Harga Lebih Murah, Pengusaha Lokal Pede Bisa Saingi Internet Starlink

Dicky Prastya | Suara.com

Selasa, 04 Juni 2024 | 17:29 WIB
Harga Lebih Murah, Pengusaha Lokal Pede Bisa Saingi Internet Starlink
Teknologi internet Starlink diuji coba pada beberapa titik di IKN. [ANTARA]

Suara.com - Pengusaha satelit lokal percaya diri bisa bersaing dengan layanan internet Starlink milik Elon Musk yang baru saja meluncur ke Indonesia. Mereka yakin kalau bisnis dalam negeri belum tergerus. 

Ketua Umum Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) Anggoro Kurnianto Widiawan mengungkapkan, teknologi satelit orbit rendah alias Low Earth Orbit (LEO) yang dipakai Starlink memang bisa mendisrupsi bisnis pengusaha satelit yang sudah ada di Tanah Air. Lebih lagi satelit LEO memang memiliki keunggulan karena lebih efisien.

Kendati begitu, Anggoro mengaku kalau pengusaha satelit lokal harus fokus pada konsumen yang sudah ada.

"Makanya itu kami harus meng-create, mengerti area-area mereka (Starlink), mengkaji lebih dalam," katanya saat konferensi pers di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

Ia mengakui kalau Starlink memang lebih baik dari segi konektivitas. Namun bedanya, layanan internet milik perusahaan SpaceX itu hanya fokus pada bisnis mereka. 

Anggoro menjelaskan kalau Starlink melayani konsumen secara langsung melalui platform pribadi seperti web resmi. Perusahaan asal Amerika Serikat itu dinilai kurang dalam hal publikasi karena semua informasi yang dibutuhkan pelanggan sudah tersedia.

Ketua Umum Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) Anggoro Kurnianto Widiawan (tengah) saat konferensi pers di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (4/6/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]
Ketua Umum Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) Anggoro Kurnianto Widiawan (tengah) saat konferensi pers di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (4/6/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Begitu pula dengan Tesla kan. Mereka kurang publikasi, hanya menyediakan informasi di situs," lanjut dia.

Sementara itu, pengusaha satelit lokal dinilainya memiliki keunggulan tersendiri meskipun kalah di konektivitas daripada Starlink. Ia mencontohkan, masyarakat bisa saja memilih layanan lokal yang ditawarkan oleh orang terdekat mereka, atau yang disebutnya sebagai agen.  

"Contoh misalnya, kita masyarakat yang suka society, 'eh ada rezeki nih, kamu bantuin ya'. Itu bedanya. Kami memanfaatkan agen-agen kami. Kami manfaatkan local player. Jadi mereka akan memilih ujung-ujungnya kan? Mana yang comfortable buat user dan masyarakat," paparnya.

Anggoro berpandangan, para pengusaha satelit lokal harus membuat value creation alias meningkatkan nilai manfaat bisnisnya. Mereka diminta untuk tidak fokus dalam persaingan konektivitas karena yang terjadi adalah perang harga.

"Value creation adalah kita harus memahami karakteristik kebutuhan pelanggan. Sebagai contoh m-banking. membutuhkan security, membutuhkan integrity for information, confindentiality, reliability. Kita terlalu terjebak dengan murah, tapi belum tentu secure. Tidak semua orang butuh murah," imbuhnya.

Contoh lainnya, layanan internet dari pengusaha satelit lokal juga unggul dalam kepercayaan karena berada dalam negeri. Selain itu, biaya yang dikeluarkan masyarakat juga masih dipegang oleh perusahaan dalam negeri, bukan asing seperti Starlink.

"Terus ada trust network, terus dari sisi kepemilikan negara. 'Wah kalau ini saya membantu negara nih,' kan ada orang seperti itu," timpalnya.

Sekjen Asosiasi Satelit Indonesia (ASI) Sigit Jatiputro saat ditemui di Kantor KPPU, Jakarta, Rabu (29/5/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]
Sekjen Asosiasi Satelit Indonesia (ASI) Sigit Jatiputro saat ditemui di Kantor KPPU, Jakarta, Rabu (29/5/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Harga Starlink lebih murah

Sebelumnya Sekretaris Jenderal Asosiasi Satelit Indonesia (Sekjen ASSI), Sigit Jatiputro mengutarakan, harga Starlink lebih murah apabila dibandingkan pemain lokal.

Ia mencontohkan, harga lokal yang paling murah untuk layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) unlimited milik pengusaha lokal bisa Rp 3,5 juta per bulan. Sedangkan harga internet Starlink hanya dijual Rp 750 ribu.

"Bisa dihitung berapa kali lipat perbedaan harganya," kata Sigit saat ditemui di kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Jakarta pada Rabu (29/5/2024).

Selain itu, harga perangkat Starlink juga dinilainya lebih murah karena dibanderol Rp 7,8 juta yang kini diskon menjadi Rp 4.680.000. Sedangkan harga perangkat milik pengusaha lokal paling murah Rp 9,1 juta. 

Melihat harga Starlink lebih murah, Sigit mengakui kalau perusahaan milik Elon Musk itu bakal mengancam pemain lokal. Meskipun baru hadir 1-2 minggu di Indonesia, ia blak-blakan bisnis satelit lokal sudah terasa mulai menurun.

"Walaupun ini baru 1-2 minggu, tapi sudah terasa penurunan di eksisting (bisnis lokal). Jadi menurut saya kalau dibilang mengganggu, sudah terasa penurunan penjualan eksisting VSAT lokal," keluhnya. 

