Efek Kasus Korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo, Pembangunan 7.904 Menara Dikurangi Jadi 5.618

Dicky Prastya

Selasa, 24 Oktober 2023 | 17:29 WIB
Efek Kasus Korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo, Pembangunan 7.904 Menara Dikurangi Jadi 5.618
Dirut BAKTI Kominfo Fadhilah Mathar saat konferensi pers di kantornya di Jakarta, Selasa (24/10/2023). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kominfo) telah mengevaluasi ulang semua proyek buntut adanya kasus korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo.

Salah satunya adalah proyek pembangunan menara base transceiver station alias BTS 4G. Pembangunan yang seharusnya 7.904 menara BTS dikurangi menjadi 5.618.

Direktur Utama BAKTI Kominfo, Fadhilah Mathar menerangkan kalau pengurangan pembangunan itu terjadi karena adanya beberapa hal. Utamanya adalah berkaitan dengan kasus korupsi yang melibatkan Dirut BAKTI sebelumnya, Anang Latif serta eks Menteri Kominfo Johnny G Plate.

"Kenapa berubah dari 7.904 menjadi 5.618 itu karena ada beberapa hal, yaitu terkait dengan hukum. Kami mau clear dulu proses hukum di Kejagung (Kejaksaan Agung) itu selesai," ungkapnya saat konferensi pers di Kantor BAKTI Kominfo, Jakarta, Selasa (24/10/2023).

Ia pun mengakui kalau pihak BAKTI tengah mempelajari sidang korupsi BTS 4G yang masih berlangsung hingga saat ini. Menurutnya, hal itu justru menjadi pelajaran bagi jajaran direksi BAKTI Kominfo.

"Kami jadi bisa melihat, itu suatu sidang terbuka itu pembelajaran kami dari berbagai aspek. Baru kemarin kami menerima dari Jamdatun (Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara) bagaimana kami menyelesaikan karena perintah Pak Presiden dan Menkominfo tetap dilanjutkan," beber dia.

Dengan bekal itu, pihaknya menegaskan tetap melanjutkan proyek tersebut dengan proses bisnis dan tata kelola yang lebih baik, di tengah proses hukum yang masih berlangsung.

"Ketika kami memperoleh review Jamdatun kami akan lihat itu, kami sedang analisa bagaimana melakukan dan melanjutkan proses ini tanpa ada persoalan-persoalan hukum yang merugikan masyarakat," lanjutnya.

Faktor lainnya, sambung Fadilah, yakni karena pemerintah alias BAKTI Kominfo tidak membangun BTS 4G sendirian. Mereka juga melibatkan pihak swasta dalam proyek tersebut.

baca juga

Saat dievaluasi ulang, BAKTI Kominfo menemukan kalau di beberapa wilayah ternyata masih ada site alias menara BTS yang sudah dibangun pihak swasta sebelumnya.

"Nah prinsip BAKTI, ketika swasta ada di sana, kami tidak masuk di sana. Itu sebenarnya suatu hal yang positif. Artinya wilayah yang dianalisis sebagai 3T itu ternyata bisa tumbuh secara mandiri tanpa perlu ada intervensi dari pemerintah," tutur dia.

Sementara itu Direktur Infrastruktur BAKTI Kominfo Danny Januar Ismawan menyebutkan kalau dari total 5.618 BTS 4G, sekitar 4.000 menara sudah dalam kondisi on air.

"Artinya layanannya sudah siap. Perangkat elektronik sudah ter-instal. Tower sudah berdiri dan (siap) melayani masyarakat," imbuhnya.

Lalu sekitar 600 sisanya, lanjut Danny, pembangunan di titik itu memerlukan cara khusus. Sebab lokasi pembangunan bertempat di wilayah Indonesia bagian Timur.

"Di Papua sebagian besar itu bermasalah dengan keamanan. Maka itu akan dipisahkan lokasi tersebut untuk diselesaikan penanganan lebih khusus. Mungkin melibatkan teman-teman di TNI dan Polri," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Achsanul Qosasi, Anggota BPK yang Disebut di Sidang Kasus BTS

Profil Achsanul Qosasi, Anggota BPK yang Disebut di Sidang Kasus BTS

Lifestyle | Selasa, 24 Oktober 2023 | 15:55 WIB

Aset Kliennya Tidak Juga Dilelang, Kuasa Hukum Alay: Mau Bayar Kerugian Negara Kok Susah Sekali

Aset Kliennya Tidak Juga Dilelang, Kuasa Hukum Alay: Mau Bayar Kerugian Negara Kok Susah Sekali

Lampung | Selasa, 24 Oktober 2023 | 15:22 WIB

Rektor Unud Bisa Luluskan Mahasiswa Titipan Hanya Lewat WhatsApp

Rektor Unud Bisa Luluskan Mahasiswa Titipan Hanya Lewat WhatsApp

Bali | Selasa, 24 Oktober 2023 | 11:15 WIB

Strategi Pemprov Jateng Mencegah Praktik Korupsi, Pengawasan ke ASN Ditingkatkan

Strategi Pemprov Jateng Mencegah Praktik Korupsi, Pengawasan ke ASN Ditingkatkan

Jawa Tengah | Selasa, 24 Oktober 2023 | 08:26 WIB

Kasus Korupsi BTS Melibatkan Orang Kuat, Terdakwa Irwan Hermawan Ajukan JC karena Takut

Kasus Korupsi BTS Melibatkan Orang Kuat, Terdakwa Irwan Hermawan Ajukan JC karena Takut

News | Senin, 23 Oktober 2023 | 20:16 WIB

Nama Anggota BPK Achsanul Qosasi Disebut dalam Sidang Korupsi BTS 4G

Nama Anggota BPK Achsanul Qosasi Disebut dalam Sidang Korupsi BTS 4G

News | Senin, 23 Oktober 2023 | 19:15 WIB

Terkini

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

Lepas dari Bayang-bayang Kantoran, Gen Z Ditantang Jadi Job Creator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Bus Transjakarta Dituding Ugal-ugalan! Rekaman CCTV Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Murah Sebelum Mulai Lemot?

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 16:02 WIB

Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian

Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 16:00 WIB

Menjelajahi Kedalaman Cerita dan Visual dalam Film Moana (2026)

Menjelajahi Kedalaman Cerita dan Visual dalam Film Moana (2026)

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:55 WIB

Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?

Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:50 WIB

Draf RUU Reforma Agraria Masih Berpihak pada Swasta! Tanah untuk Rakyat atau Korporasi?

Draf RUU Reforma Agraria Masih Berpihak pada Swasta! Tanah untuk Rakyat atau Korporasi?

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:40 WIB

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

Kawal Jakmania ke GBK, 934 Petugas Disiagakan di 47 Titik Pengamanan Kota Bekasi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

×