Pendiri Telegram Ditahan di Perancis, Diduga Fasilitasi Aktivitas Kriminal

Denada S Putri, Lintang Siltya Utami

Minggu, 25 Agustus 2024 | 14:40 WIB
Pendiri Telegram Ditahan di Perancis, Diduga Fasilitasi Aktivitas Kriminal
Bos Telegram, Pavel Durov. (Instagram @durov)

Suara.com - Pendiri dan CEO Telegram, Pavel Durov, ditangkap di bandara Perancis pada Sabtu (24/8/2024) pukul 8 malam waktu setempat.

Bos Telegram berusia 39 tahun tersebut ditahan setelah mendarat di landasan Bandara Paris-Le Bourget menggunakan turun dari jet pribadinya.

Dilansir dari The Moscow Times pada Minggu (25/8/2024), miliarder ini ditahan karena diduga memfasilitasi aktivitas kriminal dengan aplikasi pesan terenkripsi miliknya.

Prancis mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Durov atas tuduhan terlibat dalam perdagangan narkoba, kejahatan terhadap anak-anak, dan penipuan karena kurangnya moderasi di Telegram dan kegagalannya untuk bekerja sama dengan penegak hukum.

Menurut laporan media TF1, Durov kemungkinan besar akan ditempatkan dalam tahanan praperadilan.

"Di platformnya, ia membiarkan sejumlah pelanggaran dan kejahatan yang tak terhitung jumlahnya dilakukan, yang mana ia tidak melakukan apa pun untuk memoderasi atau bekerja sama [dengan penegak hukum]," kata seorang sumber yang dekat dengan kasus tersebut, seperti dikutip dari TF1.

Surat perintah penangkapan tersebut dilaporkan hanya berlaku di Perancis.

Telegram diketahui menjadi platform utama untuk berbagi informasi tentang perang di Ukraina dan dilaporkan digunakan oleh militer Rusia untuk berkomunikasi.

Ilustrasi Telegram. [Unsplash/Christian Wiediger]
Ilustrasi Telegram. [Unsplash/Christian Wiediger]

Wakil Ketua Duma Negara Rusia Vladislav Davankov mengatakan ia telah mengirim permohonan kepada Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov untuk meminta pembebasan Durov.

baca juga

"Penangkapannya mungkin bermotif politik dan merupakan alat untuk mendapatkan akses ke informasi pribadi pengguna Telegram. Ini tidak boleh dibiarkan," ucap Davankov.

Bos Telegram ini kelahiran Rusia dan saat ini berdomisili di Dubai. Ia menjadi warga negara Perancis pada Agustus 2021. Meskipun lahir di Rusia, Durov tidak tinggal di sana sejak invasi Vladimir Putin ke Krimea dan wilayah Donbas di Ukraina pada 2014.

Durov mendirikan aplikasi Telegram pada 2013 bersama saudaranya, Nikolai. Aplikasi yang disebut sebagai pesaing WhatsApp itu kini memiliki 950 juta pengguna aktif yang dapat mengirim pesan, foto, dan video, ikut serta dalam obrolan untuk grup yang beranggotakan hingga 200.000 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saingi Telegram, WhatsApp Segera Hadirkan Fitur Tema di Chat

Saingi Telegram, WhatsApp Segera Hadirkan Fitur Tema di Chat

Tekno | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 08:53 WIB

Video Dewasa Mirip Anak Vokalis Band Indonesia Dijual di Telegram

Video Dewasa Mirip Anak Vokalis Band Indonesia Dijual di Telegram

Tekno | Senin, 05 Agustus 2024 | 14:23 WIB

Kesal Ditambahkan ke Grup Telegram Random? Begini Cara Menghentikannya

Kesal Ditambahkan ke Grup Telegram Random? Begini Cara Menghentikannya

Tekno | Selasa, 30 Juli 2024 | 10:30 WIB

Terkini

Kanwil BPN Jatim Digeledah KPK, ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Kanwil BPN Jatim Digeledah KPK, ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

News | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki

Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

vivo Pad6 Pro Bawa Layar 4K 144Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

vivo Pad6 Pro Bawa Layar 4K 144Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

Apakah Shio Macan Hoki di Bulan Oktober 2026? Cek Peruntungan Lengkapnya

Apakah Shio Macan Hoki di Bulan Oktober 2026? Cek Peruntungan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 08:30 WIB

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:30 WIB

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:22 WIB

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:10 WIB

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:02 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

×