19 Dari Kucing ke Manusia

Ilmuwan Identifikasi Kasus Pertama Penularan Covid-19 Dari Kucing ke Manusia

Tekno | Kamis, 30 Juni 2022 | 11:12 WIB

Ilmuwan: Ditemukan Ikan Pari Terbesar di Dunia

Ilmuwan: Ditemukan Ikan Pari Terbesar di Dunia

Tekno | Selasa, 21 Juni 2022 | 06:26 WIB

Peneliti Ini Robohkan Klaim Ilmuwan China yang Sebut Tangkap Sinyal Alien

Peneliti Ini Robohkan Klaim Ilmuwan China yang Sebut Tangkap Sinyal Alien

Tekno | Minggu, 19 Juni 2022 | 06:45 WIB

Terkini

HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo

HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:15 WIB

Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max

Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Adu Spek POCO X8 Pro vs iQOO Z11, Pilih HP Midrange Gahar yang Mana?

Adu Spek POCO X8 Pro vs iQOO Z11, Pilih HP Midrange Gahar yang Mana?

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:04 WIB

Spesifikasi Tecno Pova 8 5G: HP Midrange dengan Kamera Sony dan Baterai 8.000 mAh

Spesifikasi Tecno Pova 8 5G: HP Midrange dengan Kamera Sony dan Baterai 8.000 mAh

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:35 WIB

Redmi K90 Ultra Siap Jadi HP Gaming Premium Terjangkau, Bawa Baterai 8.500 mAh

Redmi K90 Ultra Siap Jadi HP Gaming Premium Terjangkau, Bawa Baterai 8.500 mAh

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:15 WIB

Bocoran Vivo T5 Lite 5G: Baterai 6.500mAh, Layar 120Hz, dan Dimensity 6300 Siap Guncang HP Mid-range

Bocoran Vivo T5 Lite 5G: Baterai 6.500mAh, Layar 120Hz, dan Dimensity 6300 Siap Guncang HP Mid-range

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:51 WIB

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 Juni 2026: Klaim Voucher, Jersey, dan Evo Famas

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 Juni 2026: Klaim Voucher, Jersey, dan Evo Famas

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:45 WIB

Lawan DJI Osmo Pocket, Insta360 Luna Ultra Bawa Dua Lensa Leica dan Zoom 12x

Lawan DJI Osmo Pocket, Insta360 Luna Ultra Bawa Dua Lensa Leica dan Zoom 12x

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:24 WIB

Samsung Health Berbasis AI Hadir di Galaxy Watch, Bisa Deteksi Tanda Tubuh Mulai Sakit Saat Tidur

Samsung Health Berbasis AI Hadir di Galaxy Watch, Bisa Deteksi Tanda Tubuh Mulai Sakit Saat Tidur

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:11 WIB

3 HP Lipat Paling Murah Mulai Rp4 Jutaan, Penyimpanan Luas dan Performa Kencang

3 HP Lipat Paling Murah Mulai Rp4 Jutaan, Penyimpanan Luas dan Performa Kencang

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:05 WIB