Waspada! Gamer Muda Jadi Target Penjahat Siber pada H1 2024, Dibandingkan H2 2023

Dythia Novianty

Senin, 09 September 2024 | 10:54 WIB
Waspada! Gamer Muda Jadi Target Penjahat Siber pada H1 2024, Dibandingkan H2 2023
Ilustrasi main game. (Dok: kineticsoundsystem.com)

Suara.com - Menurut para ahli Kaspersky, jumlah pengguna unik yang menjadi target pelaku kejahatan dunia maya yang mengeksploitasi permainan anak-anak populer sebagai umpan melonjak hingga 30 persen dalam enam bulan pertama tahun 2024 dibandingkan dengan semester kedua tahun 2023.

Para peneliti menganalisis risiko keamanan dalam game bagi para pemain muda dan menemukan bahwa lebih dari 132.000 pengguna telah menjadi target pelaku
kejahatan dunia maya.

Kaspersky menyelidiki ancaman yang disamarkan sebagai video game anak-anak populer dan menganalisis periode dari 1 Juli 2023 hingga 30 Juni 2024.

Selama periode yang dilaporkan, solusi keamanan Kaspersky mendeteksi lebih dari 6,6 juta percobaan serangan, di mana penjahat siber mengeksploitasi merek game anak-anak sebagai umpan.

Dari 18 game yang dipilih untuk penelitian ini, sebagian besar serangan terkait dengan Minecraft, Roblox, dan Among Us.

Menurut statistik Kaspersky, lebih dari 3 juta percobaan serangan dengan kedok Minecraft diluncurkan selama periode yang dilaporkan. Kemungkinan besar, penjahat dunia maya memilih metode serangan ini berdasarkan popularitas game di kalangan pemain, serta kemampuan gamer untuk menggunakan cheat dan mod.

Minecraft (minecraft.net)
Minecraft (minecraft.net)

Karena sebagian besar mod dan cheat didistribusikan di situs web pihak ketiga, penyerang menyamarkan malware dengan berpura-pura sebagai aplikasi ini.

Pakar Kaspersky percaya bahwa tingkat keberhasilan yang lebih tinggi pada 2024 dapat dijelaskan oleh tren yang diamati dalam perkembangan terkini lanskap ancaman siber secara umum.

Di satu sisi, mengikuti tren populer, penjahat siber meluncurkan serangan yang lebih licik, memanfaatkan agenda terkini dan menyusun skema yang kabur, alih-alih menggunakan serangan umum.

baca juga

Di sisi lain, penjahat siber semakin banyak menggunakan AI untuk mengotomatiskan dan mempersonalisasi serangan phishing yang lebih mungkin menarik para gamer muda.

Pada saat yang sama, perangkat phishing canggih baru, yang dibuat dengan alat otomatis terus muncul di dark web, sehingga memungkinkan semakin banyak penyerang untuk menyebarkan situs phishing paling efektif yang meniru platform game populer.

Salah satu penipuan paling umum dalam permainan adalah tawaran untuk menerima skin baru untuk karakter pemain yang meningkatkan keterampilan sang
pahlawan.

Beberapa skin umum, sementara yang lain sangat langka dan, oleh karena itu, lebih diinginkan.

Pakar Kaspersky telah menemukan contoh penipuan yang menggunakan nama gim populer Valorant dan YouTuber terkenal di dunia Mr. Beast.

Dengan memilih blogger ini dan menggunakan fotonya, para penipu bertujuan untuk menarik perhatian anak-anak dan membuat mereka terpikat pada penipuan tersebut.

Untuk menerima skin Mr. Beast yang diinginkan, gamer muda ini diminta untuk memasukkan login dan kata sandi untuk akun gim mereka, yang memungkinkan kredensial berpotensi dicuri oleh penipu.

Ilustrasi Malware (Pexel.com/solarseven)
Ilustrasi Malware (Pexel.com/solarseven)

Perangkap populer lainnya adalah tawaran untuk menerima mata uang dalam game.

Dalam salah satu penipuan yang ditemukan yang mengeksploitasi merek Pokémon GO, pengguna diminta untuk memasukkan nama pengguna untuk akun game mereka.

Selanjutnya, mereka diminta untuk mengikuti survei untuk membuktikan bahwa mereka bukan bot.

Setelah survei selesai, mereka diarahkan ke situs web palsu, biasanya yang menjanjikan hadiah atau undian gratis.

Di sinilah penipuan sebenarnya dimulai. Para penipu sebenarnya tidak mengincar data pribadi seperti detail kartu kredit; mereka menggunakan kedok game untuk memikat pengguna ke tipuan lain.

Seluruh proses ini adalah cara cerdas untuk mengarahkan pengguna ke penipuan lain yang lebih berbahaya dengan kedok langkah verifikasi yang sah.

