Dukung Kreativitas Content Creator Lewat Fitur Text to Speech, Bahasa Lebih Banyak dan Bisa Disesuaikan

Iman Firmansyah

Senin, 08 Juli 2024 | 07:00 WIB
Dukung Kreativitas Content Creator Lewat Fitur Text to Speech, Bahasa Lebih Banyak dan Bisa Disesuaikan
(Dok: Istimewa)

Suara.com - Menjalani aktivitas sebagai content creator kita dituntut selalu adaptif dan kreatif. Memanfaatkan berbagai tools yang tersedia, termasuk penggunaan AI (Artificial Intelligence) guna memudahkan proses pembuatan konten. Namun begitu, ada beberapa hal yang masih jarang diketahui, yaitu produksi konten video memakai Text to Speech (TTS).

Selain itu, penerapan TTS pada konten video juga cukup terbatas. Terutama jika kita ingin melakukan penyesuaian pada hasil audio yang dikerjakan oleh AI. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi konten kreator untuk menemukan layanan AI yang dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Prosa.ai Tawarkan Solusi

Menariknya, solusi tersebut justru datang dari layanan lokal buatan Indonesia bernama Prosa.ai. layanan berbasis Deep Learning ini sudah berdiri sejak 2018, dan menawarkan solusi AI untuk membantu kerja para kreator, serta mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.

Untuk kebutuhan content creator, saat ini Prosa menyediakan fitur Text to Speech yang dapat digunakan dengan mudah oleh para kreator. Fitur ini tentunya dikembangkan memakai Natural Language Processing (NLP) yang menjadi spesialisasi Prosa.

Keunggulan Fitur TTS Prosa

Prosa Text to Speech membantu kreator mengkonversi teks menjadi suara dalam berbagai berbagai bahasa. Hasil konversi fitur ini juga terdengar alami layaknya manusia, dan bisa dibuat secara instan. Pengguna bahkan bisa memakai PC atau smartphone untuk menjalankan fitur ini.

Awalnya fitur ini hanya berfokus pada Bahasa Indonesia dan Inggris. Prosa lalu meningkatkan fitur andalan mereka ini, sehingga mampu menawarkan konversi multibahasa yang sangat potensial bagi pemakainya.

Sejumlah model Bahasa baru telah ditambahkan, seperti Bahasa Arab, Mandarin, Jepang, Spanyol, Italia, Korea, dan Rusia.

baca juga

Tak hanya itu, guna mendukung content creator menciptakan konten yang berkualitas, TTS Prosa turut dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan, seperti:

Mode Editor
Pengaturan Kecepatan dan Tinggi Nada
Model suara bahasa asing
Custom Voice (Beta)
TTS Prosa juga memungkinkan pengguna mengakses lebih dari 40 suara AI Bahasa Inggris dan Indonesia.

Bisa Coba Gratis

Jika Anda tertarik mencoba kemampuan fitur unggulan ini, Anda bisa mengakses laman text to speech Prosa, dan mengaksesnya secara gratis.

Bukan cuma itu, nantinya Prosa juga menyediakan kuota Freemium khusus untuk pengguna. Pemberian kuota Freemium ini akan diadakan setiap bulan.

Keuntungan Memakai Fitur TTS Bagi Konten Kreator

Sebagai konten kreator, kita bisa sepakat bahwa membuat konten, terutama dalam format video sangat sulit dan memakan waktu. Untuk memangkas semua proses panjang tersebut, kita dapat memaksimalkan fitur TTS dalam pembuatan konten.

Berikut beberapa keuntungan memakai text to speech yang bisa dirasakan oleh konten kreator, antara lain:

1. Meningkatkan Produktivitas

Proses produksi yang terlalu panjang seringkali membatasi jumlah konten yang dapat dibuat. Dengan TTS, kita bisa jauh lebih produktif. Karena teknologi AI ini mengubah teks menjadi audio secara cepat.

Selain itu, kita juga bisa membuat konten secara multi format. Kita bisa memaksimalkan ini pada pembuatan video, ebook hingga podcast secara efisien.

2. Memperluas Target Audiens

Penonton atau audiens adalah sesuatu yang sangat berharga bagi kreator. Ketika sudah berhasil menjadi populer di target audiens tertentu, kita pasti berencana melakukan perluasan target market. Hal ini bisa dicapai dengan mudah lewat pembuatan konten memakai TTS.

Kita dapat dapat menjangkau audiens secara global, dan menawarkan konten yang mudah diakses oleh mereka berkat teknik konversi multibahasa.

3. Meningkatkan Kualitas Konten

Banyaknya pilihan suara AI yang bisa dipilih, membuat potensi kreator menciptakan konten menarik jadi makin terbuka lebar. Dengan kemampuan yang sama, kreator dimungkinkan menghasilkan konten yang lebih personal bagi target audiens tertentu.

4. Penghematan Biaya

Saat memulai karir sebagai konten kreator, kebanyakan dari kita akan mengalami keterbatasan finansial. Sehingga berusaha mencari cara agar dapat menghemat budget pembuatan konten. Dengan bantuan TTS, kreator dimudahkan menciptakan konten yang variatif dengan suara berbeda, dan dalam berbagai Bahasa.

5. Meningkatkan Kreativitas

Agar bisa terus berkembang sebagai kreator, kita harus mampu bergerak secara aktif dan berani berpikir kreatif. TTS memberi kita kesempatan bereksperimen, menemukan jenis suara AI yang sesuai dan pilihan Bahasa yang tepat untuk target audiens.

Jadi, dengan semua kemudahan ini, sudah tidak perlu takut lagi memulai karir sebagai content creator. Bahkan jika kamu sudah lebih dulu di bidang ini, kamu bisa memanfaatkan kesempatan untuk menjangkau audiens yang lebih luas lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal UKBI, Tes TOEFL untuk Bahasa Indonesia

Mengenal UKBI, Tes TOEFL untuk Bahasa Indonesia

Your Say | Senin, 08 Juli 2024 | 19:50 WIB

Canggih! AI Bikin Google Translate Bisa Terjemahkan Bahasa Batak hingga Madura

Canggih! AI Bikin Google Translate Bisa Terjemahkan Bahasa Batak hingga Madura

Tekno | Minggu, 07 Juli 2024 | 19:58 WIB

Sama-sama Jago Bahasa Inggris, Intip Beda Pendidikan Gempi dan Mikhayla Bakrie

Sama-sama Jago Bahasa Inggris, Intip Beda Pendidikan Gempi dan Mikhayla Bakrie

Lifestyle | Jum'at, 05 Juli 2024 | 20:25 WIB

130 Warga Desa dan Karyawan KITB Jateng Ikuti Pelatihan Bahasa Mandarin

130 Warga Desa dan Karyawan KITB Jateng Ikuti Pelatihan Bahasa Mandarin

Bisnis | Jum'at, 05 Juli 2024 | 18:58 WIB

Sallo Mako Jago Artinya Apa? Bahasa Bugis Viral dan Kaitannya dengan SYL

Sallo Mako Jago Artinya Apa? Bahasa Bugis Viral dan Kaitannya dengan SYL

News | Senin, 01 Juli 2024 | 20:51 WIB

Kemendibudristek Lanjutkan Program Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan & Kesastraan Bagi Komunitas

Kemendibudristek Lanjutkan Program Bantuan Pemerintah Bidang Kebahasaan & Kesastraan Bagi Komunitas

News | Minggu, 30 Juni 2024 | 19:48 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×