Baba Vanga Bikin Ramalan Mengerikan 2023, Ada Uji Senjata Biologis Tewaskan Jutaan Orang

Dythia Novianty

Selasa, 20 Desember 2022 | 09:59 WIB
Baba Vanga Bikin Ramalan Mengerikan 2023, Ada Uji Senjata Biologis Tewaskan Jutaan Orang
Nabiah Baba Vanga, peramal buta Bulgaria. (Wikimedia)

Suara.com - Dikenal sebagai Nostradamus dari Balkan, Baba Vanga, yang meninggal 25 tahun pada 1996 dalam usia 84 tahun, membuat lima ramalan menakutkan untuk 2023 sebelum kematiannya.

Mistikus Bulgaria, yang membuat prediksi setiap tahun hingga 5079, membayangkan bencana badai matahari, pengujian senjata biologis pada manusia, pergeseran orbit Bumi, ledakan nuklir, dan berakhirnya kelahiran alami pada 2023.

Vanga meramalkan bahwa 'negara besar' akan melakukan studi senjata biologis pada manusia, yang akan mengakibatkan kematian ribuan orang.

Namun, Konvensi Senjata Biologis Perserikatan Bangsa-Bangsa melarang jenis eksperimen ini dilakukan.

Baba, yang dengan tepat memprediksi bencana Chernobyl, juga memperingatkan potensi ledakan pembangkit listrik tenaga nuklir pada 2023.

Prediksi menakutkan ini muncul saat para pemimpin dunia mengkhawatirkan bencana nuklir di Ukraina.

Ilustrasi nuklir - Bahan Baku Nuklir (pexels)
Ilustrasi nuklir. (pexels)

Baru bulan lalu, ledakan dahsyat mengguncang area di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia Ukraina, dengan kepala energi atom PBB menyebut, perang Rusia di Ukraina 'sangat mengganggu'.

Baba juga meramalkan bahwa tahun depan Bumi akan mengalami perubahan orbitnya entah bagaimana - meskipun rinciannya tidak diberikan.

Setiap tahun, Bumi menempuh jarak 584 juta mil mengelilingi matahari, namun orbitnya dapat sedikit bergeser karena gaya gravitasi planet lain.

baca juga

Meskipun pergeseran sedemikian radikal hanya dalam waktu satu tahun akan merusak lingkungan kita karena akan menyebabkan suhu melonjak, naiknya permukaan laut, dan tingkat radiasi.

Kedatangan badai matahari dengan kekuatan yang belum pernah disaksikan sebelumnya di planet Bumi adalah ramalan mengerikan lainnya.

Badai matahari dapat menyebabkan pemadaman massal dan gangguan komunikasi, menyebabkan banyak masalah.

Badai matahari terjadi ketika semburan energi dilepaskan dari matahari, mengirimkan muatan listrik, medan magnet, dan radiasi yang meluncur cepat menuju Bumi.

Prediksi menakutkan lainnya adalah bahwa kelahiran alami manusia akan dilarang oleh pemerintah.

Skenario aneh akan terjadi ketika pejabat pemerintah diduga mendorong produksi laboratorium dari semua kehidupan manusia dan membatasi kelahiran alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan! Ancaman Badai Matahari 400 Tahun Lalu Bisa Terjadi Lagi

Peringatan! Ancaman Badai Matahari 400 Tahun Lalu Bisa Terjadi Lagi

Tekno | Rabu, 07 April 2021 | 07:30 WIB

Badai Matahari Bikin Paus Abu-abu Nyasar, Ini Alasannya

Badai Matahari Bikin Paus Abu-abu Nyasar, Ini Alasannya

Tekno | Selasa, 14 Januari 2020 | 09:15 WIB

Merinding! Ini Suara Jeritan Bumi Saat Disapu Badai Matahari

Merinding! Ini Suara Jeritan Bumi Saat Disapu Badai Matahari

Tekno | Jum'at, 29 November 2019 | 13:47 WIB

Berkat Badai Matahari, Penampakan Aurora Borealis Terlihat Lebih Jelas

Berkat Badai Matahari, Penampakan Aurora Borealis Terlihat Lebih Jelas

Tekno | Senin, 20 Mei 2019 | 13:25 WIB

Lapan: Tak Ada Badai Matahari, Cuma Badai Geomagnetik

Lapan: Tak Ada Badai Matahari, Cuma Badai Geomagnetik

Tekno | Jum'at, 15 Maret 2019 | 07:15 WIB

Badai Matahari Ekstrem Hantam Bumi Hari Ini

Badai Matahari Ekstrem Hantam Bumi Hari Ini

Tekno | Jum'at, 12 September 2014 | 22:30 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×