Malware ATM dan Pos Pulih dari Covid-19, Jumlah Serangan Siber Terus Bertambah pada 2022

Dythia Novianty

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 18:25 WIB
Malware ATM dan Pos Pulih dari Covid-19, Jumlah Serangan Siber Terus Bertambah pada 2022
Ilustrasi mesin ATM (Shutterstock).
Ilustrasi Hacker - Hacker Paling Terkenal dan Berbahaya di Dunia (Unplash)
Ilustrasi Hacker. (Unplash)

Secara total, 4173 perangkat diserang pada Januari-Agustus 2022.

Para ahli memperkirakan jumlah serangan terhadap perangkat ATM/PoS akan terus
meningkat pada kuartal IV 2022.

HydraPoS dan AbaddonPoS menyumbang sekitar 71 persen dari semua deteksi malware ATM/PoS pada 2020-2022, dengan masing-masing 36 persen dan 35 persen.

Pemimpin peringkat, HydraPoS, berasal dari Brasil dan dikenal karena mengkloning kartu kredit.

Menurut laporan Portal Intelijen Ancaman
Kaspersky, keluarga ini digunakan dalam serangan yang melibatkan rekayasa sosial.

“Ada teknik yang berbeda. Mereka bergantung pada siapa yang melakukan serangan dan keluarga mana yang digunakan.," komentar Fabio Assolini, Kepala Pusat Penelitian, Amerika Latin di Kaspersky.

Menurutnya, penyerang melakukan panggilan telepon atau bahkan datang ke kantor korban.

"Mereka menyamar sebagai karyawan bank atau perusahaan kartu kredit dan mencoba meyakinkan korban untuk menginstal malware seolah-olah itu adalah pembaruan sistem”,  beber dia.

Jenis Keluarga Malware Jumlah Deteksi

baca juga
Ilustrasi malware. [Shutterstock]
Ilustrasi malware. [Shutterstock]
  • HydraPoS 36%
  • AbaddonPoS 35%
  • Ploutus 3%
  • RawPoS 2%
  • Prilex 2%

Keluarga malware ATM/PoS paling aktif pada 2022 berdasarkan pangsa deteksi

Peringkat lima besar lainnya juga termasuk Ploutus (3 perseb) – keluarga malware yang digunakan untuk memodifikasi perangkat lunak yang sah dan eskalasi hak istimewa untuk mengontrol ATM dan memperoleh hak administratif, yang memungkinkan pelaku kejahatan siber untuk men-jackpot ATM
sesuai permintaan.

RawPoS (malware yang dapat mengekstrak data strip magnetik penuh dari memori yang mudah menguap) dan Prilex (proses penyalahgunaan malware yang terkait dengan perangkat lunak PoS dan transaksi kartu kredit dan debit), masing-masing menyumbang 2 persen.

Sebanyak 61 keluarga lainnya yang dianalisis dan modifikasi menyumbang kurang dari 2 persen per masing-masing.

“Malware PoS lebih tersebar luas daripada malware ATM karena memberikan akses yang cukup mudah ke uang," kata Fabio Assolini.

Jika ATM biasanya terlindungi dengan cukup baik, tambahnya, pemilik kafe, restoran, dan toko sering kali tidak memikirkan keamanan siber dari terminal pembayaran mereka, menjadikan mereka target bagi para penyerang.

Ilustrasi Malware. [Damien Meyer/AFP]
Ilustrasi Malware. [Damien Meyer/AFP]

"Selain itu, model bisnis kriminal baru seperti malware-as-a-service muncul untuk menurunkan standar keterampilan bagi calon pelaku ancaman," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Heboh Peretasan GTA VI, Hacker Gunakan Bagian Bantuan 2K Games Kirim Malware ke Gamers

Usai Heboh Peretasan GTA VI, Hacker Gunakan Bagian Bantuan 2K Games Kirim Malware ke Gamers

Tekno | Jum'at, 23 September 2022 | 06:05 WIB

Lupa Bawa Kartu ATM BCA? Begini Cara Tarik Tunainya di ATM

Lupa Bawa Kartu ATM BCA? Begini Cara Tarik Tunainya di ATM

Tekno | Kamis, 22 September 2022 | 12:28 WIB

Cari ATM Terdekat Pakai Google Maps, Lakukan Cara Ini !

Cari ATM Terdekat Pakai Google Maps, Lakukan Cara Ini !

Tekno | Selasa, 20 September 2022 | 20:38 WIB

Terkini

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Ini Tantangan Ibu Memenuhi Nutrisi Anak Usia Sekolah

Ini Tantangan Ibu Memenuhi Nutrisi Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 04 September 2026 | 22:48 WIB

Kebakaran TPA Putri Cempo, Polri Kerahkan Helikopter dan Water Cannon untuk Percepatan Pemadaman

Kebakaran TPA Putri Cempo, Polri Kerahkan Helikopter dan Water Cannon untuk Percepatan Pemadaman

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:46 WIB

623 Titik Panas Terpantau di Sumsel, 317 Masih Diverifikasi Polda

623 Titik Panas Terpantau di Sumsel, 317 Masih Diverifikasi Polda

Sumsel | Jum'at, 04 September 2026 | 22:45 WIB

×