Pusat Data Huawei Akan Bantu Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia

Liberty Jemadu
Pusat Data Huawei Akan Bantu Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia
Peluncuran pusat data Huawei di Jakarta, Rabu (23/11/2022). [Antara]

Pusat data Huawei sudah beroperasi sejak September 2022.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengharapkan pusat data (data center) yang diluncurkan Huawei Cloud Indonesia akan membantu akselerasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia saat ini dan mendatang.

"Saya berharap pusat data lokal cloud Huawei baru ini akan menyediakan platform untuk pengembangan ekosistem digital lokal untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi digital. Ini merupakan strategi penting untuk mencapai visi nasional Indonesia Emas 2045," kata Luhut dalam video sambutannya pada peluncuran Huawei Cloud Indonesia Data Center di Jakarta, Rabu malam (23/11/2022).

Dalam empat tahun terakhir, kata Luhut, investasi digital Indonesia mencapai level tertinggi di kawasan, yaitu sebesar 4,7 miliar dolar AS, menjadikan Indonesia tujuan investasi terpopuler di Asia Tenggara.

Sebagai ekonomi digital terbesar di kawasan ini, Indonesia berharap dapat menggandakan nilai ekonomi menjadi 146 miliar dolar AS pada tahun 2025 dari 70 miliar tahun lalu.

Baca Juga: Hadapi Tantangan di Era Digital, Telkom-ITDRI Gandeng MIT dan Huawei

Untuk mencapai nilai tersebut, Indonesia membutuhkan ekosistem dan infrastruktur digital yang lebih kuat. Cloud Huawei dapat menjadi bagian dari pertumbuhan di tahun-tahun mendatang, menyediakan infrastruktur digital yang lebih ramah lingkungan, mempercepat transformasi digital, dan menumbuhkan bakat digital.

"Kami menghargai Huawei atas kontribusinya yang luar biasa di Indonesia selama 22 tahun terakhir. Di masa mendatang, kami akan menjajaki dan bekerjasama dengan Huawei Cloud di bidang maritim cerdas, pertanian cerdas, layanan kesehatan cerdas, dan lainnya yang akan memadukan kemampuan Huawei dan potensi Indonesia," katanya.

Luhut melihat bahwa peluncuran pusat data cloud Huawei ini sebagai hasil nyata, nyata, dan bermanfaat dari G20.

"Kami telah menyepakati sejumlah besar komitmen dalam KTT, dan sekarang komitmen itu harus diwujudkan," kata dia.

CEO Huawei Indonesia Jacky Chen mengatakan peluncuran pusat data ini merupakan rekor baru--waktu pembangunan tercepat di industri. Pusat data 3AZ rata-rata membutuhkan waktu lebih dari tiga bulan untuk membangun. Kali ini, di Jakarta, Huawei melakukannya hanya dalam 37 hari.

Baca Juga: Bocoran Prototipe Ponsel Lipat Xiaomi Beredar, Mirip Huawei Mate X?

"Kami memecahkan rekor kami sendiri, dan rekor industri. Jadi, izinkan saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemasok kami DCI Indonesia, dan kepada seluruh mitra dan pemerintah departemen yang membantu mewujudkan pencapaian ini. Bersama-sama, kita telah membuat sejarah," katanya.