“Sepanjang penelitian, kami melihat serangan terhadap anak-anak menjadi vektor umum aktivitas penjahat dunia maya," kata Vasily M. Kolesnikov, pakar keamanan di Kaspersky dalam keterangan resminya, Senin (9/9/2024).

Itulah sebabnya edukasi kebersihan siber dan penggunaan solusi keamanan dunia maya tepercaya menjadi 'keharusan' dalam membangun keselamatan anak-anak di lingkungan daring.

"Dengan menumbuhkan pemikiran kritis, perilaku daring yang bertanggung jawab, dan pemahaman yang kuat tentang risiko keamanan, kita dapat menciptakan pengalaman daring yang lebih aman dan lebih positif bagi generasi digital native ini,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

POCO F7 Kantongi Sertifikasi, Impian Gamer yang Jadi Kenyataan

POCO F7 Kantongi Sertifikasi, Impian Gamer yang Jadi Kenyataan

Tekno | Rabu, 28 Agustus 2024 | 10:14 WIB

Spesifikasi PC Black Myth Wukong, Seberapa Berat Game Kera Sakti Ini?

Spesifikasi PC Black Myth Wukong, Seberapa Berat Game Kera Sakti Ini?

Tekno | Selasa, 27 Agustus 2024 | 09:13 WIB

Uji Coba POCO F6: Main Game Berat Lancar Tanpa Hambatan, Ini Rahasianya!

Uji Coba POCO F6: Main Game Berat Lancar Tanpa Hambatan, Ini Rahasianya!

Tekno | Senin, 26 Agustus 2024 | 13:39 WIB

Samsung Galaxy Gaming Academy Buka Jalan Gamer Biasa Jadi Bintang E-Sport

Samsung Galaxy Gaming Academy Buka Jalan Gamer Biasa Jadi Bintang E-Sport

Tekno | Minggu, 25 Agustus 2024 | 15:14 WIB

Spesifikasi HP iPhone dan Android untuk Main Harvest Moon: Home Sweet Home, Gak Semua Bisa!

Spesifikasi HP iPhone dan Android untuk Main Harvest Moon: Home Sweet Home, Gak Semua Bisa!

Tekno | Sabtu, 24 Agustus 2024 | 15:27 WIB

Cara Download Harvest Moon Home Sweet Home untuk iPhone dan Android, Simak Ya!

Cara Download Harvest Moon Home Sweet Home untuk iPhone dan Android, Simak Ya!

Tekno | Sabtu, 24 Agustus 2024 | 10:59 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Paling "Bermuka Dua" Dalam Lingkungan Pertemanan Kantor

3 Zodiak yang Paling "Bermuka Dua" Dalam Lingkungan Pertemanan Kantor

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:02 WIB

Propam Tetapkan Aipda S Terduga Pelanggar Kasus Bolosego di Alkid Yogyakarta

Propam Tetapkan Aipda S Terduga Pelanggar Kasus Bolosego di Alkid Yogyakarta

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 12:02 WIB

Kronologi Video Dugaan Ucapan Xenofobik Dirtek Java United ke Shin Tae-yong yang Viral

Kronologi Video Dugaan Ucapan Xenofobik Dirtek Java United ke Shin Tae-yong yang Viral

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 12:00 WIB

Review Film Urang Bunian: Teror Makhluk Gaib di Hutan Sumatera

Review Film Urang Bunian: Teror Makhluk Gaib di Hutan Sumatera

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:00 WIB

Cara Menghapus Halaman Kosong di Microsoft Word Windows dan macOS

Cara Menghapus Halaman Kosong di Microsoft Word Windows dan macOS

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:58 WIB

Apa Itu Sertifikasi Widevine L1 dan Fungsinya, Penting untuk Streaming Film Beresolusi Tinggi

Apa Itu Sertifikasi Widevine L1 dan Fungsinya, Penting untuk Streaming Film Beresolusi Tinggi

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:54 WIB

Wamensos Dorong Pemkab Buol Segera Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Dorong Pemkab Buol Segera Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:53 WIB

Ketika Sawit Meluas, Akankah Hutan Bertahan untuk Generasi Mendatang?

Ketika Sawit Meluas, Akankah Hutan Bertahan untuk Generasi Mendatang?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:50 WIB

Kenapa Air Laut Terasa Asin? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Kenapa Air Laut Terasa Asin? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 11:49 WIB

Pemkab Badung Ajukan Pinjaman Ratusan Miliar untuk Bangun Jalan

Pemkab Badung Ajukan Pinjaman Ratusan Miliar untuk Bangun Jalan

Bali | Selasa, 22 September 2026 | 11:48 WIB

×