Kaspersky: Setiap 3 Komputer Industri Kena Serangan Siber

Dythia Novianty

Minggu, 16 Oktober 2022 | 19:05 WIB
Kaspersky: Setiap 3 Komputer Industri Kena Serangan Siber
Ilustrasi peretas sedang melancarkan serangan siber. [Shutterstock]

Suara.com - Menurut temuan Kaspersky, untuk di kawasan Timur Tengah saja, setiap tiga komputer industri diserang para aktor ancaman siber dalam periode enam bulan pertama 2022.

Hal ini sejalan dengan tren global yang menunjukkan bahwa sebanyak 31,8 persen komputer ICS (industrial computer system) di seluruh dunia, menghadapi setidaknya satu percobaan serangan di paruh pertama di tahun ini.

Mengingat tren ini, keamanan siber harus menjadi prioritas utama bagi perusahaan, oleh karena itu untuk mempromosikan pesan ini, Kaspersky mengangkatnya ke level tertinggi.

"Didukung data intelijen ancaman global, portofolio solusi perusahaan kami menggabungkan berbagai lapisan perlindungan terhadap segala jenis ancaman siber untuk memenuhi kebutuhan organisasi dengan tingkat kematangan keamanan siber yang berbeda,” kata Amir Kanaan, Managing Director Kaspersky di Timur Tengah.

Bersamaan dengan peringatan global, Kaspersky juga menandai 15 tahun beroperasinya perusahaan keamanan siber di kawasan Timur Tengah.

Awal pekan ini, sebagai bagian dari acara GITEX, Kaspersky juga mempresentasikan portofolio solusi keamanan siber untuk perusahaan.

Ilustrasi serangan siber (Shutterstock).
Ilustrasi serangan siber (Shutterstock).

Ini termasuk Kaspersky Managed Detection and Response, yang memberikan perlindungan canggih selama 24 jam dari ancaman, didukung oleh salah satu tim pemburu ancaman (threat hunters) paling sukses di industri.

Threat Intelligence Kaspersky, juga turut ditampilkan, platform tersebut menyediakan akses ke data intelijen ancaman teknis, taktis, operasional, dan strategis dari para peneliti dan analis terkemuka dunia.

Kaspersky telah menempatkan keamanan pelanggannya sebagai prioritas utama, ini dibuktikan dengan secara teratur melakukan penilaian pihak ketiga oleh pakar industri independen untuk memastikannya memberikan solusi terdepan di industri.

baca juga

Pada 2021 saja, perusahaan berpartisipasi dalam 75 tes dan ulasan independen serta menerima 57 penghargaan di peringkat pertama.

Baru-baru ini, Kaspersky Endpoint Detection and Response Expert menunjukkan “Total Accuracy Rating” yang mencapai 100 persen, setelah mendeteksi seluruh elemen dari setiap ancaman dalam penilaian Enterprise Advanced Security komparatif oleh organisasi pengujian keamanan independen SE Labs.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BSSN Bantu Universitas Brawijaya Atas Serangan Siber yang Incar Data Alumni

BSSN Bantu Universitas Brawijaya Atas Serangan Siber yang Incar Data Alumni

Tekno | Selasa, 13 September 2022 | 21:33 WIB

Kepala BSSN: Serangan Siber Bjorka Termasuk Intensitas Rendah

Kepala BSSN: Serangan Siber Bjorka Termasuk Intensitas Rendah

Tekno | Selasa, 13 September 2022 | 19:25 WIB

Pemerintah Gagap Hadapi Serangan Siber, Ini Langkah Amankan Data Sendiri di Internet

Pemerintah Gagap Hadapi Serangan Siber, Ini Langkah Amankan Data Sendiri di Internet

Tekno | Selasa, 13 September 2022 | 17:13 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×