Satelit Satria-1 Hanya Bisa Layani 37.000 Fasilitas Publik, Dulu Klaim Bisa Sampai 150.000 Titik

Liberty Jemadu

Selasa, 24 Oktober 2023 | 21:25 WIB
Satelit Satria-1 Hanya Bisa Layani 37.000 Fasilitas Publik, Dulu Klaim Bisa Sampai 150.000 Titik
Dirut Bakti Fadhilah Mathar mengatakan satelit Satria-1 akan layani 37.000 titik fasilitas publik di Indonesia. (Antara)

Suara.com - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Fadhilah Mathar mengungkapkan operasional Satelit Republik Indonesia-1 atau satelit Satria-1 hanya akan fokus melayani 37.000 titik fasilitas publik di Indonesia.

Fadhilah, yang dilantik jadi Dirut Bakti pada Agustus kemarin itu mengatakan jumlah itu turun dari target semula yakni 150.000 titik.

"Untuk 2023-2024, kami fokus di 37.000 titik layanan publik," kata Fadhilah, di Kantor Bakti Kementerian Kominfo, Jakarta Selatan, Selasa.

Rencana awal Satria-1 diproyeksikan dapat menghadirkan layanan internet untuk 150.000 titik fasilitas publik. Namun, jelang peluncurannya pada Juni 2023, jumlah layanannya turun menjadi 50.000 titik.

Setelah adanya diskusi dengan lintas kementerian teknis dan pemerintah daerah yang akan menerima layanan Satria-1 didapati bahwa hasil kapasitas satelit itu ternyata hanya bisa optimal untuk 37.000 titik.

Hal itu disebabkan karena aplikasi yang akan digunakan untuk setiap fasilitas publik rupanya memakan bandwith atau kapasitas internet yang cukup besar.

"Sehingga kami direksi memutuskan bahwa untuk SATRIA-1 kami mementingkan penggunaan aplikasi dari kementerian sektor prioritas sehingga jumlah coverage layanannya berkurang karena kami mau tingkatkan bandwith untuk pengunaan aplikasi yang optimal," kata Fadhilah.

Untuk 2023, Bakti Kementerian Kominfo mengupayakan pembangunan fasilitas untuk menerima akses internet dari Satria-1 akan dilakukan di 10.000 titik terlebih dahulu.

Adapun sektor yang paling diutamakan dalam pembangunan fasilitas tersebut ialah sektor pendidikan dan kesehatan dan sisanya ditujukan untuk sektor lainnya.

baca juga

"Kami sudah melakukan identifikasi. Jadi nanti untuk sektor pendidikan proporsinya sekitar 60 persen, sektor kesehatan 30 persen, dan sisanya dibangun untuk pemerintah desa, pos perbatasan, dan pos keamanan. Itu rincian untuk yang dibangun di 2023 dengan jumlah 10 ribu titik," ujarnya.

Hingga Oktober 2023, Satria-1 masih dalam perjalanan menuju orbitnya di 146 Bujur Timur (BT). Satelit itu akan mulai beroperasi di awal 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BAKTI Kominfo Hentikan Proyek Satelit HBS Rp 5,2 Triliun, Anggarannya Dihibahkan ke Satelit SATRIA

BAKTI Kominfo Hentikan Proyek Satelit HBS Rp 5,2 Triliun, Anggarannya Dihibahkan ke Satelit SATRIA

Tekno | Selasa, 24 Oktober 2023 | 21:07 WIB

BAKTI Kominfo Buka Peluang Satelit Starlink Masuk Indonesia

BAKTI Kominfo Buka Peluang Satelit Starlink Masuk Indonesia

Tekno | Selasa, 24 Oktober 2023 | 17:42 WIB

Efek Kasus Korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo, Pembangunan 7.904 Menara Dikurangi Jadi 5.618

Efek Kasus Korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo, Pembangunan 7.904 Menara Dikurangi Jadi 5.618

Tekno | Selasa, 24 Oktober 2023 | 17:29 WIB

Satgas BAKTI Kominfo Resmi Dibentuk, 5.000 Menara BTS Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

Satgas BAKTI Kominfo Resmi Dibentuk, 5.000 Menara BTS Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

Tekno | Minggu, 15 Oktober 2023 | 18:23 WIB

Semarak Bakti Bhayangkara 2023, Hadirkan Berbagai Inovasi hingga Racikan Kopi yang Dipuji Kapolri

Semarak Bakti Bhayangkara 2023, Hadirkan Berbagai Inovasi hingga Racikan Kopi yang Dipuji Kapolri

Jogja | Minggu, 08 Oktober 2023 | 11:52 WIB

Susul Johnny Plate Dkk, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi BTS BAKTI Kominfo

Susul Johnny Plate Dkk, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi BTS BAKTI Kominfo

News | Senin, 11 September 2023 | 18:13 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×