Bukan Apple Watch, Barack Obama Setia Gunakan Smartwatch Ini

Dythia Novianty Suara.Com
Selasa, 08 November 2022 | 06:10 WIB
Bukan Apple Watch, Barack Obama Setia Gunakan Smartwatch Ini
Barack Obama. (AFP)

Suara.com - Mantan Presiden Barack Obama ternyata tidak menggunakan Apple Watch seperti kebanyakan warga di Amerika Serikat (AS).

Rupanya, Barack Obama adalah pemilik Fitbit Surge selama beberapa tahun, sebelum beralih dan terus menggunakan Ionic.

Ionic adalah jam tangan pintar kedua Fitbit dengan layar sentuh LCD berwarna (setelah Blaze), tiga tombol perangkat keras, dan tali yang dapat diganti.

Diumumkan pada Agustus 2017 dan memiliki fitur built-in (versus phone-based) GPS, notifikasi dari ponsel, musik di perangkat (2.5GB untuk lebih dari 300 lagu), dan NFC untuk tap-to-pay.

Fitbit Ionic adalah perangkat pertama yang menjalankan Fitbit OS, yang dibangun setelah akuisisi Pebble, dengan aplikasi pihak ketiga, seperti Starbucks, Pandora, Walgreens, Hue Lights, Nest (untuk mengontrol termostat), Yelp, Flipboard, The New York Times, Uber, United Airlines, dan British Airways.

Daya tahan baterai secara resmi dinilai selama lebih dari empat hari atau hingga 10 jam, saat menggunakan GPS atau memutar musik dengan sekali pengisian daya.

Jam tangan pintar, Fitbit Ionic di Electronic City SCBD, Jakarta, Kamis, (22/3/2018). (Suara.com/Risna Halidi)
Jam tangan pintar, Fitbit Ionic di Electronic City SCBD, Jakarta, Kamis, (22/3/2018). (Suara.com/Risna Halidi)

Fitbit Ionic dimaksudkan untuk bersaing dengan Apple Watch Series 3, harganya 299,95 Dolar AS.

Sebelum Ionic, Barack Obama menggunakan Fitbit Surge, yang diumumkan pada Oktober 2014, sebagaimana melansir laman 9to5Google, Selasa (8/11/2022).

Disebut sebagai “Fitness Super Watch”, jam ini juga dilengkapi GPS, layar sentuh LCD dengan lampu latar, dan masa pakai baterai hingga 7 hari.

Baca Juga: Apple Watch Selamatkan Nyawa Istri yang Dikubur Hidup-hidup Suaminya Sendiri

Mantan presiden Barack Obama harus benar-benar beralih karena Fitbit Surge Ionic ditarik kembali karena risiko terbakar pada Maret 2022.

Pemilik akan mendapatkan pengembalian dana penuh 299 Dolar AS dan diskon 40 persen untuk perangkat keras baru, serta label pengembalian prabayar.

Penarikan sukarela berlaku untuk semua 1 juta unit yang terjual di AS dan 700.000 secara internasional.

Di Amerika Serikat, ada 100 laporan tentang baterai yang terlalu panas dan 78 laporan luka bakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI