Apple Dipaksa Terapkan Ekosistem Terbuka ala HP Android

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Rabu, 02 November 2022 | 14:34 WIB
Apple Dipaksa Terapkan Ekosistem Terbuka ala HP Android
Logo Apple. [Free-Photos/Pixabay]

Suara.com - Aturan baru Uni Eropa yang mulai berlaku bisa memaksa Apple untuk menerapkan ekosistem terbuka ala ponsel Android.

Regulasi baru itu bisa memungkinkan pengguna iPhone dan iPad untuk mengakses toko aplikasi pihak ketiga di luar App Store dan mengizinkan sideloading aplikasi.

Peraturan baru tersebut dinilai bisa membuat sektor digital menjadi lebih adil dan kompetitif, seperti diwartakan Macrumors, Rabu (2/11/2022).

Lewat Digital Markets Act (DMA), aturan itu akan berlaku untuk para raksasa teknologi yang memenuhi kriteria 'gatekeeper' dan memaksa mereka untuk membuka berbagai layanan dan platform buatannya ke perusahaan atau pengembang lain.

Apple sendiri hampir pasti diklasifikasikan sebagai "gatekeeper" karena ukuran omset tahunannya di Uni Eropa, status kepemilikan dan pengoperasian platform dengan sejumlah besar pengguna aktif, hingga rekam jejak perusahaan.

Oleh karenanya, mereka kemungkinan bisa tunduk pada aturan baru DMA. DMA pun dapat memaksa Apple untuk membuat perubahan besar pada cara kerja App Store, Message (aplikasi perpesanan), FaceTime (aplikasi panggilan audio dan audio), serta Siri (asisten pintar) di Eropa.

Ilustrasi App Store, toko aplikasi Apple (Shutterstock).
Ilustrasi App Store, toko aplikasi Apple (Shutterstock).

Misalnya, Apple dapat dipaksa untuk mengizinkan pengguna menginstal toko aplikasi pihak ketiga dan aplikasi sideload. Dengan demikian pengguna bisa memasang aplikasi lain di luar toko aplikasi App Store.

Salah satu aturan terbaru DMA adalah persyaratan untuk membuat layanan pesan, panggilan suara, dan panggilan video dapat dioperasikan.

Aturan interoperabilitas ini secara teori memungkinkan aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp dan Messenger dapat terhubung dengan iMessage Apple.

baca juga

DMA sendiri diusulkan oleh Komisi Eropa pada Desember 2020 dan disetujui Parlemen Eropa dan Dewan pada Maret 2022.

Kini aturan itu masuk fase implementasi selama enam bulan dan akan mulai berlaku pada 2 Mei 2023.

Dalam waktu dua bulan dan selambat-lambatnya pada 3 Juli 2023, gatekeeper potensial harus memberi tahu Komisi tentang layanan platform inti mereka jika mereka memenuhi ambang batas yang ditetapkan oleh DMA.

Setelah Komisi menerima informasi lengkap, mereka memberikan waktu 45 hari kerja untuk membuat penilaian apakah perusahaan yang bersangkutan memenuhi ambang batas dan menunjuk mereka sebagai gatekeeper.

Setelah itu, gatekeeper akan memiliki waktu enam bulan untuk memenuhi persyaratan di DMA, paling lambat 6 Maret 2024.

Jika Apple ditunjuk sebagai gatekeeper, mereka harus membuat perubahan besar pada platform iPhone dan iPad sesuai aturan tersebut.

Ilustrasi iPhone (Pexels/Martin Sanchez)
Ilustrasi iPhone (Pexels/Martin Sanchez)

Di sisi lain sebelum undang-undang itu disahkan, Apple mengaku khawatir kalau beberapa ketentuan DMA akan menciptakan celah kerentanan privasi dan keamanan bagi penggunanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layanan Keuangan Apple, Google, Amazon Picu Kekhawatiran Antimonopoli

Layanan Keuangan Apple, Google, Amazon Picu Kekhawatiran Antimonopoli

Tekno | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:13 WIB

Apple Terpaksa Biarkan iPhone Gunakan USB-Type C, Tinggalkan Lightning

Apple Terpaksa Biarkan iPhone Gunakan USB-Type C, Tinggalkan Lightning

Tekno | Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:37 WIB

Apple Rilis iPadOS 16 Hadirkan Stage Manager dan Fitur Lainnya

Apple Rilis iPadOS 16 Hadirkan Stage Manager dan Fitur Lainnya

Tekno | Selasa, 25 Oktober 2022 | 11:09 WIB

Terkini

5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik yang Cocok untuk Multitasking

5 HP Gaming Rp3 Jutaan Terbaik yang Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:10 WIB

7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh

7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:08 WIB

Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition

Bidik Tren Smart Home Indonesia, Buka Pintu Pakai Sidik Jari hingga Face Recognition

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:23 WIB

SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing

SSD PCIe 5.0 Baru Hadir, Kecepatan Tembus 11.000 MB/s untuk Gaming, AI, dan Editing

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:15 WIB

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

4 HP Kamera Telephoto Terbaik 2026, Bisa Memotret Bulan dengan Detail Jelas

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:43 WIB

Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!

Data Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web!

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:36 WIB

Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli

Perbedaan iPhone Bekas, Inter, dan Bypass, Jangan Salah Pilih Sebelum Membeli

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:09 WIB

10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship

10 HP Layar 7 Inci Terbaik 2026, dari Entry Level Rp2 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:46 WIB

4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol

4 HP RAM 8 GB Memori 256 GB di Bawah Rp2 Juta, Multitasking Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:20 WIB

Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Update Harga HP Redmi, POCO, dan Xiaomi Juli 2026: Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:20 WIB

×