Kritik Kebijakan Pemerintah di Media Sosial, China Siap Hapus dan Tangguhkan Akun

Dythia Novianty

Minggu, 08 Januari 2023 | 05:55 WIB
Kritik Kebijakan Pemerintah di Media Sosial, China Siap Hapus dan Tangguhkan Akun
Ilustrasi media sosial (freepik.com/freepik)

Suara.com - China telah menghapus lebih dari 1.000 akun media sosial yang mengkritik kebijakan Covid-19 pemerintah.

Platform media sosial Weibo mengatakan, telah menangguhkan atau melarang akun untuk apa yang digambarkannya sebagai serangan pribadi terhadap spesialis Covid China.

Dilansir laman BBC, Minggu (8/1/2023), Weibo tidak merinci postingan mana yang memicu tindakan tersebut.

China membatalkan kebijakan nol-Covid yang ketat pada Desember dan telah mengalami lonjakan infeksi dan kematian yang cepat.

Kritik online hingga saat ini sebagian besar terfokus pada penegakan ketat peraturan Covid, termasuk lockdown yang mengharuskan orang tinggal di rumah dalam isolasi selama berminggu-minggu.

Tetapi postingan baru-baru ini membidik para ahli yang membela keputusan mendadak untuk mencabut pembatasan, meskipun mendukungnya beberapa minggu yang lalu.

Covid-19 di China: Warga berbondong-bondong beli tiket pesawat setelah pembatasan perjalanan dibuka. (BBC)
Covid-19 di China: Warga berbondong-bondong beli tiket pesawat setelah pembatasan perjalanan dibuka. (BBC)

Weibo mengatakan telah menemukan hampir 13.000 pelanggaran, termasuk serangan terhadap para ahli, akademisi, dan pekerja medis. Larangan sementara atau permanen telah diserahkan ke 1.120 akun.

"Tidak dapat diterima untuk menghina orang yang memiliki sudut pandang berbeda, atau mempublikasikan serangan pribadi dan pandangan yang memicu konflik," kata Weibo dalam sebuah pernyataan.

Segala jenis tindakan yang merusak komunitas [Weibo] akan ditangani dengan serius."

baca juga

Sejak China mengabaikan bagian-bagian penting dari nol-Covid menyusul protes bersejarah terhadap kebijakan tersebut, ada laporan rumah sakit dan krematorium kewalahan.

Tetapi China telah berhenti menerbitkan data kasus harian dan hanya mengumumkan 22 kematian akibat Covid sejak Desember, dengan menggunakan kriteria ketatnya sendiri.

Pada Sabtu (7/1/2023), China menandai hari pertama dari periode 40 hari Tahun Baru Imlek, yang dikenal sebagai migrasi manusia tahunan terbesar di dunia.

Kementerian Perhubungan memperkirakan lebih dari dua miliar penumpang akan melakukan perjalanan selama 40 hari ke depan.

Jumlah ini meningkat 99,5 persen year-on-year dan mencapai 70 persen jumlah perjalanan pada 2019.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran luas bahwa festival tersebut dapat melihat gelombang infeksi lain, terutama di daerah pedesaan yang kurang dilengkapi dengan tempat tidur ICU dan ventilator.

Ilustrasi lockdown di China. (Noel Celis / AFP)
Ilustrasi lockdown di China. (Noel Celis / AFP)

Mulai hari ini, China akan mencabut persyaratan karantina bagi pelancong yang datang dari luar negeri, yang berarti banyak orang China akan dapat bepergian ke luar negeri untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Alasan Tidak Boleh Asal Ikut Menghujat di Media Sosial, Ada Jejak Digital

4 Alasan Tidak Boleh Asal Ikut Menghujat di Media Sosial, Ada Jejak Digital

Your Say | Rabu, 04 Januari 2023 | 18:30 WIB

Cuitan Ridwan Kamil Soal Dinamika Kritik Jadi Sorotan, Yuk Ingat Lagi Etika Berinteraksi di Media Sosial

Cuitan Ridwan Kamil Soal Dinamika Kritik Jadi Sorotan, Yuk Ingat Lagi Etika Berinteraksi di Media Sosial

Lifestyle | Rabu, 04 Januari 2023 | 16:24 WIB

8 Lagu Ciptaan Aldi Taher, Terbaru Lagu Ditikung Mertua yang Konsep Video Klipnya Tuai Pujian

8 Lagu Ciptaan Aldi Taher, Terbaru Lagu Ditikung Mertua yang Konsep Video Klipnya Tuai Pujian

Entertainment | Rabu, 04 Januari 2023 | 07:20 WIB

4 Hal yang Wajib Kamu Hindari Saat sedang Marah

4 Hal yang Wajib Kamu Hindari Saat sedang Marah

Your Say | Selasa, 03 Januari 2023 | 17:01 WIB

Liu Yuning Minta Penggemar Hapus Hate Comment untuk Zhang Yifan, Ada Apa?

Liu Yuning Minta Penggemar Hapus Hate Comment untuk Zhang Yifan, Ada Apa?

Your Say | Selasa, 03 Januari 2023 | 15:08 WIB

5 Hal yang Harus Diperhatikan saat Membuat Konten Bermain Gitar

5 Hal yang Harus Diperhatikan saat Membuat Konten Bermain Gitar

Your Say | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:36 WIB

Terkini

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

×