Perjalanan Garmin Forerunner Dimulai dari GPS Tentara

Dythia Novianty

Minggu, 16 April 2023 | 06:22 WIB
Perjalanan Garmin Forerunner Dimulai dari GPS Tentara
Garmin Forerunner 965. [Garmin]

Suara.com - Garmin Forerunner menyasar kepada para pelari, kehadiran Garmin sendiri diawali dengan GPS yang digunakan bidang aviasi dan tentara.

Garmin mengembangnkan perangkat navigasi personal (PND) pertama di dunia dan digunakan pasukan militer Amerika Serikat dalam Perang Teluk.

"GPS-ny harus dibopong, ukurannya gede banget dan kita mulap perbarui device kita sehingga 2003 muncul yang pertama," ucap Rian Krisna, Marketingn Communication Garmin Indonesia dalam acara 'Forerunner 20th Anniversary: Evolusi Forerunner'.

Dari sana, 2003, Tim teknisi Garmin dan pegiat lari Claudette Stevenson mengikatkan perangkat GPS genggam yang biasa dipakai untuk naik gunung ke pergelangan tangannya.

Hal ini yang melandasi pengembangan produk berbasis GPS di pergelangan tangan pertama di dunia yang menyasar pada pelari – the Forerunner 201.

"Saat itu, GPS model jam ini bisa bertahan hingga 14 jam," kata dia.

Garmin Forerunner 405. [Garmin]
Garmin Forerunner 405. [Garmin]

Tahun 2008, Forerunner 405 resmi diluncurkan dengan menampilkan teknologi antena yang telah dioptimalkan secara signifikan dan desain yang berevolusi dari tampilan komputer hingga menjadi desain jam tangan Inovasi cincin sentuh cerdas.

Pada jam ini memungkinkan pengguna secara cepat menelusuri data seperti jarak, ecepatan dan zona detak jantung.

"Model ini jauh lebih ramping dan nyaman. Di model ini pertama kali memperkenalkan virtual partner," ujarnya.

baca juga

Pada 2009, Garmin memperkenalkan jam mode triathlon, Forerunner 310 XT.

"Sudah water resistant. Memungkinkan pengguna beralih dengan cepat antara berenang, bersepeda, dan berlari," beber Rian.

Forerunner terakhir di era ini ditandai dengan Forerunner 910XT di tahun 2010.

Fungsinya semakin lengkap dengan triathlon, ringan, tahan air, dengan konsumsi baterai rendah.

Jam ini memiliki layar besar dan altimeter barometrik serta mampu melacak lebih dari 100 metrik performa dan aktivitas kebugaran.

Selanjutnya, Garmin meluncurkan ‘Garmin Running Science’.

Garmin Forerunner 220. [Garmin]
Garmin Forerunner 220. [Garmin]

Dengan teknologi yang dikembangkan oleh Garmin Running Science, terutama Running Dynamics dan teknologi penginderaan detak jantung optimal, Garmin saat itu dapat menggunakan data ilmiah untuk meningkatkan performa lari.

Tahun 2013 ditandai dengan peluncuran Forerunner 220/620 dengan terobosan di bagian layar berwarna, casing, dan tali jam serta konektivitas Bluetooth dan Wi-Fi.

Fitur Running Dynamics yang mengukur waktu kontak dengan tanah, laju langkah, dan data osilasi vertikal untuk menghitung penyerapan oksigen maksimum, perkiraan waktu selesai dan saran pemulihan yang direkomendasikan.

Forerunner 920XT yang diluncurkan 2014 membawa layar warna yang besar, badan jam berwarna merah dan putih yang mencolok, peningkatan masa pakai baterai dan fitur triathlon serta termasuk jam tangan Garmin yang pertama yang dapat mensinkronkan data ke smartphone melalui Bluetooth.

Peluncuran terakhir di periode ini adalah Forerunner 235 yang diluncurkan pada 2015.

Jam ini membebaskan penggunanya dari kecanggungan menggunakan monitor detak jantung yang dipakai melingkar di dada jadi berbasis tali jam serta mengintegrasikan data detak jantung ke dalam aplikasi latihan yang bisa disesuaikan.

Serangkaian inovasi ini menobatkan Forerunner 235 sebagai jam tangan lari terlaris dari Garmin hingga saat ini.

Pada 2020 Garmin mengakuisisi sebuah perusahaan analisis data olahraga, Firstbeat Analytics.

Fitur terkenal seperti pemantauan oksigen dalam darah 24/7 dan analisis data HRV (Heart Rate Variability) membantu menilai tingkat stres, kualitas tidur, penyerapan oksigen maksimum, serta status dan beban latihan, sehingga dapat merekomendasikan rencana pelatihan terbaik untuk pelari.

