Pengertian Teknologi OIS Smartphone dan Cara Kerjanya

Dythia Novianty

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:35 WIB
Pengertian Teknologi OIS Smartphone dan Cara Kerjanya
Poco F4. [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Teknologi kamera di smartphone kini semakin canggih, misalnya sensor kamera yang semakin besar, kemampuan AI yang semakin adaptif, dan terutama adanya teknologi Optical Image Stabilization (OIS).

Selain itu, chipset kencang yang mampu memproses gambar dengan baik akan menghasilkan gambar yang tajam dan warna yang akurat.

“Anak muda suka foto-foto dan memamerkan kreasi mereka lewat media sosial. Mereka butuh perangkat yang mumpuni dan mudah digunakan untuk kebutuhan hasil foto yang berkualitas,” ujar Andi Renreng, Head of Marketing POCO Indonesia dalam keterangan resminya, Jumat (21/10/2022).

Kehadiran OIS mampu menghasilkan foto yang sempurna. Foto yang dihasilkan tampak nyata seperti objek aslinya, minim blur, dan tetap cerah dalam kondisi minim cahaya.

Apa itu OIS dan bagaimana manfaatnya dalam pembuatan konten?

Optical Image Stabilization (OIS) di smartphone adalah teknologi yang digunakan pada smartphone dan kamera yang membantu menstabilkan komponen pengambilan foto dari ponsel tersebut.

Penggunaan teknologi OIS. [Poco Indonesia]
Penggunaan teknologi OIS. [Poco Indonesia]

Hal ini untuk meminimalkan atau sepenuhnya meniadakan 'goyangan' pada gambar sehingga hasil bidikan menjadi lebih tajam bahkan saat pengambilan gambar langsung dengan tangan.

OIS sangat membantu ketika pengambilan foto di malam hari atau skenario cahaya redup.

Teknologi ini membuat kamera di smartphone stabil lebih lama sehingga dapat mengambil lebih banyak cahaya saat dalam pengaturan yang lebih gelap.

baca juga

Sehingga menghasilkan foto yang lebih cerah dan lebih menyenangkan seperti menggunakan tripod atau perangkat stabilisasi lainnya.

Namun, OIS hanya membantu menstabilkan dalam kondisi kamera yang sedikit bergerak, bukan subjek yang bergerak, bahkan berpindah cepat.

Jadi, OIS tidak akan membantu untuk kamu yang ingin mengambil gambar benda bergerak, misalnya orang yang sedang berlari atau hewan peliharaan kamu yang bergerak

OIS bekerja dengan menggunakan mekanisme sensor, magnet elektro, dan rotor yang kompleks tetapi ringkas.

Komponen-komponen ini membantu menggerakkan sensor, yang biasanya ditambatkan ke bagian lain ponsel menggunakan struktur kecil seperti pegas, yang memungkinkannya bergerak hingga tingkat tertentu.

Ketika tangan kamu bergetar saat mengambil gambar sehingga smartphone bergerak, sensor dalam mekanisme OIS dengan cepat merasakan arah gerakan tersebut terjadi dan mengirim sinyal ke elektromagnet yang sekarang dapat menggerakkan sensor sesuai keinginan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga: Kamera Samsung Galaxy S10 Gunakan Sensor Gambar Terbaru

Diduga: Kamera Samsung Galaxy S10 Gunakan Sensor Gambar Terbaru

Tekno | Jum'at, 25 Januari 2019 | 13:00 WIB

Terungkap! Oppo Siapkan Smartphone dengan 10X Optical Zoom

Terungkap! Oppo Siapkan Smartphone dengan 10X Optical Zoom

Tekno | Selasa, 15 Januari 2019 | 11:02 WIB

Selain untuk Berfoto, Ini Manfaat Lain Kamera Smartphone

Selain untuk Berfoto, Ini Manfaat Lain Kamera Smartphone

Tekno | Minggu, 29 Juli 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×