Elon Musk Pecat Tim Kurasi, Dikhawatirkan Berefek Bagi Disinformasi Global

Siswanto, BBC

Kamis, 17 November 2022 | 16:52 WIB
Elon Musk Pecat Tim Kurasi, Dikhawatirkan Berefek Bagi Disinformasi Global
BBC

Suara.com - Sebuah tim penting di Twitter, yang bertanggung jawab melawan disinformasi di platform media sosial itu, telah dibubarkan oleh Elon Musk.

Tim kurasi ini dulunya bekerja menambahkan konteks pada cuitan yang menyesatkan atau salah, menyoroti sumber berita terpercaya, dan membuat utas yang terdiri dari unggahan terpercaya seputar isu yang sedang tren dalam bahasa yang paling banyak digunakan di dunia.

Terdapat unit-unit yang berbeda mencakup konten dalam bahasa Inggris, Spanyol, Arab, Hindi, Tamil, Portugis, dan Jepang.

Unit-unit itu bekerja dari Sydney, Singapura, London, Accra, Tokyo, Mexico City dan So Paulo, serta di seluruh Amerika Serikat.

Musk membubarkan seluruh tim itu pada pekan lalu.

Baca juga:

Tim Disinformasi BBC World Service berbicara dengan lima mantan pekerja unit kurasi yang bekerja dalam berbagai bahasa di seluruh dunia.

Mereka meminta untuk tetap anonim karena khawatir akan memengaruhi pesangon mereka.

Sementara itu, Twitter tidak merespons permintaan BBC untuk menanggapi hal ini.

baca juga

'Mata dan telinga'

"Kami sangat mendunia. Satu-satunya yang memiliki mata dan telinga terbuka di berbagai negara," kata seorang pekerja senior.

Mereka menggambarkan bagaimana tim-tim regional menambah nuansa dan literasi budaya mengenai apa yang terjadi di ranah lokal.

"Contohnya, tim melakukan banyak penelitian dan persiapan seputar pemilu yang berbeda. Mereka bisa memahami percakapan lokal, bahkan mengantisipasi disinformasi yang mungkin muncul."

Kurator lainnya, yang mengetahui bahwa mereka dipecat ketika tidak bisa mengakses email, mengatakan bahwa mereka sangat khawatir.

"Pengalaman setiap pengguna akan memburuk karena kurangnya petunjuk," kata mereka.

"Ketakutan saya adalah Twitter akan menjadi platform sayap kanan."

Kurasi

Twitter terlihat seperti platform yang berbeda bagi setiap pengguna, tergantung siapa yang mereka ikuti, minat mereka, juga lokasi mereka.

Di tempat-tempat di mana ada tim kurasi, ada lebih banyak intervensi ketika informasi yang salah mengemuka.

Misalnya, tim akan menambahkan cuitan yang faktanya telah diverifikasi dari sumber terpercaya pada topik yang sedang tren dan memuat informasi yang salah.

Mereka akan membuat "momen" di Twitter, yang merupakan serangkaian cuitan yang telah diverifikasi dan bisa dipercaya seputar suatu tema atau cerita.

Hal inilah yang tidak lagi terjadi.

"Kami tidak memoderasi atau menyensor. Kami tidak pernah menghapus konten, tapi kami menaikkan konten. Jika tim kebijakan mengetahui disinformasi meningkat, mereka akan melaporkannya kepada kami dan kami akan bekerja dengan mitra [berita terpercaya] untuk mendorong mereka untuk memverifikasi informasi itu agar kami bisa menyorotnya," kata salah satu anggota tim kurasi.

'Hantu'

Para anggota tim kurasi mengatakan bahwa "hantu-hantu" dari karya mereka masih ada.

Pengguna Twitter masih bisa melihat beberapa halaman langsung yang membahas sejumlah pemilu atau perang di Ukraina.

Namun ketika konten yang terprogram itu terakhir, pengguna kemungkinan akan merasakan tidak ada lagi kurasi di Twitter.

Hal ini sudah terjadi di beberapa negara.