Garmin Forerunner 955 diluncurkan di Indonesia Jumat (15/7/2022). [Antara]
Garmin Forerunner 955. [Antara]

Pada 2022, Garmin meluncurkan Forerunner 255 dan 955.

Forerunner 955 dilengkapi dengan multi-band GNSS (GPS, GLONASS, GALILEO) untuk meningkatkan akurasi pemosisian dan teknologi pengisian daya tenaga surya yang memungkinkan penggunaan jam secara terus menerus sepanjang hari.

Forerunner 265/965. Seri terbaru ini menghadirkan layar sentuh AMOLED berdefinisi tinggi untuk pertama kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai PHK, Meta Hentikan Produksi Portal dan Jam Tangan Pintar

Usai PHK, Meta Hentikan Produksi Portal dan Jam Tangan Pintar

Tekno | Minggu, 13 November 2022 | 11:17 WIB

Sisi Lain Smartwatch, Kaya Fitur Kesehatan dan Tidak Selalu Tampil Gahar

Sisi Lain Smartwatch, Kaya Fitur Kesehatan dan Tidak Selalu Tampil Gahar

Tekno | Jum'at, 11 November 2022 | 06:00 WIB

Bukan Apple Watch, Barack Obama Setia Gunakan Smartwatch Ini

Bukan Apple Watch, Barack Obama Setia Gunakan Smartwatch Ini

Tekno | Selasa, 08 November 2022 | 06:10 WIB

Xiaomi Luncurkan Jam Tangan Anak Edisi Ultraman, Segini Harganya

Xiaomi Luncurkan Jam Tangan Anak Edisi Ultraman, Segini Harganya

Tekno | Rabu, 02 November 2022 | 13:10 WIB

Akan Diluncurkan 2 November 2022, Muncul Bocoran Foto Huawei Watch GT Cyber

Akan Diluncurkan 2 November 2022, Muncul Bocoran Foto Huawei Watch GT Cyber

Tekno | Selasa, 01 November 2022 | 11:39 WIB

DTNO.1 Luncurkan Smartwatch DT8 Ultra, Ini Spesifikasi dan Harganya

DTNO.1 Luncurkan Smartwatch DT8 Ultra, Ini Spesifikasi dan Harganya

Tekno | Kamis, 27 Oktober 2022 | 15:18 WIB

Terkini

Review Melo Movie: Ketika Arah Hidup Terasa Membingungkan untuk Semua Orang

Review Melo Movie: Ketika Arah Hidup Terasa Membingungkan untuk Semua Orang

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:15 WIB

Ingin Glow Up? Ini 5 Body Lotion Bengkoang untuk Kulit Cerah dan Lembap

Ingin Glow Up? Ini 5 Body Lotion Bengkoang untuk Kulit Cerah dan Lembap

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:10 WIB

Kebocoran Gas Pabrik Susu di Pasar Rebo: 4 Warga Masih Dirawat Intensif

Kebocoran Gas Pabrik Susu di Pasar Rebo: 4 Warga Masih Dirawat Intensif

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:05 WIB

Main 10 Pemain, Elkan Baggott Bongkar Cara Timnas Indonesia Bertahan dari Gempuran Malaysia

Main 10 Pemain, Elkan Baggott Bongkar Cara Timnas Indonesia Bertahan dari Gempuran Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:03 WIB

Tanpa Lip Filler! Ini 5 Pilihan Lip Plumper Korea untuk Bibir Lebih Penuh!

Tanpa Lip Filler! Ini 5 Pilihan Lip Plumper Korea untuk Bibir Lebih Penuh!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:00 WIB

Anti-Suntuk Pas Mabar, Poco C81 Pro Bawa Layar 6,9 Inci dan Baterai 6.000 mAh

Anti-Suntuk Pas Mabar, Poco C81 Pro Bawa Layar 6,9 Inci dan Baterai 6.000 mAh

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 11:59 WIB

5 Smartwatch Amazfit Murah Terbaik, Baterai Awet hingga 2 Minggu

5 Smartwatch Amazfit Murah Terbaik, Baterai Awet hingga 2 Minggu

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 11:59 WIB

Sempat Didatangi Wabup Kampar, Sekolah Tripleks Viral Akhirnya Diperbaiki Polisi

Sempat Didatangi Wabup Kampar, Sekolah Tripleks Viral Akhirnya Diperbaiki Polisi

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 11:58 WIB

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:55 WIB

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:54 WIB

×