Suara.com - Uni Eropa baru saja mengesahkan peraturan yang memaksa produsen elektronik menggunakan port USB-C untuk pengisian daya. Peraturan ini berlaku mulai 27 Desember 2024.
Dengan demikian, Apple yang juga produsen produk elektronik mesti mengganti konektor Lightning menjadi USB-C sebelum tanggal tersebut, seperti dilaporkan Techradar, Senin (12/12/2022).
Artinya iPhone 16 yang diluncurkan 2024 kemungkinan masih bisa menggunakan port Lightning. Namun, untuk iPhone 17 yang dirilis 2025, Apple mau tak mau harus menggantinya ke USB-C.
Meski begitu Apple masih bisa menyiasatinya dengan merilis iPhone 17 tanpa port sepenuhnya.
Sebab aturan baru Uni Eropa ini tidak mewajibkan perangkat menggunakan USB-C apabila wireless atau nirkabel.
Dengan itu maka ada kemungkinan kalau iPhone 17 dirilis tanpa port USB-C maupun Lightning.
![Ilustrasi USB-C. [Denys Vitali/Pixabay]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/24/61024-ilustrasi-usb-c.jpg)
Ponsel hanya bisa mengandalkan Wifi untuk transfer data dan wireless charger untuk mengisi daya secara nirkabel.
Sedangkan untuk produsen laptop, Uni Eropa menerapkan peraturan tersebut lebih lama hingga April 2026.
Tapi semua produsen dipaksa untuk menyediakan kecepatan charger yang sama untuk meningkatkan kompatibilitas.
Rumor kehadiran USB-C di iPhone sudah mencuat sejak 2020. Tapi hingga sekarang Apple masih belum menghadirkannya.
Kendati demikian Apple sudah menggunakan USB-C di port laptop MacBook hingga tablet iPad. Jadi hanya iPhone yang masih menggunakan port Lightning untuk mengisi daya baterai.
Rumor menyatakan kalau iPhone 15 masih menggunakan port Lightning. Namun, untuk iPhone 16 yang dirilis 2024, kemungkinan ponsel itu sudah memakai port USB-C.