Pekan lalu, "Kementerian Pertahanan" menjadi salah satu topik hangat di Brasil, yang baru saja rampung menggelar pemilu yang kontroversial.

Topik yang sedang tren di antaranya termasuk cuitan palsu yang menyatakan bahwa pemerintah telah menemukan bukti kecurangan dalam sistem elektoral.

Dengan adanya kurasi, topik itu kemungkinan akan ditambahkan dengan cuitan yang menyanggah disinformasi. Tanpa upaya itu, informasi yang salah dibiarkan menyebar tak terkendali.

Pada awal Desember, warga India yang tinggal di negara bagian Gujarat, tempat asal Perdana Menteri Narendra Modi, akan memberikan suara.

Kontestasi itu akan menunjukkan prospek BJP, sebagai partai politik berkuasa, dalam Pemilu 2024.

Pemilu sebelumnya di India berjalan penuh dengan disinformasi, dan pemilu kali ini akan berlangsung tanpa ada kurasi Twitter dalam bahasa Inggris maupun Hindi.

Di Meksiko dan negara-negara berbahasa Spanyol lainnya, PHK ini akan "berdampak luar biasa", menurut pakar media sosial sekaligus profesor Universitas Otonomi Nasional Meksiko, Luis ngel Hurtado Razo.

"Twitter bukanlah jejaring yang paling banyak digunakan di negara-negara tersebut. Namun karena cepat dan mudahnya berbagi informasi, Twitter menjadi yang paling berpengaruh di ranah publik. Disinformasi itu kemudian menyebar dari Twitter ke platform lain," kata Hurtado Razo.

Di Meksiko misalnya, Razo mengatakan tidak ada cukup lembaga pemeriksa fakta. Tanpa upaya dari Twitter, berita palsu dapat berkembang pesat di platform itu.

'Hal yang sepatutnya'

Wilayah berbeda dengan bahasa yang berbeda memiliki masalah yang berbeda pula.

Dalam bahasa Arab, mayoritas topik yang sedang tren dipengaruhi oleh spam.

Tim kurasi pun tengah menggarap proyek untuk mengatasi ini, namun belum diketahui apakah proyek itu akan berlanjut.

Satu-satunya kantor Twitter di Afrika berlokasi di Ghana. Ketika membuka kantornya pada tahun lalu, Twitter mengatakan ingin lebih "tenggelam" dalam percakapan di Afrika.

Hampir semua staf di Ghana kini telah dipecat.

"Twitter telah melakukan hal yang sepatutnya ketika menyangkut Afrika Sub-Sahara," kata pendiri Digital Africa Research Lab, Rosemary Ajayi.

"Selama ini fokusnya berada di belahan bumi bagian Utara. Ada aktor-aktor yang memanipulasi platform ini selama bertahun-tahun, ada banyak kekerasan dan banyak disinformasi."

"Twitter di era Musk? Kami sudah biasa menghadapi kekacauan," kata Ajayi.

Tetapi dengan kabar bahwa para moderator konten dipecat, "segalanya akan menjadi sangat buruk."

Mariam Issimdar berkontribusi dalam laporan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?

Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:50 WIB

Mengapa Rencana Memindahkan Pusat Data AI ke Luar Angkasa Picu Kekhawatiran Ilmuwan?

Mengapa Rencana Memindahkan Pusat Data AI ke Luar Angkasa Picu Kekhawatiran Ilmuwan?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:35 WIB

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain

Tekno | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:13 WIB

Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!

Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!

Your Say | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:15 WIB

IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN

IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:09 WIB

Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!

Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

Bisik-bisik Trump Saat Salaman Erat dengan Xi Jinping, Pakar Etika Bilang Begini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:38 WIB

Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'

Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 18:40 WIB

Video Benjamin Netanyahu Minum Kopi, Grok: 100 Persen Palsu, Buatan AI

Video Benjamin Netanyahu Minum Kopi, Grok: 100 Persen Palsu, Buatan AI

News | Senin, 16 Maret 2026 | 12:14 WIB

Terkini

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

×