Malware ATM dan Pos Pulih dari Covid-19, Jumlah Serangan Siber Terus Bertambah pada 2022

Dythia Novianty

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 18:25 WIB
Malware ATM dan Pos Pulih dari Covid-19, Jumlah Serangan Siber Terus Bertambah pada 2022
Ilustrasi mesin ATM (Shutterstock).

Suara.com - Pada 2020, jumlah serangan siber di ATM (Automatic Teller Machine) dan terminal PoS menurun secara signifikan akibat pandemi.

Sekarang, dengan kembalinya pola pengeluaran lama, aktivitas pelaku ancaman kembali meningkat.

HydraPoS dan AbaddonPoS adalah keluarga malware paling banyak beredar pada 2022, terhitung sekitar 71 persen dari semua deteksi.

Untuk ATM, malware paling aktif adalah Ploutus, terhitung 3 persen dari semua deteksi dalam delapan bulan pertama 2022.

Temuan ini dan lainnya adalah bagian dari laporan malware ATM/PoS baru yang dikeluarkan oleh Kaspersky.

Penjahat dunia maya menyerang sistem tertanam yang digunakan di ATM dan terminal point-of-sale (PoS) untuk mencuri uang tunai, kredensial kartu kredit, dan data pribadi.

Ilustrasi kartu kredit (Pexels.com/Pixabay)
Ilustrasi kartu kredit (Pexels.com/Pixabay)

Bahkan, menembus sistem untuk mendapatkan kendali atas semua perangkat dalam jaringan.

Penyerang dapat memperoleh ribuan dolar hanya dalam semalam.

Banyak versi Windows yang digunakan di ATM telah mencapai masa dukungannya sejak lama dan mungkin menjadi sasaran empuk, sementara terminal PoS digunakan oleh banyak bisnis dengan tingkat kematangan keamanan siber yang rendah.

baca juga

Ketika pandemi melanda, jumlah serangan menurun tajam dibandingkan tahun sebelumnya – dari sekitar 8000 pada 2019, menjadi 5.000 pada 2020.

Menurut penilaian para ahli, ini terjadi karena
beberapa alasan – termasuk pengurangan jumlah total ATM di seluruh dunia, penutupan selama pembatasan pandemi, serta pengeluaran masyarakat yang menyusut secara keseluruhan.

Akibatnya, penyerang melihat kontrak pasar dalam hal jumlah target mereka.

Sekarang, pembatasan sosial telah jauh lebih dilonggarkan, pola pengeluaran lama telah kembali, dan oleh karena itu aktivitas aktor ancaman semakin meningkat.

Pada 2021, jumlah perangkat yang terinfeksi oleh malware ATM/PoS naik 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam delapan bulan pertama 2022, jumlahnya tumbuh 19 persen dibandingkan periode yang sama 2020, dan hampir 4 persen dibandingkan 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Heboh Peretasan GTA VI, Hacker Gunakan Bagian Bantuan 2K Games Kirim Malware ke Gamers

Usai Heboh Peretasan GTA VI, Hacker Gunakan Bagian Bantuan 2K Games Kirim Malware ke Gamers

Tekno | Jum'at, 23 September 2022 | 06:05 WIB

Lupa Bawa Kartu ATM BCA? Begini Cara Tarik Tunainya di ATM

Lupa Bawa Kartu ATM BCA? Begini Cara Tarik Tunainya di ATM

Tekno | Kamis, 22 September 2022 | 12:28 WIB

Cari ATM Terdekat Pakai Google Maps, Lakukan Cara Ini !

Cari ATM Terdekat Pakai Google Maps, Lakukan Cara Ini !

Tekno | Selasa, 20 September 2022 | 20:38 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×