Kominfo Klaim Pegang Kunci Akses Data PDNS 2: Kalau Benar, Ya Bagus!

Dythia Novianty

Kamis, 04 Juli 2024 | 19:08 WIB
Kominfo Klaim Pegang Kunci Akses Data PDNS 2: Kalau Benar, Ya Bagus!
Ilustrasi uang tebusan diserahkan agar peretas membuka akses komputer yang dikunci oleh ransomware. [Shutterstock]

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengklaim telah memegang kunci akses data Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 Surabaya yang "ditahan" kelompok hacker Brain Cipher.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi mengingatkan agar Kominfo tetap waspada.

"Brain Cipher kan sudah menyampaikan kunci PDN nya, dan untuk spesimen data sudah bisa dibuka," katanya kepada Suara.com, Kamis (4/7/2024).

"Tentu kalau benar ya bagus, walau tetap harus hati-hati, jangan ada coding jahat yang dimasukkan sehingga ke depannya bisa diransomware lagi," tambah dia.

Namun, Heru menyarankan diperlukannya audit agar jelas digital forensiknya seperti apa.

"Sebab, peretasan maupun ransomware terjadi karena beberapa faktor, bukan satu faktor saja," ungkapnya.

Ilustrasi Data Pribadi.
Ilustrasi Data Pribadi.

Dia juga berpesan jika Ransomware yang terjadi kali ini untuk melakukan perbaikan kedepannya.

"Ini tentu jadi momentum perbaikan ke depannya. Dari bagaimana perencanaan, cybersecurity leadership, SOP, SDM, memilih sistem operasi dan lainnya," beber Heru.

Dan dia pun mengingatkan agar kejadian kali ini dipandang serius dan fokus, serta tidak hilang karena momen-momen tertentu.

baca juga

"Jangan kemudian, setelah bisa dibuka kita lupa dan fokus pada pelantikan Presiden, Pilkada, sementara keamanan sibernya nggak berubah, tetap rentan sementara serangan secara kualitatif dan kuantitatif akan meningkat terus," tutupnya.

Sebelumnya, Ditjen Aplikasi & Informatika Kementerian Komunikasi & Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, sudah mencoba kunci itu di spesimen dan memang berhasil dibuka. 

Namun, karena masih banyak yang terkunci dan hingga kini masih dikerjakan.

Dia juga mengingatkan jika setelah dibuka, data di dalamnya harus diisolasi terlebih dahulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menparekraf Sandiaga Uno Ketar-Ketir Kalau Serangan PDNS Tak Segera Diselesaikan: Ganggu Wisatawan Asing?

Menparekraf Sandiaga Uno Ketar-Ketir Kalau Serangan PDNS Tak Segera Diselesaikan: Ganggu Wisatawan Asing?

Lifestyle | Senin, 01 Juli 2024 | 12:25 WIB

Arie Kriting Ikut Singgung Kinerja Menkominfo: Masuk Akal Sih, Kalau Ada yang Puas

Arie Kriting Ikut Singgung Kinerja Menkominfo: Masuk Akal Sih, Kalau Ada yang Puas

Lifestyle | Minggu, 30 Juni 2024 | 18:12 WIB

Apa itu Windows Defender yang Disebut Jadi Biang Kerok Ransomware Retas Pusat Data Nasional?

Apa itu Windows Defender yang Disebut Jadi Biang Kerok Ransomware Retas Pusat Data Nasional?

Tekno | Minggu, 30 Juni 2024 | 13:24 WIB

Bahaya! Dari NIK Hingga Data Keluarga, Ini Data Penting Masyarakat di PDN yang Bocor Usai Diretas

Bahaya! Dari NIK Hingga Data Keluarga, Ini Data Penting Masyarakat di PDN yang Bocor Usai Diretas

Lifestyle | Jum'at, 28 Juni 2024 | 21:04 WIB

Temuan Kominfo: X Jadi Media Sosial Paling Banyak Tampung Konten Negatif

Temuan Kominfo: X Jadi Media Sosial Paling Banyak Tampung Konten Negatif

Tekno | Jum'at, 28 Juni 2024 | 19:27 WIB

Apa Itu Ransomware? Lumpuhkan Server PDN hingga Serang Ratusan Data Instansi

Apa Itu Ransomware? Lumpuhkan Server PDN hingga Serang Ratusan Data Instansi

Lifestyle | Jum'at, 28 Juni 2024 | 12:05 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×