5 Jenis Penipuan yang Sering Ditemukan di WhatsApp, Waspada!

Lintang Siltya Utami

Senin, 11 Maret 2024 | 07:25 WIB
5 Jenis Penipuan yang Sering Ditemukan di WhatsApp, Waspada!
Ilustrasi WhatsApp (pixabay)

Suara.com - WhatsApp menjadi salah satu aplikasi perpesanan paling populer di dunia. Sayangnya, popularitas aplikasi dimanfaatkan oleh penipu untuk melakukan penipuan melalui WhatsApp.

Karena itu, inilah yang harus kamu waspadai dengan jenis penipuan WhatsApp yang paling sering terjadi:

1. Keadaan darurat palsu

Penipuan ini melibatkan seseorang yang berpura-pura menjadi teman atau anggota keluarga pengguna, dengan mengirim pesan dari nomor telepon baru.

Isi pesan tersebut mungkin terlihat tidak berbahaya pada awalnya, namun penipu akan mengarahkan percakapan ke meminta uang atau berbagi informasi pribadi yang dapat digunakan untuk memalsukan identitas pengguna. Penipu akan menggunakan keadaan darurat palsu sebagai alasan.

Jika pengguna khawatir kemungkinan adanya keadaan darurat sungguhan, tanyakan orang tersebut rincian yang dapat mengonfirmasi identitasnya. Itu bisa berupa nomor telepon mereka yang seharusnya tidak aktif atau fakta pribadi.

2. Kartu hadiah atau voucher gratis

Jenis penipuan ini marak dilakukan, namun suatu perusahaan tidak mengirimkan kartu hadiah gratis ke sembarang orang di WhatsApp.

Jika pengguna mengklik tautan yang meminta pengguna untuk mengklaim kartu atau voucher hadiah, pengguna akan mendapatkan serangan phishing atau malware dan tidak mendapatkan imbalan apa pun.

baca juga

3. Kode QR

Ini hanyalah varian dari penipuan lainnya, dengan mengganti kode QR yang harus pengguna pindai dengan tautan yang seharusnya diklik.

Jika ada kontak tak dikenal mengirimi kode QR, abaikan saja. ni adalah cara menyamarkan URL palsu.

Ilustrasi WhatsApp. [Unsplash/Dimitri Karastelev]
Ilustrasi WhatsApp. [Unsplash/Dimitri Karastelev]

4. Dukungan teknis atau verifikasi

Dalam jenis penipuan ini, seseorang berpura-pura menjadi perwakilan WhatsApp atau perusahaan teknologi besar lainnya yang meminta pengguna untuk memverifikasi akun.

Penipu mungkin meminta data secara langsung atau tidak, namun tujuan penipu kemungkinan besar adalah membajak akun pengguna atau mengekstrak detail data yang berguna.

Karena kemungkinan penipuan semacam ini, WhatsApp dan perusahaan teknologi lainnya tidak menghubungi pengguna dengan cara ini. Jika semacam verifikasi akun diperlukan, itu mungkin akan dimulai oleh pengguna sendiri, dan khususnya dalam kasus WhatsApp, verifikasi ditangani melalui panggilan telepon, SMS, atau iCloud.

5. Verifikasi dua langkah yang salah

Penipu akan mengirimi pengguna pesan yang menyatakan bahwa mereka sedang melakukan verifikasi dua langkah dan memerlukan kode verifikasi yang secara tidak sengaja dikirimkan ke nomor telepon pengguna.

Jika pengguna mendapatkan kodenya, jangan bagikan kode tersebut karena akun WhatsApp didasarkan pada nomor telepon, pengguna mungkin memberikan kode yang diperlukan untuk membajak akun pengguna sendiri.

Jika pengguna mengalami penipuan ini, silakan ubah PIN verifikasi dua langkah sesegera mungkin untuk memastikan peretas tidak dapat masuk.

Itulah beberapa jenis penipuan paling umum yang sering terjadi di WhatsApp.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Penipuan Instagram yang Paling Umum dan Cara Menghindarinya

5 Penipuan Instagram yang Paling Umum dan Cara Menghindarinya

Tekno | Sabtu, 09 Maret 2024 | 13:38 WIB

Cara Edit DM Instagram, Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Cara Edit DM Instagram, Sudah Bisa Dicoba di Indonesia

Tekno | Selasa, 05 Maret 2024 | 14:29 WIB

Apa Itu Love Scam? Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Love Scam? Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 05 Maret 2024 | 10:06 WIB

Terkini

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×