Cara Terhindar dari Scam Baru di iPhone, Modus Pengaturan Ulang Kata Sandi

Lintang Siltya Utami

Kamis, 06 Juni 2024 | 09:09 WIB
Cara Terhindar dari Scam Baru di iPhone, Modus Pengaturan Ulang Kata Sandi
Ilustrasi iPhone. [Pixabay]

Suara.com - Pengguna iPhone harus berhati-hati karena belakangan ini marak jenis scam baru dengan modus pengaturan ulang kata sandi. Ancaman ini juga dikenal sebagai MFA bombing.

Penipuan ini menargetkan perangkat Apple dengan beberapa permintaan dari pengaturan ulang kata sandi, yang bertujuan untuk menipu mengguna agar meretas akun mereka.

Oleh karena itu, pengguna iPhone harus mengetahui cara melindungi diri dan terhindar dari scam tersebut.

Memahami MFA bombing

Menurut 9to5mac, serangan MFA bombing memanfaatkan sistem pengaturan ulang kata sandi Apple, membombardir korban dengan perintah iOS yang terlihat resmi untuk mengatur ulang kata sandi Apple ID pengguna.

Penyerang menggunakan nomor telepon pengguna untuk membanjiri perangkat dengan perintah ini dan seringkali mencapai lebih dari 100 peringatan.

Berikut ini beberapa hal yang dapat pengguna lakukan sebagai tindakan perlindungan:

1. Tolak peringatan sistem

Saat diminta dengan permintaan pengaturan ulang kata sandi, selalu pilih opsi Don't Allow. Penyerang mungkin membombardir pengguna dengan berbagai perintah, namun menolaknya secara konsisten adalah hal yang sangat penting.

baca juga

2. Waspadai penipuan telepon

Hindari menjawab panggilan, meskipun panggilan tersebut terlihat berasal dari "Dukungan Apple".

Penyerang menggunakan spoofing panggilan untuk meniru nomor resmi Apple, mencoba mengekstrak informasi pribadi atau kode sandi satu kali.

Spoofing sendiri merupakan tindakan kejahatan di dunia maya yang bertujuan untuk mencuri data pengguna dengan cara menyamar sebagai sebuah pihak yang dipercaya pengguna.

Ilustrasi konten kreator pakai iPhone 13. (Unsplash/ Nubelson Fernandes)
Ilustrasi iPhone. (Unsplash/ Nubelson Fernandes)

3. Amankan Apple ID

Jika pengguna terus-menerus menerima perintah, pertimbangkan untuk mengubah nomor telepon yang tertaut ke Apple ID. Meskipun hal ini dapat menghentikan serangan, perlu diketahui bahwa hal ini dapat mempengaruhi fungsi iMessage dan FaceTime.

Serangan pengaturan ulang kata sandi menjadi semakin canggih, namun dengan kesadaran dan tindakan proaktif, pengguna dapat melindungi akun Apple dan informasi data pribadi.

Oleh karena itu, selalu waspada, tolak permintaan mencurigakan meskipun mengatasnamakan Apple, dan verifikasi komunikasi tak terduga. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Bikin GIF di iPhone Tanpa Instal Aplikasi

Cara Bikin GIF di iPhone Tanpa Instal Aplikasi

Tekno | Kamis, 06 Juni 2024 | 06:00 WIB

Update Harga Terbaru iPhone 15 Series Juni 2024, Jadi Lebih Murah!

Update Harga Terbaru iPhone 15 Series Juni 2024, Jadi Lebih Murah!

Tekno | Rabu, 05 Juni 2024 | 15:23 WIB

Bocoran iPhone Lipat Pertama Apple, Kapan Rilis?

Bocoran iPhone Lipat Pertama Apple, Kapan Rilis?

Tekno | Rabu, 05 Juni 2024 | 12:20 WIB

Terkini

Datang ke Kantor Polisi, Anak di Brebes Akui Bunuh dan Mutilasi Ayah karena Tak Mau Kerja

Datang ke Kantor Polisi, Anak di Brebes Akui Bunuh dan Mutilasi Ayah karena Tak Mau Kerja

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Bagaimana Pusat Konvensi Terpadu Perkuat Ekosistem Industri Pameran Internasional di Indonesia

Bagaimana Pusat Konvensi Terpadu Perkuat Ekosistem Industri Pameran Internasional di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Profil CNGR, Perusahaan China yang Berencana Akusisi PT Gunbuster Nickel Industry

Profil CNGR, Perusahaan China yang Berencana Akusisi PT Gunbuster Nickel Industry

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:22 WIB

5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal Affordable untuk Pemula

5 Rekomendasi Serum Retinol Lokal Affordable untuk Pemula

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:20 WIB

8 Fasilitas Banten International Stadium Rusak akibat Kericuhan Suporter Persita vs Persija

8 Fasilitas Banten International Stadium Rusak akibat Kericuhan Suporter Persita vs Persija

Banten | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Siasat Pramono Atasi Potensi Krisis Kuburan di Jakarta: dari Relokasi Warga hingga Cari Lahan Baru

Siasat Pramono Atasi Potensi Krisis Kuburan di Jakarta: dari Relokasi Warga hingga Cari Lahan Baru

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Apa Motif Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel?

Apa Motif Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Tangsel?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:15 WIB

4 Hydrating Micellar Water, Andalan Kulit Kering dan Sensitif Tanpa Ketarik

4 Hydrating Micellar Water, Andalan Kulit Kering dan Sensitif Tanpa Ketarik

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Buntut Ancaman MSCI, CFA Society Soroti Integritas Pasar Modal RI

Buntut Ancaman MSCI, CFA Society Soroti Integritas Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:13 WIB

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

PBB, PPP, dan Partai Elang Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Suara Partai Kecil Tetap Dihitung

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:12 WIB

×