- Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di Beijing, China, pada Rabu malam untuk melaksanakan kunjungan kenegaraan yang bersejarah.
- Agenda utama kunjungan tersebut mencakup pertemuan bilateral dengan Presiden Xi Jinping di Great Hall of the People, Beijing.
- Trump membawa delegasi bisnis untuk mendorong China memperluas akses pasar bagi perusahaan Amerika Serikat demi keuntungan ekonomi global.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mendapat sambutan megah saat tiba di Beijing, Rabu malam waktu setempat, untuk menghadiri pertemuan penting dengan Presiden China, Xi Jinping.
Dilansir dari NY Post, Trump mendarat di Bandara Internasional Beijing Capital dan langsung disambut karpet merah oleh Duta Besar AS untuk China David Perdue, Wakil Presiden China Han Zheng, Duta Besar China untuk Washington Xie Feng, serta Wakil Menteri Luar Negeri Ma Zhaoxu.
Suasana penyambutan berlangsung meriah dengan iringan marching band militer, pasukan kehormatan, serta sekitar 300 anak muda China yang menyanyikan lagu penyambutan sambil mengibarkan bendera Amerika Serikat dan China.
Trump tampak tersenyum sepanjang prosesi penyambutan. Ia turun dari Air Force One bersama putranya Eric Trump, menantunya Lara Trump, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Perang Pete Hegseth, hingga sejumlah tokoh bisnis ternama Amerika.
Di antara rombongan tersebut hadir CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, serta CEO Nvidia, Jensen Huang.
Agenda utama Trump pada esok hari, Kamis (14/5), mencakup kunjungan ke Great Hall of the People di Beijing, pertemuan bilateral dengan Xi Jinping, hingga jamuan makan malam kenegaraan.
Trump juga dijadwalkan kembali bertemu Xi pada Jumat sebelum kembali ke Washington.
Kunjungan ini menjadi momen bersejarah karena menandai pertama kalinya seorang presiden AS menginjakkan kaki di China sejak 2017.
Sebelumnya, Trump dan Xi sempat bertemu dalam forum APEC di Korea Selatan pada Oktober 2025.
Sebelum tiba di Beijing, Trump menegaskan dirinya akan meminta China membuka akses lebih luas bagi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.
Menurutnya, kerja sama ekonomi kedua negara akan membawa keuntungan besar bagi dunia.
“Saya akan meminta Presiden Xi untuk ‘membuka’ China agar para pemimpin bisnis hebat ini bisa bekerja dan membantu membawa Republik Rakyat China ke level yang lebih tinggi,” tulis Trump di Truth Social.