Sigit memang belum mengetahui seberapa besar efek penurunan bisnis lokal dengan kehadiran Starlink di Indonesia. Namun ia memprediksi kalau perusahaan dalam negeri tidak akan bertahan dalam waktu setahun ke depan.

"Saya tidak tahu tapi kalau diambil ekstremnya mungkin pemain VSAT dalam negeri tidak akan bertahan dalam setahun," imbuhnya. 

Sigit menjelaskan, jumlah pemain bisnis satelit di Indonesia mencapai 15. Kebanyakan semua perusahaan itu menyediakan layanan untuk kategori bisnis seperti tambang atau wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Kini, Starlink juga menyediakan layanan internet untuk kalangan bisnis maupun residensial (individu). Menurutnya, 15 pemain bisnis satelit lokal sudah terimbas dengan perusahaan milik Elon Musk tersebut.

"Ada 15 pemain perusahaan merasakan hal yang sama menurut saya," curhat dia."Semua kalah dari sisi harga, jauh banget, bagaimana mau survive?" ketus dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nggak Perlu Takut Nomor Mati saat Haji! Indosat Kasih Paket Internet Murah Banget

Nggak Perlu Takut Nomor Mati saat Haji! Indosat Kasih Paket Internet Murah Banget

Tekno | Selasa, 04 Juni 2024 | 13:47 WIB

Investasi Modal Dengkul ala Elon Musk, Starlink Buat Telkomsel Cs Kebakaran Jenggot

Investasi Modal Dengkul ala Elon Musk, Starlink Buat Telkomsel Cs Kebakaran Jenggot

Bisnis | Selasa, 04 Juni 2024 | 11:41 WIB

Perbandingan Harga Internet Starlink, Telkomsel, XL, Indosat: Lebih Worth It Mana?

Perbandingan Harga Internet Starlink, Telkomsel, XL, Indosat: Lebih Worth It Mana?

Tekno | Senin, 03 Juni 2024 | 09:08 WIB

Pengusaha Bingung Polisi Bisa Blokir Internet lewat RUU Polri, Pertanyakan Peran Kominfo

Pengusaha Bingung Polisi Bisa Blokir Internet lewat RUU Polri, Pertanyakan Peran Kominfo

Tekno | Minggu, 02 Juni 2024 | 15:35 WIB

DPR Was-was Bisnis Telkomsel-Indihome Kalah Saing dari Internet Starlink Elon Musk

DPR Was-was Bisnis Telkomsel-Indihome Kalah Saing dari Internet Starlink Elon Musk

Tekno | Minggu, 02 Juni 2024 | 15:07 WIB

Starlink Sah Jualan Internet di RI, Pengusaha Lokal Ngotot Elon Musk Harus Kerja Sama

Starlink Sah Jualan Internet di RI, Pengusaha Lokal Ngotot Elon Musk Harus Kerja Sama

Tekno | Minggu, 02 Juni 2024 | 13:51 WIB

Terkini

Xiaomi Rilis Tablet Gaming 21 April, Fitur Layar Redmi K Pad 2 Terungkap

Xiaomi Rilis Tablet Gaming 21 April, Fitur Layar Redmi K Pad 2 Terungkap

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 16:23 WIB

5 HP Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Setara Flagship Harga Dibawah Rp2 Jutaan

5 HP Murah Terbaik 2026, Spek Dewa Setara Flagship Harga Dibawah Rp2 Jutaan

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 16:11 WIB

Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya

Apa Itu Termul? Disindir Jusuf Kalla saat Ungkap Jokowi Jadi Presiden karena Bantuannya

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 15:23 WIB

4 Laptop Lenovo IdeaPad Terbaik 2026, Spek Tangguh Untuk Pelajar hingga Profesional

4 Laptop Lenovo IdeaPad Terbaik 2026, Spek Tangguh Untuk Pelajar hingga Profesional

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 14:52 WIB

Honor 600 Debut 23 April: Desain Mirip iPhone, Usung Bezel Tipis dan Baterai 7.000 mAh

Honor 600 Debut 23 April: Desain Mirip iPhone, Usung Bezel Tipis dan Baterai 7.000 mAh

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 14:40 WIB

Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia

Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 14:08 WIB

Spesifikasi Redmi Book 14 2026: Pesaing MacBook Neo, Usung Core Ultra 5 dan RAM 16 GB

Spesifikasi Redmi Book 14 2026: Pesaing MacBook Neo, Usung Core Ultra 5 dan RAM 16 GB

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 13:25 WIB

Konfigurasi Memori Realme C81 Terungkap, Calon HP Murah Baru Mirip iPhone

Konfigurasi Memori Realme C81 Terungkap, Calon HP Murah Baru Mirip iPhone

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 11:42 WIB

52 Kode Redeem FF Terbaru 19 April 2026, Klaim Hadiah Sekarang dan Aktifkan Multi-Bind

52 Kode Redeem FF Terbaru 19 April 2026, Klaim Hadiah Sekarang dan Aktifkan Multi-Bind

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 11:05 WIB

40 Kode Redeem FC Mobile 19 April 2026, Star Signings Siap Hadir di TOTS dan Bonus Kompensasi

40 Kode Redeem FC Mobile 19 April 2026, Star Signings Siap Hadir di TOTS dan Bonus Kompensasi

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 10:36 WIB