Susul Huawei, Giliran Kaspersky yang Kena Blokir Pemerintah Amerika

Amelia Prisilia

Jum'at, 21 Juni 2024 | 17:38 WIB
Susul Huawei, Giliran Kaspersky yang Kena Blokir Pemerintah Amerika
Logo Kaspersky. [Kaspersky]

Suara.com - Menyusul nasib Huawei yang diblokir dari pasar Amerika, kini giliran antivirus Kaspersky asal Rusia yang masuk dalam daftar banned pemerintah negara tersebut.

Dalam laporan terbaru, berdasarkan perintah Presiden Joe Biden, Kaspersky resmi dilarang untuk digunakan di Amerika Serikat.

Dilansir dari TechCrunch, alasan pemerintah Amerika melakukan blokir untuk Kaspersky ini adalah karena masalah keamanan nasional. Pemerintah lalu menyarankan agar masyarakat menggunakan aplikasi antivirus lainnya.

Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Gina Raimondo menyebut bahwa Kaspersky mengancam keamanan dan privasi pengguna di Amerika Serikat. Hal ini yang kemudian membuat pemerintah memutuskan untuk memblokir Kaspersky.

Larangan ini dipercaya dilakukan karena hubungan antara Kaspersky dan pemerntah Rusia yang cukup dekat. Hal tersebut memicu kecurigaan pencurian data dan informasi yang sensitif nantinya.

Per 20 Juli 2024 mendatang, Kaspersky dilarang untuk menjual perangkat lunaknya kepada konsumen dan bisnis di Amerika Serikat. Pengguna aplikasi antivirus ini masih bisa menerima update hingga 29 September 2024 mendatang.

Setelah waktu yang ditentukan, Kaspersky tidak akan lagi memberikan update terbaru untuk penggunanya di Amerika Serikat. Ini bukan kali pertama pemerintah melarang Kaspersky digunakan.

Sebelumnya, dalam masa pemerintahan Donald Trump, dirinya melarang badan federal Amerika Serikat untuk menggunakan antivirus Kaspersky. Tidak hanya perusahaan asal Rusia tersebut, pemerintah juga sempat memberi larangan serius untuk Huawei yang tidak lagi bisa masuk pasar Amerika.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Ketar-ketir! Rusia Bakal Pasok Senjata ke Korea Utara

AS Ketar-ketir! Rusia Bakal Pasok Senjata ke Korea Utara

News | Jum'at, 21 Juni 2024 | 16:10 WIB

Perang Ukraina: Putin Buka Peluang Damai, Akankah Barat Mendukung?

Perang Ukraina: Putin Buka Peluang Damai, Akankah Barat Mendukung?

News | Jum'at, 21 Juni 2024 | 10:54 WIB

Begini Gaya Bercanda Vladimir Putin ke Kim Jong Un Sambil Nyetir Mobil Mewah, Bak Anak Muda Zaman Now

Begini Gaya Bercanda Vladimir Putin ke Kim Jong Un Sambil Nyetir Mobil Mewah, Bak Anak Muda Zaman Now

Otomotif | Jum'at, 21 Juni 2024 | 08:30 WIB

Hebohkan Jagat Maya, Rekaman Pertama Taylor Swift Laku Terjual Lebih dari 200 Juta Rupiah

Hebohkan Jagat Maya, Rekaman Pertama Taylor Swift Laku Terjual Lebih dari 200 Juta Rupiah

Your Say | Kamis, 20 Juni 2024 | 19:35 WIB

Respons Alphonso Davies Ditunjuk Jadi Kapten Kanada Jelang Lawan Argentina di Copa Amerika 2024

Respons Alphonso Davies Ditunjuk Jadi Kapten Kanada Jelang Lawan Argentina di Copa Amerika 2024

Bola | Kamis, 20 Juni 2024 | 10:27 WIB

Terkini

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

×