Menparekraf Sandiaga Uno Ketar-Ketir Kalau Serangan PDNS Tak Segera Diselesaikan: Ganggu Wisatawan Asing?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 01 Juli 2024 | 12:25 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno Ketar-Ketir Kalau Serangan PDNS Tak Segera Diselesaikan: Ganggu Wisatawan Asing?
Sandiaga Uno. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengungkapkan kondisi wisatawan di Indonesia selama serangan siber terhadap Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang sempat mengganggu layanan imigrasi. Sandiaga mengatakan bahwa jumlah wisatawan masih menunjukkan pertumbuhan positif

"Hari ini, kunjungan wisatawan melalui tiga pintu utama (Jakarta, Bali, Kepulauan Riau) masih meningkat dengan baik. Pagi ini saya baru cek, kunjungan di Bali mencapai 20.000, yang merupakan peningkatan lebih dari 30 persen dibandingkan tahun lalu," kata Sandiaga saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Sandiaga juga menjelaskan bahwa pihaknya baru saja melakukan audit desktop, sebuah proses audit yang berfokus pada dokumentasi dan sertifikasi untuk memastikan audit tetap aktual dan akurat.

Sejumlah wisatawan asing mengunjungi Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (12/8).
Sejumlah wisatawan asing mengunjungi Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (12/8).

Menurutnya, sistem di Kemenparekraf saat ini siap untuk pelayanan publik. Namun, dia menegaskan bahwa serangan siber terhadap PDNS 2 yang sempat mempengaruhi layanan imigrasi harus segera diselesaikan.

“Tentu kalau ini tidak ditindaklanjuti dan tidak diselesaikan, kalau antrean panjang, terus ada berita negatif, ini secara jangka menengah, ini saya harus memastikan ini tidak mengganggu kunjungan wisatawan luar negeri ke Indonesia,” kata Sandiaga.

Terkait serangan PDNS 2, Dirjen Imigrasi Silmy Karim, dalam konferensi pers "Upaya Pemulihan Pelayanan Keimigrasian, Dampak Server PDN Kominfo Down" di kawasan Pakubuwono, Jakarta, Jumat (28/6), menyatakan bahwa mereka akan menyiapkan sistem pencadangan data yang lebih cepat dibandingkan kementerian/lembaga lain.

Silmy menjelaskan bahwa sistem tersebut dapat mencadangkan data dalam waktu maksimal satu jam jika terjadi serangan siber di masa depan.

Saat PDNS terkena serangan Ransomware pada Kamis (20/6), Imigrasi hanya memerlukan dua hari untuk menyelamatkan data melalui backup di Pusat Data Keimigrasian (Pusdakim).

Baca Juga: Arie Kriting Ikut Singgung Kinerja Menkominfo: Masuk Akal Sih, Kalau Ada yang Puas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI