Update! WhatsApp Tambahkan Efek Panggilan AR saat Video Call

Muhammad Yunus, Lintang Siltya Utami

Minggu, 01 September 2024 | 14:13 WIB
Update! WhatsApp Tambahkan Efek Panggilan AR saat Video Call
Aplikasi WhatsApp [shutterstock]

Suara.com - WhatsApp terus memperbarui fitur dalam aplikasi perpesanan instannya, terutama pengguna yang menggunakan versi beta di Android atau iOS.

Salah satu fitur terbaru yang sedang diuji adalah efek dan filter panggilan AR, yang pertama kali ditemukan oleh WABetaInfo dan dilaporkan oleh 91Mobiles.

Awalnya tersedia pada versi beta Android, fitur tersebut kini telah tersedia di iOS. Jika pengguna menggunakan iOS versi beta 24.17.10.74, maka pengguna dapat mulai bereksperimen dengan efek AR saat melakukan video call.

Efek panggilan AR memungkinkan pengguna menyempurnakan panggilan video WhatsApp dengan menambahkan filter, latar belakang, dan efek visual lainnya. Pengguna dapat memilih dari berbagai filter atau latar belakang berwarna dan bahkan mengaburkan lingkungan sekitar.

Tak hanya itu, WhatsApp yang menawarkan opsi prastel sehingga setiap kali pengguna memulai panggilan video, pengguna akan memiliki gaya dan efek berbeda untuk dipilih.

Ilustrasi WhatsApp. [Pexel]
Ilustrasi WhatsApp. [Pexel]

Meski begitu, fitur efek ini tidak harus digunakan. Artinya, pengguna dapat tetap menggunakan tampilan alami saat panggilan berlangsung. Namun, jika pengguna ingin menghaluskan kulit, mencerahkan penampilan, atau menambahkan latar belakang yang menyenangkan saat berada di ruangan yang remang-remang, efek baru ini dapat membantu meningkatkan pengalaman panggilan video.

Salah satu aspek hebat dari fitur efek panggilan AR adalah WhatsApp mengingat preferensi pengguna. Jika pengguna menemukan filter atau efek yang disukai, pengguna tidak perlu mengaturnya setiap kali memulai panggilan karena WhatsApp akan secara otomatis menerapkan pengaturan terakhir yang digunakan.

Meskipun efek panggilan AR masih dalam tahap beta, kehadirannya di versi beta Android dan iOS cukup menjanjikan.

Walaupun belum ada tanggal pasti kapan fitur tersebut akan tersedia di versi utama, tahap pengujiannya saat ini menunjukkan bahwa fitur tersebut mungkin akan hadir lebih cepat di WhatsApp.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 HP Samsung yang Kadaluarsa di 2024, Sudah Tidak Bisa Akses Aplikasi Penting Ini!

6 HP Samsung yang Kadaluarsa di 2024, Sudah Tidak Bisa Akses Aplikasi Penting Ini!

Tekno | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 16:11 WIB

4 Cara Mudah Mengetahui Siapa yang Sering Berinteraksi di WhatsApp

4 Cara Mudah Mengetahui Siapa yang Sering Berinteraksi di WhatsApp

Tekno | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 13:05 WIB

Banyak yang Belum Tahu, Cara Baru Chatting di WhatsAppa Pakai Video Notes

Banyak yang Belum Tahu, Cara Baru Chatting di WhatsAppa Pakai Video Notes

Tekno | Minggu, 25 Agustus 2024 | 11:15 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×